3 Kandungan Nutrisi Berharga Pendukung Tahap Perkembangan Anak

konsultasi perkembangan balita
www.prosehat.com
  • Vitamin A

Bicara mengenai vitamin A pasti identik dengan sayuran oranye bernama wortel dan kelinci. Salah satu mitos yang beredar bahwa banyak makan wortel bisa membuat pengelihatan jadi super ini sebenarnya dimulai pada kebohongan saat jaman perang.

Pada saat perang, tentara Amerika diam – diam menyimpan senjata rahasia yang bisa membidik dengan tepat dalam gelap, tentu saja pada jaman itu, belum ada senjata canggih dan masih mengandalkan mata. Ketika Amerika berhasil menghabisi markas musuh di malam hari, tentu tidak mau menyebutkan keberadaan senjata rahasia tersebut dan berbohong bahwa keberhasilan disebabkan wortel.

Cerita menipu tentara Amerika dari cerita diatas sebetulnya tidak sepenuhnya salah. Memang betul wortel kaya akan vitamin A, dan vitamin A sendiri mampu membantu mata berfungsi lebih baik. Kendati demikian, fungsi wortel tidak hanya berhenti disitu saja.

Sebenarnya vitamin A masih menyembunyikan potensi terdalamnya yang bermanfaat bagi perkembangan anak. Selain pengelihatan, vitamin A juga berperan membantu tubuh membangun rangka tulang. Bagi ayah dan bunda yang ingin anaknya tumbuh menjadi cantik atau tampan, vitamin A juga bisa membantu.

Pertumbuhan kulit, kuku, dan rambut semua mengandalkan vitamin A dalam anggota ‘tim’ perkembangan. Bahkan sistem kekebalan tubuh akan lebih terbantu dengan kehadiran asupan vitamin A. Yakin tidak mau mulai mencari asupan vitamin A?

  • Kalsium

Memasuki generasi millennial, kalsium sepertinya terlupakan. Memang betul, iklan susu yang menawarkan kalsium memang tidak pernah mati. Tapi dengan keberadaan soda, serta minuman kemasan sejenisnya seolah menjauhkan anak dari kalsium. Terlebih dengan gaya hidup duduk di depan alat elektronik.

Ketika anak masih belum menginjak 12 tahun, mungkin mengkontrol asupan kalsium masih mudah, namun lain cerita dengan anak remaja. Anak remaja umumnya memasuki masa pencarian jati diri dan eksplorisasi serta menganggap dirinya dewasa. Inilah kenapa masa kecil sangatlah penting dalam maksimalisasi asupan nutrisi anak.

Kalsium selalu dihubung – hubungkan dengan tulang dan fakta mengatakan anggapan tersebut tidak salah. Salah satu alasan kenapa kalsium masuk dalam daftar nutrisi yang diperlukan anak,  dapat ditebak  karena memang kalsium sangat membantu pertumbuhan tulang. Tubuh anak sedang dalam masa pembangunan dengan tulang sebagai fondasinya.

Bisa dibayangkan jika tulang tidak bisa terbentuk dengan baik sehingga keropos sebelum waktunya, tentu saja organ yang lain seolah tidak mendapat tempat huni yang layak. Apalagi bagi perempuan, ketidak mampuan badan menyerap kalsium akan semakin parah ketika beranjak tua. Tentu hal ini tidak diinginkan terjadi pada anak.

  • Vitamin D

Untung saja di tanah air Indonesia, matahari selalu bersinar, bahkan kadang cenderung terlalu cerah. Tentu saja, tidak semua anak memiliki karakteristik yang sama. Beberapa anak membenci kegiatan luar ruangan tanpa alasan yang jelas seberapa keras usaha ayah bunda untuk mengajak bermain di luar. Seharunya, orang tua wajib merasa beruntung jika anak senang bermain di luar terutama pada pagi hari di saat matahari sedang bersinar sangat terik. Kenapa?

Sinar matahari sebelum jam 9 pagi sebenarnya sangat bermanfaat. Penelitian menunjukkan sumber vitamin D terbaik terletak pada matahari. Bahkan, dibanding makanan, budaya menjemur anak di bawah matahari jauh lebih efektif dalam mendapatkan asupan vitamin D.

Kalsium masuk dalam daftar nutrisi yang diperlukan anak, alasannya tak lain tak bukan karena memang kalsium sangat membantu pertumbuhan tulang. Nah, vitamin D ikut penting karena tanpa adanya vitamin D yang cukup, tubuh tidak bisa menyerap kalsium dengan baik. Ibarat banyak emas di depan mata tapi tangan tak bisa menjangkaunya itulah gambaran tubuh yang kekurangan vitamin D.

Vitamin D3 adalah bagian dari vitamin D yang sama – sama membantu tubuh menyerap kalsium dengan maksimal. Pada beberapa kasus, kekurangan vitamin D3 mampu membawa dampak tidak menyenangkan. Meski sudah mendapat asupan kalsium dalam bentuk suplemen, seseorang tetap memiliki resiko tulang keropos jika memang tidak ada vitamin D3.

Kelainan tulang bengkok dan semacamnya ternyata dapat disebabkan kurangnya vitamin D, sehingga berujung tubuh seolah ‘bingung’ kalsium yang masuk mau diapakan. Penyakit – penyakit tersebut tentu membuat cemas orang tua. Singkat kata dalam jangka panjang maupun pendek, vitamin D3 memegang peranan cukup penting meski tidak terlihat.

Meski terbilang berharga, 3 nutrisi di atas hanyalah pendukung dasar. Kalau bicara mengenai gizi, sebetulnya masih ada lebih banyak lagi kandungan yang sangat membantu si kecil. Bila bunda dan ayah punya uang lebih, berbicara dengan ahli gizi jauh lebih mendukung tahap perkembangan anak lewat asupan makanan.(HN)

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *