Arti tangis tanda perkembangan bayi baru lahir

perkembangan bayi baru lahir
www.awalsehat.nestle.co.id

Bila anda melihat seseorang menangis di depan anda, kemungkinan besar anda akan berpikir bahwa tindakan itu adalah sinyal SOS. Ya, Tangisan biasa diasosiasikan dengan rasa sedih dan murung. Uniknya, pada kasus bayi, tangisan adalah bentuk perkembangan bayi baru lahir paling maksimal.

Pernahkah anda menonton Inside out ? Film animasi tahun 2015 garapan Pete Docter, menggambarkan secara fiktif kondisi perkembangan emosi bayi ketika malaikat kecil ini pertama kali menyambut dunia. Pada adegan pertama, awalnya hadir 2 karakter yaitu joy dan sadness, bila di terjemahkan dalam kondisi ilmiah artinya hanya ada 2 emosi yang dimiliki bayi yang baru lahir yaitu rasa senang dan sedih. Secara kasat mata bayi mengekspresikan keduanya dengan tangisan dan tawa kecil.

Tawa bayi tidak terlalu terlihat tapi tangisan sudah pasti ditangkap oleh orang dewasa. Maka dari itu disini akan dibahas arti tangis bayi baru lahir agar anda tidak kebingungan lagi menanggapi bayi yang rewel. Usut punya usut, kalimat “tangisan bayi seperti nyanyian malaikat di telinga orang tua” sebenarnya tidak salah. Tinggi, rendah tangisan layaknya dentingan nada nada, semua memiliki makna.

1. Kaget atau kesal

Back to basic atau kembali ke titik awal, tangisan bayi juga kadang tidak jauh berbeda dengan orang dewasa. Bayi kaget atau kesal. Tangisan tipe ini biasanya akan muncul mendadak, dalam artian bayi akan menolak suguhan payudara bunda atau popok bayi tidak basah (belum ngompol) meski dirinya air mata tak henti mengucur. Selain itu durasi menangis cukup lama dengan suara yang keras, kadang sampai menyayat hati pendengarnya.

Kalau sudah begini, cobalah membawa bayi ke tempat yang agak sepi atau beri mainan favoritnya. Terlalu banyak polusi suara bisa membuat bayi makin kesal dan akan mempersulit anda. Kalau bayi sudah tumbuh besar, tangisan tipe ini akan melekat pada dirinya dan ‘meledak’ di saat banyak tekanan.

2. Lapar

Sedikit lucu memang, jika bayi menangis hal yang pertama kali dipikirkan ayah bunda umumnya adalah rasa lapar. Tak heran banyak sekali adegan film yang menggambarkan ayah dan bunda membawa botol susu ketika pemeran anak menangis kencang. Padahal, jika anda mau memperhatikan eskpresi bayi, anda bisa membedakan tanda apa yang sedang bayi berikan pada orang tua.

Bentuk tangis disebabkan rasa lapar tak tertahankan memiliki fase yang hanya berselang beberapa detik antar satu fase dengan yang lain. Fase pertama adalah bayi merengut, jari menyentuh wajah seolah sedang gatal, dilanjut fase berikutnya yaitu menangis keras dan fase terakhir tangisan menuju nada rendah. Fase ketiga dan fase kedua akan berulang ulang sampai anda paham dan memberikan bayi susu guna melepas dahaga.

3. Nyeri, sakit, dan terganggu

Kalau orang dewasa sakit, mereka bisa berteriak, meminta tolong, atau minimal meringis. Orang orang sekitar akan paham bahwa ada sesuatu yang salah. Bagi bayi, situasinya menjadi berbeda. Bayi yang masih belia tidak bisa mengatakan “mama aku sakit” tanpa ada mukjijat, yang bisa ia lakukan hanya menangis untuk menunjukkan eskpresinya. Lantas, bagaimana cara orang tua mengerti bila tangisan ini ditunjukkan untuk minta tolong akan rasa sakit nan tidak nyaman ?

Tangisan karena rasa sakit sebetulnya adalah tipe yang paling menyayat hati. Pertama tama bayi seperti terengah engah, mencoba menghirup oksigen sebanyak banyaknya, karena bayi sedang mencoba menenangkan diri dari rasa panik dan tidak nyaman yang tidak bisa ia hindari.Selang beberapa detik, dilanjut dengan tangisan keras nyaris terdengar seperti jeritan wanita dewasa. Begitu terus berulang ulang. Penyebab rasa sakit biasanya dipicu oleh diare, gejala flu demam, efek imunisasi, dan suhu ruangan terlalu panas atau dingin. Apabila tangisan terdengar lebih ekstrem dari yang dijabarkan, segera hubungi dokter karena bisa jadi penyebab tangisan adalah penyakit yang lebih parah.

4. Colic abdomen

Penyakit perut layak jelangkung (Datang tak diundang pulang tak diantar) atau muncul dan hilang tanpa sebab dikenal sebagai colic abdomen. Entah mencret, radang kandung empedu, radang kandung kemih yang jadi biang kerok colic abdomen, yang jelas penyakit ini cukup populer di kalangan bayi rentang usia 2 sampai 3 minggu.Sedikit berbeda dengan tangisan rasa sakit dan tidak nyaman, colic abdomen umumnya memicu jenis tangisan yang berhenti dan berlanjut tanpa alasan yang jelas.

Masalah dari tangisan akibat colic abdomen adalah penampakan bayi akan lebih menderita dibanding karena sakit biasa. Tanda tanda tangis colic abdomen nyaris sama dengan tangisan karena rasa sakit yaitu bayi seperti terengah engah, mencoba menghirup oksigen sebanyak banyaknya, dilanjut dengan tangisan keras nyaris terdengar seperti jeritan wanita dewasa. Ditambah dengan wajah memerah, tangan mengepal keras, bahkan sampai kaki bayi naik atau menendang nendang kecil seperti sedang berontak.

Jenis jenis tangisan yang dijelaskan pada poin poin diatas berlaku bagi bayi yang baru lahir, atau bayi yang berusia paling tidak dibawah 3 bulan. Ketika sudah berumur 3 bulan anda bisa sedikit bernafas lega karena komunikasi sudah lebih jalan. Bayi yang baru lahir memang membutuhkan waktu untuk dimengerti dan ayah bunda memahami apa keinginan malaikat kecilnya. Tetaplah bersabar, meski tangis bayi bukan hal menyenangkan. Ingatlah, tangisan adalah tanda perkembangan bayi baru lahir berjalan baik.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *