Bayi Sehat Tidak Mudah Tertular Penyakit. Begini Caranya!

Berat badan bayi
Engadget

Ada banyak tips yang bisa ibu terapkan untuk memastikan bayi sehat selalu. Namun, bagaimana dengan tips mencegah bayi tertular penyakit?

Kebanyakan bayi sakit itu karena tertular, entah itu dari bayi lain atau dari orang tua sendiri. Dan ibu harus tahu bayi itu masih rentah terhadap penyakit. Jika ada bakteri atau virus sedikit saja yang masuk ke dalam tubuh, bayi ibu bisa terkena penyakit.

Oleh sebab itu, agar bayi sehat, harus dilakukan penanganan khusus agar bayi tidak mudah tertular penyakit. Beberapa hal mungkin sudah ibu lakukan. Namun, kemungkinan ad acara yang belum ibu ketahui atau sudah ibu ketahui namun belum ibu praktikkan. Bagaimanakah itu? Berikut ini beberapa hal yang perlu ibu ketahui.

Agar Bayi Tidak Mudah Tertular Penyakit

Sebenarnya tidak ada yang baru dalam hal pencegahan terhadap penyakit menular. Setidaknya dua hal berikut ini bisa ibu lakukan agar bayi sehat.

  • Beri Vaksin

Pemberian vaksin juga disebut dengan imunisasi. Pada dasarnya, ini merupakan pemberian sebuah vaksin agar bayi tidak rentan tertular penyakit tertentu. Makanya ada banyak jenis vaksin seperti imunisasi hepatitis B, polio, campak, DPT, rotavirus, dan lain sebagainya. Para pakar kesehatan anak sudah melakukan survey ada beberapa penyakit menular yang sangat rentan menyerang bayi. Maka itulah bayi perlu mendapatkan vaksin tertentu untuk membantu agar badan tidak mudah terserang penyakit menular tersebut.

Sayangnya, banyak orang tua yang menolak bayi mereka mendapatkan vaksin. Alasannya mereka pun bermacam-macam. Ada yang menggunakan alasan agama di mana vaksin itu haram. Padahal, alasan ini sudah dibantah dengan adanya fakta MUI (Majlis Ulama Indonesia) tentang diperbolehkannya imunisasi atau vaksinisasi atau yang sering disebut dengan label halal. Jadi, salah besar jika vaksin itu dikatakan haram.

Belum lagi alasan medis lainnya. Ada yang menganggap bayi itu memiliki sistem kekebalan tubuh yang semakin hari semakin kuat. Hal tersebut memang benar adanya. Hanya saja, ada risiko kesehatan bayi terganggu lantaran sistem imun bisa ditembus oleh bakteri atau virus tertentu. Maka dari itu, untuk mencegah sistem imun yang rusak akibat serangan bakteri atau virus tertentu,

  • Beri ASI Eksklusif

Jika penyakit bisa menyerang bayi disebabkan sistem kekebalan tubuh rendah, maka solusinya adalah pemberian ASI eksklusif. Tidak ada makanan yang terbaik bagi bayi selain ASI.

Sayangnya, banyak orang tua yang tidak sabar. Akhirnya, sebelum usia bayi mencapai 6 bulan, bayi sudah diberi makanan selain ASI. Dan ini justru membuat sistem kekebalan tubuh semakin menurun.

Ibu mungkin pernah lihat bayi yang justru mengalami masalah kesehatan ketika di usianya di bawah 6 bulan sudah mendapatkan makanan seperti susah buang air besar, alergi, dan lain sebagainya. Itu disebabkan sistem kekebalan tubuh anak kurang baik.

Maka dari itu, jika ibu ingin memastikan kesehatan bayi terjaga, tidak ada cara yang lebih efektif selain memberikan ASI eksklusif.

Jadi, sudah tahu kan ibu apa yang sebaiknya ibu lakukan?

Bayi Sehat Selalu Dengan Melakukan Pencegahan Tertular Penyakit

Tentu tidak cukup dengan hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ada hal lain yang juga perlu untuk dilakukan agar bayi terus sehat, yaitu berkaitan dengan pencegahan. Apa itu?

  • Hindari Kontak Langsung dengan Seseorang Yang Sedang Sakit

Terkadang banyak orang yang datang ke rumah untuk menjenguk atau sekedar menengok sang buah hati. Ini sebagai wujud perhatian dan rasa sayang mereka pada bayi ibu. Namun, sebaiknya ibu membatasi. Jangan biarkan orang yang sedang sakit menyentuh sang buah hati. Ini diperlukan untuk meminimalisir bayi tertular penyakit.

  • Selalu Cuci Tangan Sebelum Menggendong Bayi

Ada juga aturan khusus bagi siapa saja yang ingin menggendong bayi, tak terkecuali ibu sendiri. Pastikan tangan ibu bersih dan higienis. Apalagi jika ibu selesai mencuci piring atau mencuci pakaian. Bersihkan tangan ibu dengan sabun agar bakteri yang mungkin masih menempel pada telapak tangan hilang.

  • Konsultasi Secara Berkala

Ibu tidak harus menunggu hingga jadwal imunisasi tiba. Ibu bisa saja sewaktu-waktu membawa bayi ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Dan untuk keseharian, ibu bisa konsultasi secara online di situs Ibu dan Balita. Di situs tersebut, ada fasilitas konsultasi kesehatan anak secara online. Khususnya ketika bayi mengalami masalah kesehatan. Ibu bisa buka laptop, komputer, atau smartphone dan lakukan konsultasi dengan pakar kesehatan bayi.

Itulah langkah pencegahan yang dengan mudah bisa ibu lakukan.

Dan tugas ibu nantinya akan semakin berat ketika sang buah hati sudah beranjak balita. Kebutuhan gizi semakin banyak dan tugas ibu adalah memastikan kebutuhan gizi anak selalu terpenuhi.

Maka dari itu, banyak hal yang harus ibu ketahui mengenai kesehatan anak. Berapa jumlah gizi yang harus dipenuhi serta apa yang harus ibu lakukan jika terjadi masalah kesehatan. Semua hal tersebut bisa ibu pelajari di www.ibudanbalita.com.

Dan ketika anak sudah beranjak balita, pastikan ia mendapatkan asupan gizi dari Susu Frisian Flag Jelajah. Ini merupakan susu balita terbaik. Dikatakan terbaik karena kandungan gizinya tidak hanya lengkap tapi juga seimbang. Gizi yang lengkap dan seimbang akan membuat pertumbuhan anak lebih maksimal.

Untuk saat ini, ketika si kecil masih bayi, berikan ASI ekslusif. Dan jangan sampai lupa untuk memberikan vaksinasi sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Ini cara yang paling mudah namun efektif untuk memastikan bayi sehat selalu.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *