3 Makanan Sakti Pendorong Bagi Bayi 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi

Bayi 9 Bulan Belum Tumbuh Gigi
Source: Healthy Smiles

Namanya tumbuh gigi wajar dinanti banyak orang tua, mengingat salah satu batu loncatan pertumbuhan bayi terletak pada kemunculan gigi pertama. Tapi terkadang bayi 9 bulan belum tumbuh gigi banyak ditemui, menyebabkan rasa khawatir muncul di hati ibu dan ayah. Beragam pertanyaan mengambang di pikiran orang tua, sehingga perlu pengetahuan lebih lanjut mengenai perkembangan gigi.

Gigi pertama bayi memang sedikit unik. Proses yang akan dilalui bayi akan sangat menyakitkan bagi ayah bunda maupun buah hati. Masa dimana gigi tersembunyi dalam gusi perlahan menyeruak menimbulkan rasa sakit tak terkira. Bayi tengah malam bukan lagi hal aneh, rengekan, dan beragam perubahan perilaku tumbuh gigi. Namun, tetap saja gigi pertama menjadi suatu yang dinanti terlebih di usia empat sampai lima bulan.

Setiap bayi punya tingkat pertumbuhan masing – masing. Walaupun bayi sebayanya sudah memiliki paling tidak 1 gigi, bukan berarti bayi 9 bulan belum punya gigi adalah hal aneh bahkan terbilang cacat. Menurut penelitian medis, usia gigi terlambat cukup parah adalah usia delapan belas bulan atau satu tahun lebih enam bulan. Ayah bunda bisa langsung mencari tahu lebih lanjut mengenai masalah gigi pada ahlinya.

Rangkaian peneletian menunjukkan ada 3 faktor yang mempengaruhi keterlambatan tumbuh gigi itu sendiri. Lahir premature, keturunan, sampai dengan kekurangan gizi patut disalahkan akan terlambatnya tumbuh gigi.

Namanya perkembangan tumbuh gigi, tentu tidak terlepas dari asupan nutrisi. Kalau ayah dan bunda tidak menakar asupan dengan baik, bayi bisa saja mengalami banyak masalah di berbagai aspek termasuk tumbuh gigi.

Tidak ada yang namanya terlambat, segala sesuatu bisa dimulai dari sekarang guna memperbaiki masalah yang ada. Kalau memang tumbuh gigi terlambat, beberapa makanan mendorong pertumbuhan gigi tersebut :

  1. Susu sapi
    Selama bertahun – tahun, susu sudah sangat identik dengan anak kecil. Tekstur susu yang mirip dengan air susu ibu menyebabkan banyak anak merasa bersahabat dengan susu. Mengesampingkan rasa, ternyata susu memiliki banyak manfaat untuk pertumbuhan gigi anak, salah satunya adalah kalsium.

    Bicara mengenai kalsium, memang susu seolah tak bisa lepas dari jenis mineral ini. Salah satu yang membuat tulang tumbuh kokoh dan sehat didorong oleh kalsium. Tanpa kehadiran kalsium, tentu tidak ada yang mengambil peran dalam pembangunan tulang. Mengingat gigi termasuk anggota keluarga tulang, sangat masuk akal jika kalsium dibutuhkan oleh gigi.

    Salah satu sumber kalsium terbaik ada pada susu sapi. Memang, ada banyak jenis susu mulai dari susu kambing, domba, sampai dengan susu kuda sekalipun. Kalau bicara tentang tanah air, gambar memerah susu kebanyakan merujuk pada susu sapi. Tidak perlu pusing, jaman sekarang tersedia susu formula penuh gizi seimbang yang patut bunda ayah pertimbangkan.
  2. Sayur mayur
    Biasanya sayur mayur hanya dibanggakan sebagai bagian 4 sehat 5 sempurna, tanpa mempertanyakan apa manfaat sayur bagi tubuh. Awet muda, kulit bersih, kecantikan atau ketampanan terpancar lebih biasa muncul pada penggemar sayur, namun apa benar hanya sampai disitu ?

    Usut punya usut sayur mayur termasuk bahan makanan yang sangat bagus bagi fondasi gigi para bayi. Terlepas dari rasa sayur yang bisa terbilang cukup ‘bermusuhan dengan mayoritas anak’, enamel gigi akan terbentuk lebih baik dan kuat dengan banyak makan sayuran. Semakin mentah, akan semakin baik, tentu saja disesuaikan dengan kemampuan bayi.

    Tidak semua sayur memiliki pangkat yang sama. Bayangkan saja, dalam 1 perkebunan ada ratusan hingga ribuan jenis sayur, menjadikan pilihan sayur sangat beragam. Kalau bicara mengenai pertumbuhan gigi, sayur dengan tekstur renyah seperti wortel, brokoli, ubi, dan labu kaya akan vitamin A. Jangan salah, meski vitamin A hanya identik dengan pengelihatan, sejatinya vitamin satu ini membantu pembentukan enamel gigi sekaligus membersihkan gigi.
  3. Daging merah
    Siapa bilang perawatan gigi menunggu kehadiran gigi terlebih dahulu. Justru, usaha mengembangkan gigi dimulai dari cikal bakal gigi yang tersembunyi dalam gusi. Kesempatan dibalik bayi 9 bulan belum tumbuh gigi seharusnya dimanfaatkan dengan baik.

    Sama halnya dengan jenis tulang lain, tidak hanya kalsium saja yang membantu pertumbuhan gigi melainkan ada vitamin D pula. Mana lagi makanan lebih dahsyat dalam menyediakan kalsium dan vitamin D bersama – sama, terjangkau baik secara materi maupun resep, selain daging merah ?

    Daging merah yang berasal dari sapi merupakan sumber paling baik. Mengapa ? daging sapi tersedia dimana saja. Kemampuan sapi untuk tumbuh di tanah air Indonesia cukup tinggi sehingga tidak dapat diremehkan begitu saja. Terlebih lagi, usia 9 bulan seharusnya mampu cerna produk hewani lebih baik dibanding usia lain. Usus yang semakin kuat dengan ukuran yang stabil seharusnya  tidak ada masalah.

    Perlu dipahami pula, meski pencernaan sudah semakin kuat dan baik, tanpa adanya gigi daging tidak bisa digigit. Orang tua perlu mengolah daging lebih lanjut sehingga mencapai tekstur bubur. Bicarakan pula dengan ahli gizi supaya bunda dan ayah lebih paham sejauh mana daging boleh diolah. Ingat, terlalu lama mengolah daging bisa berdampak pada hilangnya gizi dalam daging tersebut.

Menyediakan makanan yang bermanfaat bagi tumbuh gigi bisa membantu dan tidak. Perlu diingat bayi 9 bulan belum tumbuh gigi bisa jadi memang fase pertumbuhannya, tidak perlu merasa bersalah atau memaksa, hanya tunggu dengan sabar. 

Nah, buat bunda atau teman-teman bunda yang payudaranya sakit karena menyusui. Ada tips dari Nestle untuk bunda. Cek di sini ya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *