Apakah Mie Instant Termasuk Salah Satu Pantangan Ibu Hamil?

Pantangan Ibu Hamil
Image Source: Mom Junction

Mie instant memang merupakan makanan paling praktis yan sudah terkenal di indonesia. Mengonsumsi mie instant sering dijadikan makanan pengganjal perut saat lapar datang atau biasa dikonsumsi dalam waktu tertentu. Bahkan sekarang ini mie instant juga digunakan sebagai bahan makanan pokok untuk beberapa orang yang belum sempat memasak. Padahal ada aturan khusus saat akan mengkonsumsi mie intant, hal ini disebabkan karena  mie instant mempunyai kandungan zat kimia sangat tinggi yang bisa mengganggu kesehatan tubuh. Sebelum mengetahui apakah mie instant dapat dikonsumsi atau tidak oleh ibu hamil, mari ketahui terlebih dahulu tentang apa saja komposisi yang terdapat pada mie intant.

Saat Anda memasak mie instan dan melihat komposisi di bagian kemasannya Anda tentu akan menemukan bahan dasar dari mie instan yaitu tepung yang dibumbui dengan garam, cabai yang dicampur sayuran kering dan minyak. Selain itu, untuk memperoleh tekstur mie yang kenyal biasanya digunakan natrium polifosfat. Saat Anda menikmati mie instan maka yang terasa di lidah Anda yaitu rasa yang nikmat dengan kuah yang sangat gurih. Hal ini disebabkan karena mie instan menggunakan perubah keasaman natrium karbonat dan kalium karbonat, dan juga penguat rasa monosodium glutamate. Berdasarkan komposisi yang terdapat didalamnya maka mie instan mengandung  serat , karbohidrat, lemak, vitamin A, B1, B6, C, B12, asam folat , zat besi dan Kalsium.

Secara keseluruhan zat gizi tersebut dibutuhkan untuk tumbuh kembang janin yang ada dalam kandungan ibu hamil. Akan tetapi jumlahnya tidak mencukupi keperluan gizi harian bagi ibu hamil. Oleh karena itu, ibu hamil membutuhkan tambahan nutrisi dan gizi dari mengkonsumsi makanan segar misalnya saja buah, sayur,dan makanan yang lainnya. Untuk ibu hamil yang suka mengkonsumsi mie instan, sebenarnya tidak masalah asalkan jumlahnya harus selalu diperhatikan. Jangan sampai setiap harinya konsumsi gizi dari makanan yang ibu peroleh hanya berasal dari mie instan saja, karena hal tersebut tidak akan bisa memenuhi kebutuhan gizi harian ibu.

Ibu hamil membutuhkan makanan utama yang mengandung gizi dan juga nutrisi yang baik misalnya saja sayuran, berbagai macam buah, ikan, daging, susu dan makanan yang lainnya. Mie instan bisa saja dikonsumsi sekali waktu dan tidak boleh dikonsumsi lebih dari 3 kali dalam kurung waktu seminggu. Apabila Anda terpaksa mengkonsumsinya, terutama saat hamil maka Anda harus memperhatikan beberapa tips  untuk mengatur zat adiktif yang terdapat pada mie instan.

Dampak Mie Instan Yang Merupakan Pantangan Ibu Hamil Terhadap  Kesehatan Janin

Apabila dibandingkan dengan nikmatnya rasa mie instan, ternyata dampak yang ditimbulkan untuk kesehatan ibu mengandung dan janin tidak sebanding dengan rasa nikmat yang ada pda mie instant tersebut. Bahkan, bagi orang biasa yang dalam keadaan sehat, konsumsi mie instan yang tidak teratur dalam jangka waktu lama bisa merusak sel-sel yang ada dalam tubuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan bahan pengawet dan penambah rasa yang ada dalam mie instan.  

Dampak buruk mie instan untuk kesehatan tidak  hanya akan terjadi pada ibu, melainkan juga janin yang ada dalam kandungan. Untuk ibu hamil, kandungan natrium yang tinggi dalam mie instan bisa memicu tekanan darah tinggi. Kandungan karbohidrat dan lemak yang ada di dalam mie jika tidak diimbangi dengan vitamin serta protein lain yang terdapat dalam sayuran menjadi menu makanan yang tidak mampu memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Kandungan karbohidrat, pengawet dan penyedap MSG  yang tinggi juga akan menghambat perkembangan janin.  

Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil Selain Mie Instant

Ada beberapa macam makanan yang sebaiknya dihindari saat hamil sebab akan mengakibatkan infeksi dan membahayakan janin , diantaranya yaitu;

-Daging ayam dan telur yang dimasak tidak  matang atau masih mentah, hindari memakan makanan olahan hati ayam atau daging setengah matang sebab akan menjadi sumber kuman salmonella yang mengakibatkan diare. Begitu pula dengan sushi sebab mengandung Toksoplasmosa sebuah parasit yang akan mengakibatkan infeksi serius pada janin dan juga mengandung kuman E.coli  yang berbahaya untuk ibu hamil dan juga janin.

-Ikan hiu, ikan tuna atau ikan berukuran besar yang mengandung kadar logam berat , beberapa macam ikan tersebut menyebabkan kerusakan saraf  bila dimakan dalam jumlah besar.

-Sayuran yang tidak dibersihkan dengan tepat, misalnya saja  salad atau lalapan yang dimakan mentah sebab dapat mengandung kuman penyebab diare dan mengandung Toksoplasmosa yang berbahaya untuk ibu dan janin.

-Keju lunak , misalnya saja camembert , brie, blueveined cheese dan keju dari susu kambing serta hindari meminum susu yang tidak di proses secara benar. Semua produk ini mempunyai resiko memba kuman listeria yang mengakibatkan kelahiran prematur , keguguran, dan keracunan dalam darah.

– Bakso , Sebaiknya Anda tidak mengonsuminya terlebih dahulu sebab biasanya mie dan bakso yang ada kebanyakan mengandung formalin, pewarna, borax dan pengawet yang lain.

Disamping itu, juga banyak mengandung penyedap rasa buatan atau MSG yang berbahaya untuk kesehatan. Bila ingin mengkonsumsi dianjurkan untuk membuat sendiri di rumah menggunakan berbagai bahan yang masih segar dan aman.

– softdrink, Anda tidak boleh meminumnya sebab biasanya banyak mengandung Fruktosa yakni gula sintetik kimiawi yang berasal dari jagung, disamping  itu softdrink mempunyai kalori sangat tinggi sehingga akan meningkatkan kadar gula darah dengan lebih cepat. Resikonya akan muncul penyakit diabetes melitus  selama kehamilan dan janin mengalami berat badan yang berlebih.

Alkohol dan minuman keras , alkohol bisa menyebabkan keracunan dan kelainan saat perkembangan janin serta masalah pada emosional pada bayi. Oleh sebab itu , alkohol merupakan minuman pantangan ibu hamil.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *