Bagaimana Pola Waktu Tidur Bayi Batita?

Waktu Tidur Bayi
Johnson’s Baby Indonesia

Melihat wajah buah hati di waktu tidur bayi, sangat membahagiakan sekali ya, Bunda. Apalagi jika si Kecil tidur dengan pulasnya. Itu akan semakin membuat Bunda lega bahwa bayi Bunda bisa tidur dengan nyenyak dan nyaman. Memang, tidur adalah saat-saat yang sangat diperlukan organ dan sistem pertumbuhan buah hati Bunda untuk membentuk hormon-hormon tumbuh kembang yang lebih produktif.

Selain itu, waktu tidur bayi adalah waktu terbaik untuk meningkatkan metabolisme tubuhnya. Setelah tidur, semua sel-sel dalam tubuh si Kecil akan mengalami pemulihan sehingga ketika terbangun kondisi buah hati Bunda jadi lebih ceria. Untuk meningkatkan berbagai kemampuan anak, dengan tidur adalah salah satu jalannya.

Ketika bayi, waktu tidur bayi 9 bulan atau di bawahnya misalnya, masih sangat besar yakni sekitar 16-20 jam dalam sehari. Begitu memasuki usia 1-3 tahun kebutuhan tidurnya akan berkurang menjadi 10-14 jam dengan sendirinya. Pengurangan waktu tidur tersebut terjadi karena aktivitas bayi yang menjadi lebih banyak seperti ketika baru lahir yang membuat bayi banyak tidur.

Pola Tidur 1-2 Tahun

Seperti yang telah dijelaskan di atas, pola tidur bayi mengalami penurunan waktu secara keseluruhan karena bayi Bunda mulai banyak beraktivitas. Perkembangan motorik adalah salah satu pemicu waktu tidur bayi menjadi berkurang. Misalnya, seperti ketika buah hati mulai belajar berjalan dan berlari. Selain itu, ketertarikan dan rasa ingin tahu si Kecil membuat memori mengantuknya sedikit berkurang.

Sebenarnya, pola tidur anak usia 1 tahun tidak jauh beda ketika ia masih bayi. Si Kecil sering kali akan merasa kantuk di siang hari dan tertidur pukul 10:00 atau 11:00 setelah melakukan aktivitas eksploratif. Namun, bayi banyak tidur di siang hari juga tergantung pada bagaimana ia tidur di malam hari lho, Bunda. Bagaimana penjelasannya?

Misalnya, jika di malam hari si Kecil tidur tanpa terputus (biasanya bayi tiga tahun masih sering terbangun 2 hingga 3 kali di tengah malam), maka buah hari Bunda biasanya hanya akan tidur 1 kali di siang hari. Sebaliknya, jika tidur malamnya masih sering terganggu, biasanya si kecil akan mengulang tidur siangnya di sore hari sekitar pukul 15:00-16:00.

Pola Tidur 2-3 Tahun

Memasuki usia 2-3 tahun, pola tidur bayi sudah lebih berkurang menjadi 8-12 jam dalam sehari. Di usia ini keterampilan aktivitas motorik dan eksplorasinya sudah sangat berkembang pesat ya, Bunda. Si Kecil sudah bisa berlari-larian, mengajak main bola dan boneka, bahkan bercerita apa saja yang dilihatnya. Menyenangkan sekali!

Nah, waktu tidur bayi di akhir usia tiga tahun sudah mulai konsisten dibandingkan dengan usia sebelumnya. Memang wajar jika di siang hari buah hati Bunda tertidur seperti di rentan usia tahun sebelumnya, namun yang perlu dijaga adalah durasinya. Pasalnya, hal tersebut akan mempengaruhi waktu tidurnya di malam hari.

Jika bayi Bunda melakukan aktivitasnya dengan normal, biasanya di akhir usia ke-3 tahunnya, buah hati akan bangun pagi antara pukul 6 hingga 7 pagi. Setelah melakukan aktivitas eksploratif yang wajar di usianya, si Kecil akan tertidur sekitar pukul 13:00 hingga 14:00 atau sekitar 1 jam. Nah, di malam harinya ia akan mulai mengantuk sekitar pukul 20:00 dan tidur selama 8 hingga 10 jam. Namun, jika ia masih terbangun di tengah malam, biasanya ia akan menambah waktu tidurnya maksimal 2 jam. Tenang saja, Bunda. Itu adalah hal yang wajar untuk waktu tidur bayi tiga tahun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *