Apa Sajakah yang Harus Disiapkan Sebagai Seorang Calon Ibu?

Terlalu banyak hal yang perlu disiapkan sebagai seorang calon ibu. Namun, setidaknya ada tiga hal paling penting yang harus ibu ketahui.

Tiga hal ini sangat menentukan bagaimana ibu bisa memberikan yang terbaikĀ  untuk sang buah hati nantinya.

Ibu mungkin sedang gugup menghadapi persalinan. Hal ini paling sering dialami oleh seorang wanita yang baru pertama kali hamil. Rasa was-was itu pasti ada.

Ibu perlu mengantisipasi rasa was-was atau gugup tersebut. Pasalnya, beberapa ibu yang terlalu panik ketika menghadapi proses persalinan justru berujung pada hal yang kurang baik. Kepanikan membuat mereka mengalami masalah dengan naiknya tekanan darah sehingga membahayakan ibu dan juga bayi yang akan dilahirkan.

Akan lebih baik jika ibu memikirkan persiapan apa saja yang perlu dilakukan sebagai seorang calon ibu. Dengan memikirkan hal yang positif, ibu akan lupa terhadap was-was ketika persalinan tinggal menghitung hari.

  1. Mengatur Mental

Apa yang dimaksud dengan mengatur mental? Ini seolah cara yang harus ibu lakukan agar siap menghadapi hal-hal akan terjadi setelah proses persalinan.

Ada banyak hal yang bisa terjadi. Karena setelah persalinan, ibu akan menghadapi banyak hal mulai dari mengurus bayi, memulihkan stamina pasca melahirkan, jadwal kegiatan setiap hari yang berubah, dan lain sebagainya.

Dan hal terseutlah yang biasanya membuat ibu stress. Sementara itu, stress justru akan membuat ibu tidak bisa memberikan yang terbaik untuk sang bayi. Stress membuat ASI tidak keluar secara maksimal. Dan stress juga akan memicu ibu mengalami sindrom yang disebut dengan baby blues syndrome.

Tentu hal tersebut tidak ibu inginkan. Dan cara yang paling tepat untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan mengatur mental mulai ketika persalinan tinggal menghitung hari.

  1. Belajar Merawat Bayi

Bagi ibu baru, ibu harus tahu tidak mudah lho merawat bayi. Secara teori, kelihatannya sangat mudah. Apalagi sekarang sudah ada panduan perawatan bayi, mulai dari bagaimana memandikan bayi, menyusui, merawat kulit bayi, dan lain sebagainya.

Akan tetapi, dalam prateknya, ibu akan menemukan banyak kendala.

Akan lebih baik jika ibu mengikuti kelas perawatan bayi yang biasanya diselenggarakan oleh rumah sakit atau klinik.

  1. Komunikasi dengan Suami

Penting sekali mulai sekarang agar ibu melakukan komunikasi lebih intens dengan suami. Karena ibu akan sangat memerlukan bantuan suami setelah persalinan nanti.

Ibu harus berdiskusi dengan suami agar kewajiban merawat bayi nanti bisa dilakukan berdua. Jadi, tidakĀ  hanya ibu saja yang melakukan perawatan bayi.

Karena bantuan suami sangat diperlukan. Hal ini untuk mengantisipasi ibu terlalu terforsir sehingga membuat kondisi kesehatan ibu menurun. Ujung-ujungnya, bayi yang akan mendapatkan imbas buruknya, bukan?

Dalam komunikasi tersebut, ibu bisa membagi peran suami dalam perawatan bayi. Karena ada beberapa hal dalam merawat bayi bisa dilakukan oleh suami.

Tentu saja masih banyak persiapan lainnya yang harus ibu lakukan. Hanya saja, tiga hal tersebut di atas teramat sangat penting untuk dilakukan sebagai seorang calon ibu.

Apakah ibu sudah siap untuk menghadapi persalinan? Jika ibu ingin sekali melakukan persalinan secara normal, sebaiknya ibu mempersiapkan stamina.

Ada beberapa tips yang bisa ibu lakukan agar kondisi kesehatan ibu bagus dan janin bisa pada posisi yang tepat sehingga bisa memungkinan dilakukan persalinan normal. Ibu bisa baca hal-hal yang perlu ibu lakukan ketika proses persalinan sudah hampir tiba selengkapnya di website ibu dan balita.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *