Anak Nakal? Mungkin Anda Salah Dalam Cara Mendidiknya

Cara Mendidik Anak
Friso Indonesia

Cara mendidik anak merupakan suatu aspek penting bagi orangtua dalam membentuk karakter dan kepribadian anak tersebut nantinya. Apakah nanti ia akan menjadi anak yang baik atau nakal, semua itu ditentukan dari bagaimana sikap dan pendidikan yang diberikan oleh orangtua kepada sang anak.

Maka dari itu, ketika anak menjadi seseorang yang keras kepala dan tidak mau mendengar, tentunya ia akan dicap sebagai anak yang nakal. Namun, semua itu terjadi karena terdapat kesalahan yang dilakukan oleh orangtua dalam mendidiknya. Apa sajakah kesalahan itu?

  1. Kurangnya Pengawasan yang Diberikan

Ketika anak telah dilihat cukup besar untuk berada di dalam lingkungan, ternyata masih terdapat hal buruk yang ia dapatkan ketika berada di luar lingkungan orangtua. Bukannya menjadi anak yang baik, pengaruh lingkungan sekitar dengan berbagai macam karakter dan sifat dapat membuat anak Anda terpengaruh dan ikut serta sehingga batasan atau aturan yang telah diajarkan oleh orangtua dapat dilanggar. Maka dari itu, jangan biarkan anak Anda diluar sendirian tanpa pengawasan. Tidak mengapa jika ingin bermain di luar, tetapi tetaplah mengawasi keberadaan anak sehingga orangtua dapat menghindari segala hal buruk yang dapat mempengaruhi sang anak.

  1. Tidak Mendengarkan Sang Anak

Terkadang para orangtua yang telah lelah dalam bekerja kurang memberikan perhatian kepada anak dan cenderung kurang peduli terhadap apa yang mereka ungkapkan. Baik ketika anak tiba-tiba pulang dengan mata yang terlihat lebam, biasanya orangtua akan langsung berkesimpulan bahwa sang anak terluka saat bermain atau berkelahi. Namun, pada kenyataannya bukan kedua hal tersebut yang terjadi sehingga dibutuhkan orangtua untuk mendengarkan terlebih dahulu penjelasannya dan membuatnya merasa nyaman menceritakannya.

  1. Mencoba Meluruskan Kesalahan pada Anak

Anak-anak berada dalam masa ekplorasi dimana mereka ingin mencoba segala sesuatu yang terkadang berujung pada suatu kesalahan. Hal ini wajar dilakukan sehingga beberapa anak cenderung dianggap nakal. Namun, ketika hal ini terjadi kesalahan dalam cara mendidik anak adalah dengan meluruskan kesalahannya dengan membiarkan hal itu terjadi dan menghukumnya. Padahal seharusnya, jika masalah itu kecil, sebaiknya Anda biarkan dulu ia sampai ia menyadari kesalahannya dan mencoba memperbaikinya. Jika ia kesulitan, barulah membantunya. Hal ini dilakukan agar anak memiliki rasa tanggung jawab terhadap perbuatannya.

  1. Bertengkar di Hadapan Anak

Anak yang nakal terkadang terpengaruh atau melihat sesuatu yang tidak nyaman untuk mereka. Hal ini terjadi karena mental anak akan terguncang, terutama jika dilihat oleh anak laki-laki. Maka dari itu, jika orangtua mengalami pertengkaran, sebaiknya jauhkan dari pandangan anak sehingga mereka tidak melihatnya. Wajar jika orangtua bertengkar terutama dalam perbedaan pendapat, namun baiknya jauhkan anak dan biarkan mereka mengetahui bahwa orangtuanya baik-baik saja.

  1. Terlalu Banyak Menonton TV

Dengan zaman yang serba mudah dan digital saat ini, tentunya anak akan mudah dibiarkan untuk menonton TV tanpa pengawasan. Padahal anak-anak dengan usia 2-11 tahun jika menonton harus berada di bawah pengawasan orangtua dan dibatasi durasi menontonnya. Jangan sampai anak menonton TV seharian dengan tayangan yang tidak sesuai dengan umurnya. Dalam hal ini, anak-anak terkadang menjadi nakal karena mengikuti apa yang dilakukan di dalam tayangan TV yang seharusnya tidak boleh ditonton oleh mereka.

Dalam hal ini, tentunya orangtua tidak dapat menyalahkan anak ketika ia menjadi nakal, karena ternyata hal tersebut terjadi karena kesalahan pendidikan yang diberikan dalam cara mendidik anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *