Alternatif Lain Selain Mengandalkan Kalkulator Masa Subur

kalkulator masa subur
sukseshamil.com

Mungkin Anda salah satu dari sekian banyak wanita yang menggunakan kalkulator masa subur. Cara yang satu ini memang sangat difavoritkan. Mudah sekali digunakan. Itu alasannya. Apakah Anda juga memiliki alasan yang sama?

Ada baiknya Anda juga menggunakan cara yang lain. Ada alternatif lain yang bisa Anda coba untuk mengetahui masa kesuburan Anda. Jadi, Anda bisa mencocokkan dari beberapa cara tersebut sehingga Anda bisa mendapatkan data yang lebih akurat mengenai masa subur Anda.

3 Cara Mengetahui Masa Subur Selain Menggunakan Kalkulator

Memang paling mudah mengetahui masa subur ya menggunakan kalkulator. Namun, tidak ada salahnya jika Anda mencoba menggunakan cara yang lain.

  1. Mengecek Temperatur Tubuh

Bisa dikatakan ini cara yang paling aneh dan sepertinya tidak masuk akal. Pasalnya, kesuburan dikaitkan dengan suhu tubuh wanita. Meskipun terdengar tidak masuk akal, ada landasan ilmiahnya lho. Artinya, cara ini memang dibenarkan oleh para ahli kesehatan.

Menurut penelitian, suhu tubuh wanita yang sedang masa subur dan tidak itu berbeda. Ketika Anda tidak dalam masa subur, suhu tubuh Anda sekitar 35-37 derajat celsius. Sementara itu, ada kenaikan sekitar setengah derajat saat Anda sedang dalam masa subur.

Dalam hal ini, ada satu catatan yang harus Anda ingat. Suhu tubuh tersebut dicek di pagi hari, yaitu ketika Anda belum melakukan aktivitas apapun. Ketika suhu tubuh Anda meningkat, pada saat itulah tubuh Anda sedang melakukan proses ovulasi. Anda tahu kan ovulasi itu apa? Ini adalah proses mengeluarkan sel telur yang sudah matang. Dan itu artinya sel telur tersebut siap untuk dibuahi.

  1. Kesuburan Dilihat Dari Lendir Serviks

Cara yang satu ini sebenarnya sama mudahnya jika dibandingkan dengan menggunakan kalkulator kesuburan. Bahkan, Anda tidak perlu alat apapun untuk mengecek kesuburan dengan cara yang satu ini.

Anda pasti tahu selalu ada cairan yang menempel pada celana dalam Anda, bukan? Dan cairan tersebut berbeda-beda warna dan juga teksturnya. Cairan tersebut disebut dengan lendir serviks. Ini merupakan cairan alami yang keluar dari mulut vagina.

Bagi Anda yang baru selesai menstruasi, biasanya akan muncul lendir atau cairan yang kental dan lengket pada celana dalam Anda. Sementara itu, cairan tersebut sedikit lebih basah dan jumlahnya lebih banyak setelah beberapa hari Anda selesai haid. Pada saat tekstur cairan vagina itu lebih cair dan basah itulah Anda sedang dalam masa subur. Ini waktu yang tepat untuk melakukan hubungan dengan suami Anda agar segera mendapatkan keturunan.

  1. Menggunakan Monitor Kesuburan

Untuk yang satu ini, Anda membutuhkan bantuan dari dokter kandungan. Teknologi sekarang ini semakin canggih. Berbagai alat modern ditemukan. Anda pasti sudah familiar dengan nama USG. Betul sekali. Ini merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui bagaimana kondisi bayi yang masih ada di dalam kandungan.

Bagaimana dengan alat berupa monitor kesuburan? Ternyata, di dunia kedokteran, ada alat monitor kesuburan. Alat ini digunakan untuk melihat bagaimana kondisi kesuburan seorang wanita. Kesuburan seorang wanita bisa dilihat dari urinnya. Dari urin tersebut, bisa didapatkan informasi mengenai hormon lutein. Dan inilah yang digunakan oleh dokter sebagai patokan kapan seorang wanita sedang dalam masa subur.

Mana dari ketiga cara tersebut yang ingin Anda coba? Sebaiknya Anda coba ketiga-tiganya agar Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Mana Yang Memberikan Hasil Yang Valid?

Harus diakui tidak ada cara yang memberikan hasil paling valid.  Itulah mengapa sebaikya Anda menggunakan lebih dari satu cara. Untuk apa? Agar Anda bisa mendapatkan hasil. Jika hasilnya sama atau hampir sama, maka Anda bisa memastikan bawasannya hasil tersebut valid.

Tentu yang paling mudah adalah dengan menggunakan kalkulator masa subur. Anda tinggal kunjungi situs www.friso.co.id dan cari kalkulator kesuburan. Anda hanya diharuskan memasukkan beberapa data saja. Data tersebut dibutuhkan untuk memberitahukan kapan masa subur Anda.

Data yang dibutuhkan ada dua. Yang pertama adalah HPHT. Ini merupakan kepanjangan dari hari pertama haid terakhir. Jadi, Anda perlu mengingat-ingat kembali kapan hari pertama Anda haid. Data kedua yang dibutuhkan adalah lama siklus haid. Dalam hal ini, Anda harus tahu apa itu siklus haid. Setelah itu, Anda tentukan berapa lama siklus haid rata-rata setiap bulannya.

Setelah Anda memasukkan data tersebut, Anda klik saja Hitung. Maka, Anda akan langsung mendapatkan hasilnya berupa kapan waktu subur Anda. Itulah waktu yang tepat untuk melakukan hubungan dengan suami Anda.

Untuk mencocokkan hasil dari penghitungan dengan menggunakan kalkulator kesuburan tersebut, Anda bisa coba cara yang lain. Dalam hal ini, cara yang paling mudah adalah dengan mengecek lendir serviks atau cairan yang keluar dari mulut vagina. Jika lendir basah dan licin, itu tandanya Anda dalam masa subur.

Tentu saja Anda bisa coba cara yang lainnya lagi. Semakin banyak cara yang Anda gunakan, maka Anda bisa mencek kevalidan dari hasil yang Anda dapatkan.

Setelah Anda hamil, semakin banyak hal yang harus Anda lakukan. Apalagi ketika Anda sudah melahirkan. Semakin banyak lagi hal yang harus Anda pelajari, mulai dari bagaimana merawat bayi, membesarkan anak, memilih susu balita terbaik, dan lain sebagainya. Jadi, saat Anda ingin segera hamil, Anda harus sadar bawasannya tanggungjawab Anda ke depan semakin besar.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *