Bahan dan Resep Makanan Balita Pelatih Motorik

makanan untuk bayi
Source: MomJunction

Resep makanan balita sebetulnya memiliki teknik ilmu yang cukup dalam. Orang tua tidak seharusnya menarik kesimpulan umum dalam sajian anak. Justru, anak harus mencari cara bagaimana membuat hidangan dengan gizi seimbang supaya si kecil makan sukarela sekaligus dapat manfaatnya terutama dalam aspek motorik.

Arti motorik adalah sistem gerak tubuh. Mulai dari berjalan, genggam, sampai ‘ngulet’ sekalipun butuh gerak motorik. Dibalik namanya yang keren, bahan makanan motorik tidak sulit ditemukan. Beberapa diantara makanan yang dimadsud adalah…

  1. Keju
    Tulang tentu menjadi fondasi utama tubuh manusia. Sebagian besar manusia pasti tidak akan mampu bergerak, bahkan berdiri tegak tanpa adanya tulang yang kokoh. Tidak perlu lagi bertanya mengapa jaga kesehatan tulang sangatlah penting.

    Langkah paling mendasar dalam menjaga kondisi tulang tentu saja pemberian mineral yang memang membantu tulang tetap tumbuh. Dalam dunia kesehatan dan awam, mineral penanggung jawab tumbuh kembang tulang disebut vitamin D dan tulang. Kenapa ada 2? Bak jodoh, kalsium dan vitamin D memang bahu membahu untuk sukseskan hidup tulang.

    Makanan paling terkenal dalam menyediakan kedua kandungan tersebut adalah susu. Tidak perlu susu murni, sekedar olahan saja sudah cukup menjadi sumber kalsium dan vitamin D. Ditambah lagi, mengolah produk turunan susu seperti keju cukup beragam dari yang paling sulit sampai yang paling mudah.

    Kalau bunda atau ayah tergolong orang tua sibuk, menyediakan hidangan tentu ingin praktis dan cepat. Tenang, ada resep yang bisa membantu selesaikan dilema menu makanan balita pelatih motorik.

    Sediakan beberapa lembar keju, merek apa saja, selama balita tidak pernah kena sejarah buruk seperti alergi dengan produk tersebut. Dengan menggunakan cookie cutter alias cetakan kue, potong keju sehingga berubah jadi bentuk lucu nan mengundang perhatian balita. Kalau orang tau tahu karakter kesukaan si kecil, cobalah mencari cetakan kue yang mendekati karakter tersebut. Dijamin, anak akan lahap makan tanpa dipaksa.

  2. Protein
    Ada kesamaan yang dapat ditemukan antara gambar dan tubuh manusia. Kalau diperhatikan kembali, terdapat 3 elemen yang selalu mendukung suatu bentuk manusia. Dalam dunia seni dasar dari gambar dikenal dengan sebutan sketsa, sedangkan menurut tubuh manusia adalah kumpulan sel. Ya, jangan salah, meski tubuh manusia sangatlah beragam, tetap saja semua terdiri dari ikatan sel yang membentuk suatu bentuk.

    Dalam soal gerak, sel menjadi sesuatu yang sangat penting. Tanpa adanya sel maka akan sulit bagi tubuh untuk terus tumbuh. Maka dari itu, menjaga pertumbuhan sel jauh lebih penting daripada yang dikira. Bicara mengenai sel, tentu tidak lepas dari namanya protein. Ya, mineral satu ini tergolong penting untuk pertumbuhan sel, mengingat memang tanggung jawab utama protein ada pada tumbuh kembang sel.

    Cari sumber protein tidak selalu sulit ataupun mahal. Misalkan saja, telur, tergolong makanan yang kaya akan protein. Ditambah lagi telur dapat diolah menjadi beragam hidangan hanya dengan membuat langkah berbeda. Sebagai contoh, digoreng telur menjadi renyah, atau direbus maka tekstur telur empuk. Ditambah lagi telur dapat dikombinasikan dengan bahan makanan sehat seperti omelet sayur, ataupun salad.

    Kekhawatiran menyangkut telur cukuplah bertumpuk. Salah satunya adalah persoalan bisul yang muncul akibat terlalu banyak konsumsi protein. Tapi, fakta menunjukkan anak kecil mampu konsumsi lebih dari lima butir telur sebelum alami ‘overdosis’ telur. Jadi, tak perlu takut untuk memasukkan telur dalam menu makanan sehat anak.

    Salah satu resep yang dapat direkomendasikan cukup sederhana yakni telur mata sapi. Kendati demikian jangan sediakan telur sebagaiamana adanya. Teknik bento alias seni menata hidanagan yang banyak dilakukan perempuan negara matahari terbit ini cukup menarik. Pada dasarnya bunda menata telur dengan hidangan lain seperti sosis atau sayur supaya membentuk karakter menarik.

  3. Pisang
    Siapa sih warga Indonesia yang tidak pernah makan atau minimal melihat pisang?

    Buah warna kuning dengan bentuk panjang ini banyak tersedia di pusat perbelanjaan. Saking populernya sampai ‘abang-abang penjual buah’ pinggir jalan turut menjajakan pisang. Belum lagi resep tradisional Indonesia dan mancanegara melibatkan pisang membuat buah satu ini kian dikenal banyak orang.

    Dari segi kesehatan pisang patut diberi tepuk tangan. Pasalnya, kandungan potassium dalam pisang tergolong luar biasa. Apa itu potassium?

    Gerak dan beraktivitas sehari-hari pasti membutuhkan tenaga. Darimana asal tenaga tersebut kalau bukan otot. Inilah mengapa kekuatan otot dalam mendorong gerak manusia sangatlah penting. Potassium merupakan mineral yang berperan dalam mendukung fungsi otot dalam sehari-hari. Tanpa adanya potassium dapat dipastikan tubuh tidak bisa bekerja optimal meski aktivitas ringan sekalipun.

    Sebelumnya telah disebutkan bahwa pisang sangat mungkin diolah jadi beragam hidangan. Namun, orang tua harus ingat bahwa anak pasti akan merasa jenuh terlalu banyak makan pisang atau takut saat harus mencoba pisang pertama kali. Cobalah pertimbangkan bagaimana langkah yang tepat atasi masalah pelik tersebut.

Untung saja, resep mengolah pisang ada yang dari mudah hingga paling sulit. Kalau bunda ayah tidak suka terlalu ribet, membuat bubur pisang saja sudah cukup. Langkah pertama cukup kupas pisang, kemudian potong kecil-kecil. Remas atau hancurkan potongan pisang tersebut, kalau malas bisa gunakan blender asal jangan terlalu cair. Supaya resep makanan balita satu ini kian ‘nendang’ di lidah, tambahkan susu atau bubuk kayu manis.(HN)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *