Atasi Kerak Pada Kepala Bayi dengan Baby Oil

baby oil
Johnson’s Baby

Bayi yang baru lahir memiliki beberapa masalah, terutama pada kulitnya yang cenderung sensitif. Salah satu permasalahan kulit bayi adalah kerak di kepala atau istilahnya disebut sebagai cradle cap. Ibu tidak perlu terlalu khawatir karena masalah kerak kepala ini alami dan akan hilang sendiri pada usia 6-12 bulan, namun jika memang membuat Ibu dan bayi risih maka kerak kepala ini dapat diatasi dengan menggunakan baby oil.

Kerak di kepala bayi sendiri terlihat seperti kulit mengelupas, kulit kering, ketombe, kulit menebal, berminyak, terjadi pengerasan kulit dan bewarna coklat atau kekuningan. Tentu hal ini dapat mengganggu penampilan bayi bukan? Maka dari itu harus segera diatasi.

Walaupun kondisi ini sering terjadi pada bayi, belum ada yang mengetahui penyebab pasti dari kerak itu sendiri. Beberapa ahli pun menyimpulkan bahwa hormon berlebihan yang diterima bayi dari sang ibu saat akhir kehamilan yang memungkinkan menyebabkan kondisi tersebut. Namun, yang pasti kondisi ini tidak menular pada bayi lainnya dan tidak akan mengganggu bayi kecuali jika kerak tersebut menimbulkan rasa gatal pada bayi.

Maka jika kerak tersebut telah mengganggu kenyamanan bayi Anda, sebagai Ibu harus segera Anda atasi dengan mlakukan beberapa hal berikut ini.

Ketika kerak kepala muncul pada bayi, maka saat memandikan bayi, usahakan untuk mengeramasi kepalanya lebih sering dengan menggunakan shampo khusus bayi yang lembut dan menggosok kulit kepalanya dengan lembut. Jika sudah dikeramasi secara menyeluruh, maka bilaslah dengan air hangat hingga bersih sampai tidak ada sisa shampo yang menempel pada kulit kepala bayi.

Setelah keramas, tentunya keringkanlah kulit kepala bayi dengan menggunakan handuk berbahan lembut. Lakukan gerakan menyikat sampai kulit kepala bayi benar-benar kering dan kerak ringan yang menempel dapat dihilangkan.

Jika sudah menghilangkan kerak kepala yang ringan, maka untuk menghilangkan kerak kepala yang keras memerlukan perlakuan khusus. Dalam hal ini, Anda bisa menggunakan minyak zaitun, minyak almond atau baby oil. Cara menggunakannya adalah dengan memijat kulit kepala bayi dengan minyak tersebut dan biarkanlah selama 15 menit. Ketika sudah cukup lembab dan lembut, maka coba sisir dengan lembut untuk melepaskan kerak-kerak tersebut. Namun ada yang perlu diingat, janganlah terlalu lama membiarkan minyak di atas kulit kepala karena dapat menyumbat pori-pori dan justru membuat kerak tetap ada dan lebih sulit untuk dihilangkan.

Apabila menggunakan minyak belum cukup ampuh untuk mengatasi kerak pada kepala bayi, maka cobalah untuk menggunakan shampo khusus bayi yang mengandung asam salisilat dan coal tar. Jangan pernah mencoba untuk menghilangkan kerak di kepala dengan mengelupasnya sendiri menggunakan kuku tanpa diolesi minyak terlebih dahulu karena akan melukai kulit kepala bayi dan dapat menimbulkan infeksi.

Jika memang setelah Anda melakukan berbagai cara diatas namun kerak tidak kunjung hilang, maka sebaiknya konsultasikan langsung dengan dokter agar tidak terjadi penyebaran. Sebaliknya jika kerak tersebut sudah benar-benar hilang, maka usahakan untuk mencegahnya dating kembali dengan tidak memberikan shampo pada bayi secara berlebihan karena dapat merangsang kelenjar minyak dan jika sudah mengeramasi, bersihkan secara menyeluruh hingga tidak ada lagi shampo yang tersisa.

Maka, tentu sudah jelas bukan bahwa baby oil dapat bermanfaat dalam menghilangkan kerak di kepala bayi karena berfungsi untuk melembabkan kerak kepala tersebut. Karena hal inilah, baby oil juga bermanfaat dalam melembabkan kulit bayi ketika kering sebagai salah satu cara merawat kulit bayi dan untuk memudahkan Anda dalam memberikan pijatan bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *