Balita Mimisan? Ketahui Penyebabnya Dan Juga Langkah Pencegahannya

penanganan pencegahan balita mimisan
www.ibudanbalita.com

Balita lebih rentan mengalami mimisan daripada orang dewasa. Ibu tahu kenapa? Hal ini disebabkan balita memiliki pembuluh darah yang memang mudah mengalami masalah dan akhirnya keluar darah pada hidung yang sering disebut mimisan.

Perlindungan jelas harus dilakukan. Dalam hal ini, tidak hanya ibu saja yang bisa memberikan perlindungan. Ibu juga harus mengedukasi si kecil bagaimana cara mencegah mimisan.

Untuk lebih jelasnya, ibu harus tahu dulu apa penyebab dan cara mencegah mimisan pada balita.

Penyebab dan Pencegahan Mimisan

Pada intinya, mimisan ini disebabkan pembuluh darah yang sobek. Namun, tentu saja hal ini ada penyebabnya.

  • Cuaca

Salah satu penyebabnya adalah cuaca yang kering. Seperti ketika udara sangat panas, kulit bagian dalam hidung terasa kering. Sayangnya, si kecil sering menggosok hidung dan akhirnya terjadilah iritasi. Darah akan keluar dari hidung.

  • Pilek

Penyebab lainnya adalah ketika si kecil mengalami pilek. Pada kondisi pilek, balita merasa gatal pada bagian hidung. Ia akhirnya mengorek hidung dan ia akan mengalami mimisan.

  • Benturan

Bukan tidak mungkin mimisan ini juga disebabkan oleh benturan dengan benda atau dengan temannya saat bermain.

Dari penyebab mimisan tersebut, ibu pasti tahu kan apa yang sebaiknya dilakukan? Ibu harus memberikan pemahaman atau edukasi kepada si kecil bagaimana mencegah mimisan. Jangan biarkan si kecil sering mengorek atau menggosok hidungnya terutama ketika ia pilek. Ini yang sangat penting.

Kalaupun terasa gatal, biasakan agar si kecil membersihkan hidung dengan menggunakan tisu. Akan lebih aman lagi jika si kecil terbiasa membersihkan hidung dengan menggunakan air.

Mimisan Yang Berbahaya

Mimisan tidak hanya sekedar pecahnya pembuluh darah. Ini juga bisa disebabkan oleh penyakit yang disebut dengan leukemia. Ini merupakan penyakit kanker darah di mana salah satu gejalanya adalah keluarnya darah atau mimisan yang terus menerus.

Dokter sudah menjelaskan di www.ibudanbalita.com bawasannya leukemia ini bisa disembuhkan asalkan dilakukan pencegahan lebih cepat. Yang pasti, jika ibu merasa balita ibu sering mengalami mimisan, ibu sebaiknya segera konsultasi dengan dokter agar dilakukan diagnosa apakah si kecil mengalami mimisan yang biasa atau leukemia.

Balita yang mengalami leukemia biasanya tidak hanya ditandai dengan keluarnya darah dari hidung. Pada saat yang sama, ia juga merasa pusing dan demam. Tubuhnya sangat lemah dan tidak bertenaga. Jika balita sudah mulai terlihat susah bernafas, tidak ada jalan lain selain membawanya ke dokter untuk segera mendapatkan perawatan medis.

Tindakan Awal Yang Ibu Harus Lakukan

Jika si kecil mengalami mimisan, ibu tidak perlu panik. Tetap tenang dan segera mengambil tindakan awal.

  1. Tenangkan si kecil. Hal ini penting agar ibu lebih mudah memberikan pertolongan.
  2. Dudukkan si kecil dengan posisi kepala menunduk. Dengan cara ini, darah tidak masuk ke dalam hidung, melainkan keluar hidung.
  3. Setelah darah tidak lagi keluar, ibu ambil tisu untuk menutup hidung si kecil. Gunanya untuk membuat darah tidak lagi keluar.
  4. Tekan hidung dengan menggunakan tisu sekitar 10 menit. Pastikan pendarahan sudah berhenti.

Semoga informasi ini bisa membuat ibu tenang jika balita mengalami mimisan, entah itu karena udara yang kering atau karena terjadi benturan saat ia bermain. Lakukan tindakan awal dan bawa ke dokter jika mimisan terus terjadi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *