Apakah Ibu Perlu Mencari Cara Mengatasi Anak Kidal?

cara mengatasi anak kidal
www.ibudanbalita.com

Pertanyaan pertama yang harus ibu cari jawabannya adalah apakah ibu perlu mencari tahu bagaimana cara mengatasi anak kidal?

Jawabannya bisa ya bisa juga tidak. Jika melihat dari faktor sosial, sebaiknya ibu mencari tahu bagaimana cara agar anak tidak kidal. Pasalnya, masyarakat di Indonesia secara umum menganggap kidal itu kurang baik. Tangan kiri hanya digunakan untuk hal yang kurang baik saja. Sementara itu, aktivitas lainnya seperti menulis, makan, dan lain sebagainya menggunakan tangan kanan.

Akan tetapi, kidal ini bukan hal yang mengada-ada lho. Memang ada perkembangan anak yang berbeda dengan anak secara umum di mana ia dominan menggunakan tangan kiri daripada tangan kanan untuk beraktivitas setiap hari. Jadi, ini hal yang sangat alami.

Itulah mengapa ada orang yang tidak menyarankan agar anak dipaksa berhenti menggunakan tangan kiri atau dipaksa berhenti kidal. Ini bisa sangat mengganggu perkembangannya. Namun, jika dilihat dari segi sosial, tidak ada salahnya jika ibu mencoba mengatasi kidal.

Jangan Dengan Cara Memaksa

Kebiasaan menggunakan tangan kiri atau kidal tidak bisa dihentikan dengan cara paksaan. Diperlukan tips dan trik khusus. Berikut ini beberapa cara yang bisa ibu lakukan.

  • Sering Beraktivitas Dengan Tangan Kanan

Mungkin si kecil suka menulis dengan tangan kiri. Biarkan saja. Yang perlu ibu lakukan adalah mengajak si kecil untuk melakukan kegiatan lain dengan menggunakan tangan kanan.

Ibu bisa mengajak anak bermain badminton atau tenis meja. Namun, pastikan si kecil menggunakan tangan kanan.

Memaksa si kecil menulis dengan menggunakan tangan kanan adalah cara yang kurang tepat. Apalagi jika itu sudah menjadi kebiasaan. Lain hal jika ibu mengajak anak melakukan kegiatan lainnya dan pastikan menggunakan tangan kanan.

Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka anak akan berhenti menggunakan tangan kiri. Ia akan mulai terbiasa dan nyaman beraktivitas dengan menggunakan tangan kanan daripada menggunakan tangan kiri,

  • Memberikan Nasehat

Ini bisa ibu lakukan jika anak ibu sudah bisa diajak berkomunikasi atau berdiskusi. Memberikan nasehat bawasannya beraktivitas itu lebih baik dengan menggunakan tangan kiri bisa ibu lakukan jika anak ibu sudah berusia sekitar 3 tahun ke atas.

Hal ini menjadi berbeda jika anak ibu masih sangat kecil. Memang tanda-tanda anak kidal sudah bisa dilihat ketika ia masih bayi. Namun, sulit untuk mendekteksi dan juga mencegah.

Jika ia sudah balita sekitar usia 3 tahun ke atas, ibu bisa bacakan cerita-cerita agama yang menjelaskan keutamaan beraktivitas dengan tangan kanan. Ini akan membantu si kecil untuk secara suka rela berusaha untuk menggunakan tangan kanan. Dan lambat laun ibu akan berhasil mengatasi anak kidal.

Fakta Menarik Tentang Anak Kidal

Jika dlihat dari sudut pandang sosial, anak kidal dipandang kurang sopan. Hanya saja, jika dilihat dari psikologis, ternyata anak kidal lebih pintar lho. Pasalnya, ketika ia lebih sering menggunakan tangan kiri, itu artinya otak yang sering digunakan adalah otak kanan. Dan hal yang berbeda inilah yang membuat anak lebih cerdas dan kreatif.

Ini bukan hanya sekedar teori saja. Banyak orang-orang hebat seperti halnya Barrack Obama yang ternyata kidal.

Lalu, bagaimana sikap ibu? Semuanya terserah pada keputusan ibu apakah ibu membiarkan anak menggunakan tangan kiri untuk beraktivitas atau ibu akan mencoba untuk mengatasi anak kidal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *