Anak Sulit Bersosialisasi? Ketahui Dulu Penyebabnya

anak sulit bersosialisasi
www.ibudanbalita.com

Sedih rasanya jika anak sulit bersosialisasi. Apalagi jika sudah saatnya anak harus sekolah. Sudah dipastikan anak ibu akan sering rewel jika ibu tinggalkan di sekolah. Padahal, menjadi salah satu sarat di mana orang tua tidak boleh menemani sang buah hati di dalam kelas. Alasannya sederhana, yaitu agar anak bisa bersosialisasi dengan anak-anak lainnya dan tidak selalu berketergantungan dengan orang tua.

Namun, bagaimana jika anak tidak bisa bersosialisasi dengan anak yang lain? Ia pasti akan lebih sering murung, berdiam diri, dan tidak memiliki teman. Ibu harus mewaspadai hal ini.

Oleh sebab itu, sangat tepat jika ibu melakukan antisipasi jangan sampai anak ibu sulit berkomunikasi dengan orang lain. Ada cara agar anak mudah bersosialisasi. Namun, memang ada juga anak yang terlihat sangat sulit. Untuk itu, perlu ibu ketahui terlebih dahulu penyebab anak sulit bersosialisasi.

  • Anak Memiliki Kepribadian Tertutup

Di dalam dunia psikologi, ini namanya kepribadian introvert. Artinya, kepribadian yang cenderung menutup diri. Anak tidak mau terbuka dengan orang lain sehingga ia sangat sulit berteman dan bersosialisasi dengan orang lain.

Untuk masalah yang satu ini, sebaiknya ibu bawa anak ibu ke therapist. Ada terapi yang bisa membuat anak tidak memiliki introvert.

Apakah ini hal yang buruk? Sebenarnya tidak. Hanya saja, untuk perkembangan anak terutama dalam hal sosial, terapi sangat diperlukan. Walaupun secara alami bisa saja sifat introvert tersebut bisa hilang. Akan tetapi, terapi akan membuat introvert hilang lebih cepat.

  • Lebih Sering Sendiri

Beberapa kasus, anak yang lebih sering menyendiri itu disebabkan oleh cara asuh orang tua yang salah. Kebiasaan menyendiri umumnya disebabkan oleh game gadget. Alasan utama memberikan gadget biasanya adalah agar anak duduk manis di rumah sehingga orang tua lebih mudah mengawasi sembari mereka melakukan aktivitas.

Siapa sangka jika game semacam ini bisa membuat anak sulit berteman dengan anak-anak lainnya. Jadi, ibu perlu hentikan anak bermain sendiri. Ganti dengan permainan lainnya seperti permainan grup di mana ibu bisa mengajak anak ke taman sehingga ia bisa bermain bersama anak-anak lainnya.

  • Trauma

Ada juga lho bu anak yang sulit bersosialisasi disebabkan oleh trauma. Kok bisa?

Beberapa kasus terjadi di mana anak memiliki pengalaman buruk dengan teman-temannya. Ia sering di bully mungkin karena badannya gendung, badannya, pendek, dan lain sebagainya. Ini biasanya terjadi ketika berada di sekolah.

Itulah mengapa orang tua harus berhati-hati memilihkan sekolah. Memilih sekolah bukan hanya karena sekolah tersebut memiliki fasilitas lengkap. Sekolah yang baik adalah sekolah yang para gurunya memperhatikan betul perkembangan anak. Pasalnya, ibu tidak bisa mengawasi anak. Ketika di sekolah, tentu saja ibu mengandalkan guru.

Terlepas dari itu semua, ibu sebagai orang tua harusnya menjadi teladan bagi anak. Jika ibu sering mengajak anak jalan-jalan dan bersilaturahmi ke rumah teman, saudara, atau rekan kerja, maka anak pun akan terbiasa bersosialisasi dengan orang lain. Dan tidak ada lagi kekhawatiran anak sulit bersosialisasi.

Ibu bisa bergabung dengan forum ibu dan balita agar lebih tahu mengenai masalah yang biasa dihadapi oleh anak dan bagaimana penanganannya. Atau, ibu juga bisa konsultasi dengan ahlinya secara langsung supaya bisa mendapatkan jawaban yang jelas dan komprehensif.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *