Anak Sering Mengemut Makanan. Itu Tandanya Apa Ya?

balita-makan
Sering melihat si kecil mengemut makanan ketika ibu suapi? Kelihatannya itu hal yang wajar. Namun, ibu harus tahu itu artinya balita ibu mengalami suatu hal.

Sebenarnya ada penjelasan ilmiah kenapa si kecil mengemut makanan. Itu bukan hal yang perlu dikhawatirkan.

Hanya saja di satu sisi, ibu harus waspada jika anak ibu lebih sering mengemut makanan.

Sisi Baik Anak Mengemut Makanan

Banyak sekali dokter anak yang merespon hal ini semenjak banyak orang tua yang mengeluh karena anak mereka tidak langsung mengunyah makanan tapi mengemut dalam waktu yang lama. Para orang tua menganggap anak tidak terlalu lahap ketika makan. Dan bagi mereka, itu hal yang perlu untuk diwaspadai.

Padahal, para ahli kesehatan justru berpikir hal yang sebaliknya. Ketika makanan diemut, itu justru bagus untuk sistem pencernaan anak. Di dalam mulut, terdapat saliva yang berperan untuk menghancurkan makanan. Jadi, sebelum masuk ke perut, makanan sudah benar-benar lunak.

Lebih dari itu, hal tersebut akan membuat anak tidak beresiko mengalami maag ketika dewasa nanti. Bukankah itu justru baik?

Hanya saja, ada batasan yang harus ibu ketahui. Jika anak ibu hanya sesekali saja mengemut makanan, itu hal yang wajar. Lain hal jika anak selalu mengemut makanan.

Si Kecil Lebih Sering Mengemut Makanan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada hal baik yang bisa diambil ketika makanan diemut terlebih dahulu. Namun, jika terlalu sering, maka itu yang harus diantisipasi.

Jika anak sering mengemut makanan, dikhawatirkan anak ibu belum siap untuk menerima menu makanan yang sedikit lebih kasar. Apalagi jika ibu selama ini memberikan bubur. Si kecil akan semakin sulit untuk mengkonsumsi makanan yang kasar. Dan jika ibu memberikan menu makanan kasar, ia akan cenderung mengemut lama sekali.

Selain itu, mengemut makanan itu bisa juga tanda bawasannya anak sudah kenyang. Jadi, coba ibu perhatikan lagi apakah si kecil sudah makan banyak atau belum. Jika sudah, bukan tidak mungkin anak ibu sudah kekenyangan dan akhirnya mengemut makanan.

Makanan Ditelan Langsung, Tanpa Dikunyah

Ada juga yang sebaliknya. Tidak sedikit balita yang tidak mau mengunyah makanan, tapi langsung menelan. Apakah itu berbahaya?

Logikanya, jika makanan tidak dikunyah, sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk menghaluskan makanan. Jika makanan sangat keras, tentu saja hal tersebut bisa berakibat buruk bagi sistem pencernaan. Dinding lambung bisa luka dan akibatnya si kecil akan mengalami sakit perut.

Jadi, mengemut makanan atau makan langsung di telan kedua-duanya kurang baik. Sebaiknya ibu mengajarkan bagaimana mengkonsumsi makanan yang tepat untuk si kecil.

Atau ibu bisa membuatkan menu makanan yang sesuai dengan usia si kecil. Jika si kecil baru menginjak usia 1 tahun, ibu bisa berikan menu makanan yang tidak terlalu lunak, dan tidak pula terlalu keras. Ibu bisa dapatkan menu makanan tersebut di www.ibudanbalita.com.

Yang pasti, menu makanan yang ibu berikan itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh si kecil, terutama kesehatan lambung. Sakit perut yang dialami oleh balita sering disebabkan oleh pemberian menu makanan yang kurang tepat.

Jadi, ibu sebaiknya lebih banyak menggali kepengatahuan tentang menu makanan balita serta bagaimana cara mengatasi masalah sakit perut yang dialami oleh balita. Semuanya bisa bisa ibu dapatkan di situs ibu dan balita.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *