3 Permainan Sederhana untuk Optimalkan Tumbuh Kembang Balita

Tumbuh Kembang Balita
Friso Indonesia

Tumbuh kembang balita bisa sangat dipengaruhi oleh permainan apa yang ibu berikan. Oleh sebab itu, ibu harus hati-hati memilihkan permainan. Pastikan ibu memberikan mainan yang tepat untuk perkembangannya. Lalu, permainan seperti apa yang bagus untu perkembangan balita?

Sepertinya permainan yang berbasis gadget bukan pilihan yang tepat. Meskipun sekarang ini semakin banyak game yang mendidik di gadget, tetap saja permainan di gadget membuat si kecil pasif. Ia akan cenderung lebih suka berdiam diri bermain dengan gadgetnya. Jika dibiarkan, ia akan sulit untuk bersosialisasi dengan orang lain. Kecanduan game gadget menjadi hal yang lumrah ibu lihat saat ini, bukan?

Oleh sebab itu, terlepas banyaknya game di gadget yang bagus untuk si kecil, alangkah baiknya jika ibu memilihkan permainan sederhana berikut ini. Permainan yang sudah pasti akan mengoptimalkan tumbuh kembang balita.

Permainan Tangkap Bola

Jika balita ibu sudah berusia 1 tahun, pada saat itulah si kecil suka berjalan. Ia akan suka sekali untuk mengambil benda-benda yang membuatnya tertarik. Karena dengan itulah ia akan termotivasi untuk belajar jalan.

Namun, jika si kecil sudah cukup tegap berjalan, ibu bisa mengajak si kecil untuk bermain tangkap bola. Ibu perlu membelikan bola dengan ukuran yang sekiranya bisa digenggam dengan kedua tangan sang buah hati. Lemparkan bola lalu mintalah si kecil untuk menangkapnya. Ajarkan juga cara melempar bola ke arah ibu.

Permainan ini sangat penting sekali untuk tumbuh kembang balita. Permainan ini merangsang saraf motorik halus si kecil. Selain itu, ia juga belajar untuk fokus karena ia harus menangkap bola yang menggelinding ke arahnya. Bagi orang dewasa hal tersebut sangat mudah. Tapi tidak untuk balita usia 1 tahun.

Bermain Kelereng

Untuk permainan yang satu ini, balita ibu setidaknya sudah berusia 3-4 tahun. Pasalnya, permainan kelereng ini lebih sulit dibandingkan dengan permainan tangkap bola. Namun, fungsinya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang balita tidak perlu diragukan lagi.

Ibu pasti masih ingat bagaimana bermain kelereng pada waktu kecil, bukan? Jadi, ibu bisa mengajarkan bagaimana cara agar kelereng yang dilemparkan bisa menabrak kelereng yang ditempatkan pada jarak tertentu. Permainan ini membantu si kecil untuk belajar lebih fokus untuk mengenai target.

Sayangnya, permainan yang satu ini cerderung lebih disukai oleh anak laki-laki. Akan tetapi, bukan berarti balita perempuan ibu tidak boleh melakukannya ya. Apalagi permainan ini sangat berperan sekali dalam mengoptimalkan perkembangan balita. Jadi, kapan ibu akan mengajarkan permainan sederhana yang satu ini.

Bermain Sepeda

Sungguh sangat disayangkan jika sekarang ini sudah banyak yang tidak melakukan kegiatan yang satu ini. Dulu, bermain sepeda itu favorit. Sayangnya, sekarang ini banyak yang sudah tidak menggunakan sepeda.

Jika balita ibu sudah berusia 3-4 tahun, sudah saatnya ibu ambil kembali sepeda ibu. Belikan sepeda mini untuk si kecil dan ibu bisa mengajak si kecil bersepeda bersama.

Bermain sepeda akan membuat si kecil belajar untuk fokus dan menjaga keseimbangan. Lebih dari itu, jika ia bisa bersepeda, maka akan muncul rasa percaya diri. Ibu pun tidak akan kesulitan jika nanti si kecil sudah besar dan harus belajar naik sepeda motor. Pasalnya, si kecil setidaknya sudah bisa menjaga keseimbangan.

Silakan ibu pilih permainan yang tepat sesuai dengan usia si kecil. Yang jelas, permainan yang menuntut si kecil untuk aktif bergerak itu yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *