Anak Usia Di Bawah 5 Tahun Beresiko Tinggi Terkena Campak

jangan takut imunisasi campak
www.ibudanbalita.com

Kabar yang sangat mengejutkan bawasannya balita sangat rentan terkena penyakit campak. Lalu, apa yang harus ibu lakukan selaku orang tua?

Tidak cukup ibu hanya tahu bagaimana cara mencegah masalah kesehatan yang satu ini. Lebih dari itu, ibu harus tahu bagaimana penyakit campak ini begitu cepat menular kepada balita.

Tentu saja dokter anak yang lebih tahu mengenai hal ini. Ibu bisa konsultasikan dengan dokter anak di www.ibudanbalita.com jika ingin mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Yang pasti, ada hal-hal mendasar yang harus ibu ketahui.

Penyebaran Campak

Penyakit yang satu ini disebabkan oleh virus. Lalu, bagaimana virus tersebut menyebar?

Sangat mengkhawatirkan jika ibu tahu. Ternyata, virus tersebut menyebar lewat mana saja, terutama melalui bersin yang dilakukan oleh orang yang terkena virus campak.

Virus tersebut bisa menempel pada media apa saja, seperti baju. Dan virus campak bisa bertahan dalam beberapa jam. Kemudian ketika virus tersebut masuk ke dalam tubuh, maka virus akan langsung bereaksi dan akhirnya balita akan terkena penyakit campak.

Itulah yang menyebabkan penyebaran campak begitu mengerikan. Pada intinya, siapapun bisa terkena campak. Hanya saja, balita yang paling rentan terkena penyakit ini.

Kenapa Balita Rentan Terhadap Campak

Alasannya sangat sepele. Seperti halnya penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus, balita yang terkena campak disebabkan daya tahannya yang sangat lemah.

Sebenarnya tubuh bisa melakukan proteksi sendiri terhadap virus apapun, tak terkecuali virus campak. Sayangnya, balita yang tidak memiliki sistem immune yang baik akan mudah diserang virus ini.

Jadi, yang harus ibu lakukan tidak lain adalah memastikan daya tahan tubuh balita semakin kuat. Cukup dengan memberikan makan yang bergizi serta minum susu Frisian Flag setiap hari, maka ibu sudah memastikan sistem kekebalan tubuh si kecil semakin hari semakin kuat.

Tanda-Tanda Balita Terkena Campak

Ibu harus waspada karena campak baru terlihat ketika virus sudah bereaksi beberapa hari di dalam tubuh. Jadi, virus sebenarnya diam dulu di dalam tubuh dan baru kelihatan gejala campak setelah beberapa hari.

Tanda pertama yang biasanya muncul adalah demam yang sangat tinggi. Jika demam ini disertai dengan munculnya bercak-bercak merah pada kulit balita, maka besar kemungkinan balita ibu terkena campak.

Beberapa pasien juga mengalami pilek yang disertai dengan batuk. Ini merupakan gejala lain dari penyakit campak.

Di saat tanda-tanda tersebut muncul, langkah pertama yang perlu ibu lakukan adalah memberikan obat penurun panas. Selain itu, ibu juga harus terus menerus menyiapkan makanan serta susu balita yang bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh balita. Ini wajib ibu lakukan.

Kabar Baik

Penyakit campak ini sangat berbahaya untuk balita. Meskipun demikian, ada kabar baik di mana Indonesia sudah memberikan vaksin kepada hampir semua balita. Meskipun belum 100%, setidaknya penyebaran virus ini bisa diatasi.

Yang sangat dikhawatirkan adalah penyebaran. Sekali ada balita yang terkena virus campak, maka balita lain yang berinteraksi akan mudah sekali tertular.

Itulah mengapa pemberian vaksin penyakti campak sangat direkomendasikan. Sekarang pemerintah memberikan pelayanan kesehatan berupa vaksinasi atau imunisasi. Dan ini akan dilakukan terus menerus untuk memastikan tidak ada balita yang terkena penyakit campak.

Semoga balita ibu terbebas dari resiko terkena virus campak ini. Namun, jika ternyata hal ini dialami oleh si kecil, ibu sudah tahu kan apa yang harus dilakukan?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *