3 Olahraga yang Sangat Mempengaruhi Tumbuh Kembang Balita

 

Tumbuh Kembang Balita
Friso Indonesia

Tumbuh kembang balita sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal tanpa mengesampingkan faktor internal yaitu gizi dari makanan dan minuman yang ibu berikan kepada si kecil setiap hari. Akan tetapi, faktor eksternal memiliki pengaruh yang cukup signifikan.

Oleh sebab itu, sebagai orang tua, ibu harus memastikan hanya faktor eksternal yang baik saja yang ibu berikan untuk tumbuh kembang balita. Ibu harus pastikan permainan yang ibu berikan sangat baik untuk perkembangan anak. Lingkungan juga harus mendukung terhadap perkembangannya.

Terlepas dari itu, kesehatan sang buah hati juga mempengaruhi tumbuh kembang balita, bukan? Itulah mengapa ibu harus memilihkan olahraga yang tidak hanya membuat badan si kecil sehat tapi juga perkembangannya maksimal. Berikut 3 olahraga yang sangat direkomendasikan untuk ibu pilihkan untuk balita.

  1. Berenang

Bolehkan balita berenang? Tentu saja boleh dan bahkan dianjurkan. Dokter anak juga menyarankan agar saat usianya masih di bawah satu tahun sudah diajarkan berenang. Ibu bisa bawa si kecil ke tempat baby spa di mana di sana ada kolam renang kecil khusus untuk bayi.

Pada saat balita, tumbuh kembang balita akan semakin optimal jika ibu rajin mengajak si kecil berenang. Dengan berenang, pertumbuhan tulang si kecil akan lebih optimal. Lebih dari itu, olahraga yang satu ini juga akan membuat si kecil lebih percaya diri untuk menghadap tantangan baru.

Yang jelas, tidak salah jika ibu memilihkan renang sebagai olahraga untuk sang buah hati ibu. Tertarik untuk segera mengajak si kecil berenang? Ibu harus perhatikan peralatannya ya. Jangan lupa ibu membawa pelampung khusus untuk balita. Dan pastikan si kecil berada di jangkauan ibu saat berenang.

  1. Tangkap Bola

Saat anak memasuki usia 3 tahun, saraf motorik kasarnya seharusnya sudah bagus. Pada saat itulah ibu bisa mengajak si kecil olahraga berupa tangkap bola. Dalam hal ini ibu hanya perlu mempersiapkan bola tangan. Bolanya jangan terlalu besar ya. Pilhlah bola yang sekiranya bisa digenggam oleh si kecil dengan mudah.

Intinya bukan itu. Inti dari permainan ini adalah agar kemampuan respon si kecil meningkat. Ibu bisa gelindingkan bola dan mintalah balita ibu untuk menangkapnya. Dengan olahraga ini, tumbuh kembang balita akan terasah khususnya yang berkaitan dengan gerak motorik kasar anak.

  1. Berjalan Kaki

Jika balita ibu masih dalam tahap belajar jalan, maka olahraga yang paling tepat adalah berjalan kaki. Sekali dalam satu minggu misalnya, ibu bisa mengajak si kecil pergi ke taman terbuka di mana si kecil bisa merasakan ruang terbuka. Di sana, ibu ajak si kecil untuk berjalan kaki.

Tentu saja ada perbedaan antara berjalan kaki di dalam rumah dengan di luar rumah. Si kecil akan lebih termotivasi karena suasananya menyenangkan. Apalagi jika banyak rekan sebayanya di sana.

Dari tiga olahraga tersebut di atas, manakah olahraga yang kelihatannya cocok untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita ibu? Sangat disarankan ibu mengajak si kecil berenang terlebih dahulu. Dari ketiga olahraga ringat untuk balita tersebut di atas, renang memberikan banyak manfaat bagi perkembangan balita. Selain itu, banyak sekali hal baru yang akan dirasakan oleh si kecil. Yang jelas, olahraga renang memberikan segalanya yang dibutuhkan oleh si kecil untuk tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *