Beberapa Cara Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak

daya tahan tubuh anak
www.balitapedia.com

Salah satu bentuk keajaiban tubuh manusia yaitu  sistem imunitas atau daya tahan  tubuh anak yang akan bekerja secara otomatis saat ada benda asing yang masuk kedalam tubuh. Setiap saat tubuh kita termasuk anak Anda di masuki dengan sumber penyakit misalnya saja virus, bakteri, dan jamur. Akan tetapi sistem imunitas anak Anda bekerja membentengi tubuh si kecil dari serangan tersebut. Ketika kondisi kekebalan tubuh menurun maka si kecil berpotensi terkena serangan penyakit. Itulah mengapa  sangat penting untuk menjaga kekebalan tubuh balita Anda supaya  selalu dalam kondisi baik.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu  diperhatikan supaya kekebalan tubuh si kecil  terjaga sehingga tidak mudah sakit:

  • Air susu ibu. Selain berfungsi sebagai sumber nutrisi, manfaat lain dari ASI adalah mensuplai pasokan sistem imunitas si kecil. Kekebalan tubuh anak bayi belum berkembang optimal sehingga suplai antibodi dalam ASI begitu penting bagi mereka. Inilah salah satu alasan kenapa para ahli sangat menganjurkan bunda untuk memberikan mereka ASI khususnya ditahun.
  • Hindari konsumsi gula terlalu banyak. Mengkonsumsi gula melebihi angka normal diketahui dapat menurunkan kekebalan tubuh setidaknya selama beberapa jam setelah gula selesai dicerna. Batasi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi seperti peremen, coklat, softdrink, dan kue manis.
  • Omega-3. Komponen yang banyak terkandung dalam daging ikan ini terbukti dapat meredakan peradangan dan memaksimalkan sistem kekebalan tubuh si kecil. Selain ikan laut, jenis makanan yang kaya akan kadar Omega-3 adalah minyak nabati khsususnya minyak canola, flaxseed, dan minyak kedelai, kacang dan biji-bijian, sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan brokoli, dan oarmeal.
  • Probiotik. Probiotik adalah bakteri sehat yang tumbuh dalam sistem pencernaan si kecil. Jasad renik ini membatu menghambat pertumbuhan bakteri jahat penyebab sakit. Mengkonsumsi makanan probiotik secara reguler dipercaya mampu menjaga sistem kekebalan tubuh si kecil khususnya diwilayah pencernaan. Probiotik serbuk dapat diperoleh di apotek dan dikonsumsi dengan cara dicampurkan kedalam air susu atau air putih untuk dimimum si kecil. Yogurt dan kefir adalah alternatif yang bagus untuk memperkaya bakteri baik dalam perut si kecil.
  • Sayur dan buah. Banyak anak balita yang kurang mendapat asupan sayur dan buah setiap harinya, padahal dua kelompok makanan ini sangat diperlukan bagi daya tahan tubuh mereka. Tak hanya kaya akan zat nutrisi dan serat, kandungan fitonutrient dan zat antioksidan pada buah dan sayuran sudah terbukti secara ilmiah mampu mengoptimalkan kekebalan tubuh si kecil.
  • Vitamin C. Jenis vitamin ini dikategorikan sebagai zat antioksidan yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikan anak usia 1-3 tahun sebanyak 150 mg dan usia 3-5 tahun sebanyak 250 mg vitamin C setiap hari untuk menjaga kesehatanya. Secara alami vitamin C banyak terkandung dalam jeruk dan brokoli.

Menambah Daya Tahan Tubuh Anak Supaya Lebih Kuat

Berikut ini beberapa cara untuk menambah kekebalan tubuh si kecil ;

  • Hindari polusi udara. Seperti asap pembakaran, asap rokok, dan zat kimia dalam produk pembersih rumah tangga. Polutan udara dapat merusak silia atau rambut halus di dalam hidung, yang berguna menangkal masuknya virus ke dalam tubuh.
  • Banyak tertawa adalah cara yang menyenangkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Asupan bakteri baik. Konsumsi probiotik berperan meningkatkan sistem imunitas tubuh. Satu gelas yogurt atau jus sehari sudah cukup untuk melindungi tubuh anak.
  • Cukup vitamin D. Kecukupan memperoleh jenis vitamin yang dikonversikan dari sinar matahari ini dapat menurunkan risiko serangan pilek sampai  40%. Terkena  sinar matahari juga baik untuk kesehatan tulang.
  • Cukup tidur. Peneliti dari Carnegie Mellon University di Pennsylvania, Amerika, menyatakan, cukup tidur bisa menurunkan risiko serangan flu hingga 5 kali dibandingkan mereka yang kurang tidur. Porsi tidur yang sehat bagi anak usia 3 – 12 tahun adalah 10 jam per hari.
  • Pola makan sehat. Konsumsi makanan bergizi dan cukup mendapat asupan cairan amat penting untuk memelihara stamina agar tetap fit dan sistem imunitas tubuh berfungsi secara baik.

Imunisasi Untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Si Kecil

Imunisasi terhadap suatu penyakit akan menyebabkan berkurangnya risiko terkena penyakit tersebut selama hidupnya.

Imunisasi di negara kita Indonesia juga sudah menjadi salah satu program pemerintah guna mengurangi angka kejadian suatu penyakit dan memberikan perlindungan terhadap kesehatan seorang anak. Di bawah ini kita akan membahas imunisasi dasar untuk anak yang dianjurkan oleh pemerintah.

Vaksin wajib pertama yang masuk dalam program pemerintah Indonesia yaitu vaksin hepatitis B. Sama seperti namanya, pemberian vaksin ini memang diwajibkan untuk mencegah infeksi virus hepatitis B yang dapat menyebabkan penyakit berat pada liver siapa saja yang terserang penyakit ini. Pada umumnya  pemberian vaksin hepatitis B dianjurkan untuk  semua bayi baru baru lahir, individu yang berisiko tertular hepatitis B karena pekerjaan, pasien-pasien yang memperoleh terapi cuci darah atau hemodialisa, dan juga untuk mereka yang mempunyai  risiko kontak seksual dengan penderita hepatitis B. Oleh pemerintah, vaksin hepatitis B untuk anak ini dianjurkan diberikan sebanyak 3 kali lewat penyuntikan pada otot. Pertama kali vaksin ini diberikan segera setelah anak lahir sebelum 12 jam, lalu  diikuti dengan pemberian pada usia 1 dan 6 bulan demi menjaga daya tahan tubuh anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *