6 Hal Yang Bisa Ibu Lakukan Untuk Memperbanyak ASI

cara memperbanyak asi
www.ibudanbalita.com

Sebenarnya tidak ada seorang ibu pun yang tidak bisa memberikan ASI. Tuhan telah membuat sistem di mana ibu hamil bisa memperoduksi ASI ketika bayi sudah dilahirkan.

Lalu, kenapa ada ibu yang mengatakan ASI tidak keluar? Kemungkinan besar ada faktor penghambat. Yang pasti, secara alami, ASI itu bisa diproduksi oleh tubuh seorang ibu yang baru melahirkan seorang anak. Faktor penghambat tidak keluarnya ASI bisa bermacam-macam. Untuk lebih jelasnya, ibu bisa bertanya langsung dengan pakar kesehatan di www.ibudanbalita.com.

Yang perlu dilakukan adalah bagaimana cara memperbanyak ASI. Ini menjadi penting jika ibu berniat untuk memberikan ASI eksklusif. Kebanyakan seorang ibu mengalami masalah ketika bayi sudah berusia sekitar 2-3 bulan. ASI semakin sulit keluar lantaran produksi ASI yang semakin rendah. Di saat yang sama, si kecil membutuhkan ASI yang banyak.

Banyak yang akhirnya gagal memberikan ASI eksklusif disebabkan oleh hal ini. Oleh sebab itu, setiap ibu harus tahu bagaimana cara agar meningkatkan produksi ASI.

  1. Melakukan IMD

IMD adalah Inisiasi Menyusui Dini. Ini menjadi faktor penting bagaimana ASI bisa keluar deras. Ini sebenarnya yang sedang gencar dikampanyekan oleh pemerintah. Pasalnya, ASI yang paling pertama keluar itu mengandung kolostrum di mana ini sangat baik untuk sistem kekebalan tubuh bayi.

Namun, selain itu, IMD juga berpengaruh terhadap produksi ASI. Dengan melakukan IMD, maka tubuh ibu akan terangsang sehingga ASI akan diproduksi dalam jumlah yang banyak.

  1. Sering Menyusui

Ada pertanyaan berapa kali seharusnya ASI diberikan. Ternyata, lebih sering itu lebih baik. Ibu tidak perlu khawatir ASI akan habis. Justru semakin sering ASI ibu berikan, maka hal tersebut akan semakin meningkatkan produksi ASI.

Bahkan, ada saran di mana seorang ibu memberikan ASI setiap dua jam sekali. Ini sangat normal sekali.

  1. Memompa ASI

Ada kalanya si kecil tidur lelap sekali hingga lebih dari dua jam. Hal ini terjadi terutama di malam hari.

Untuk itu, ibu perlu mempersiapkan pompa ASI. Dengan mengeluarkan ASI, maka tubuh ibu akan secara otomatis memproduksi ASI lagi. Selain itu, ibu juga memeliki stok ASI. Jika suatu saat ibu harus keluar rumah dan tidak bisa memberikan ASI langsung, maka ASI yang sudah dipompa bisa diberikan.

  1. Minum Yang Banyak

Beberapa hal tersebtu di atas lebih terkait dengan stimulus agar produksi ASI meningkat. Akan tetapi, ada juga hal yang perlu ibu lakukan. Ibu harus usahakan agar mengkonsumsi air putih dalam jumlah yang banyak.

  1. Istirahat

Kurangnya produksi ASI bisa juga disebabkan oleh stress. Dan stress ini sering disebabkan karena kurangnya istirahat. Jangan sampai pula ibu mengalami baby blues. Perlu peran suami ibu untuk membantu ibu dalam mensukseskan pemberian ASI eksklusif. Suami ibu membantu apa saja yang bisa dilakukan sehingga beban ibu tidak terlalu berat. Dengan demikan, ibu tidak stress dan ibu memiliki waktu untuk istirahat.

  1. Makan Makanan Yang Mengandung Kalori

Kalori tidak hanya berguna untuk menambah energi, tapi juga bagus untuk memperbanyak produksi ASI.

Sebenarnya tidak ada alasan seorang ibu tidak bisa memberikan ASI. Sebisa mungkin ASI harus diberikan hingga usia bayi 6 bulan. Baru kemudian ketika si kecil sudah balita, ibu bisa tambahkan asupan gizi dengan memberikan Frisian Flag, susu balita terbaik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *