Belajar Bukan Satu-Satunya Cara Merangsang Kecerdasan Anak

pentingnya pendidikan karakter anak
www.ibudanbalita.com

Beruntung sekali bagi orang tua yang sudah menemukan bakat anak mereka. Karena itu, mereka lebih mudah untuk merangsang kecerdasan anak sesuai dengan bakat alami yang dimiliki oleh sang buah hati.

Maka dari itu, pemetaan bakat anak itu sangat penting. Hal ini bisa dilakukan sejak dini. Dengan demikian, ibu sebagai orang tua sudah mengerti kemana arah perkembangan sang buah hati. Dan ibu bisa lebih fokus untuk membantu mengembangkan kecerdasan dan bakatnya tersebut.

Meskipun demikian, ada juga risiko error. Artinya, hal yang menurut ibu adalah bakat anak ternyata suatu ketika ibu baru menyadari hal tersebut bukanlah bakat alami si kecil. Ini bisa dihindari jika ibu meminta pakar psikologi anak untuk melakukan pemetaan bakat anak. Setelah itu, ibu juga tetap memantau perkembangan sambil memberikan rangsangan yang tepat agar anak terus mengembangkan bakat tersebut.

Jika belum tahu bakat anak dan tidak mengerti di bidang apa kecerdasan anak, maka ibu perlu melakukan hal dari awal.

Lakukan Sendiri Di Rumah

Sebenarnya, merangsang kecerdasan anak itu bisa ibu lakukan sendiri di rumah. Sekalipun ibu tidak memiliki background pendidikan psikologi, ibu bisa melakukannya sendiri. Bagaimana caranya?

  • Berikan Pelukan

Kok pelukan bisa mencerdaskan anak? Tentu saja bisa. Hal ini sangat bisa dipahami oleh orang yang tahu tentang psikologi anak. Ternyata, anak kecil itu mencoba mengenali bau seseorang, terutama orang tuanya. Ini dilakukan saat usianya masih belia, di bawah 1 tahun. Dan proses mengindentifikasi ini bisa dilakukan jika kognitifnya bagus.

Maka dari itu, ibu bisa merangsang kecerdasan ini dengan cara sering memberikan pelukan. Dengan memeluk anak, ia akan lebih terbiasa mengenal bau tubuh ibu.

  • Belikan Buku Dan Alat Tulis

Kecerdasan itu tidak hanya ditunjukkan secara kognitif. Artinya, kecerdasan tidak hanya diukur dari bagaimana kemampuan menghafal anak. Tapi, ada faktor lain yang menjadi ukuran.

Salah satunya berupa gerakan motorik halus dan kasar. Gerakan tersebut menunjukkan bahwasannya otaknya bekerja. Saat anak bisa melempar dan menangkap pola dengan baik, pada waktu itu otak memberikan instruksi yang kemudian direspon dengan baik oleh tangan.

Maka dari itu, untuk merangsang kecerdasan anak, belikan buku dan alat tulis. Biarkan anak mulai belajar membuka buku. Kemudian, anak akan mulai membuat goresan pada buku dengan menggunakan alat tulis yang tersedia. Lambat laun, goresan tersebut akan membentuk pola. Pada saat itulah ibu merasakan perkembangannya begitu menakjubkan.

  • Temukan Dengan Teman-Teman

Sayangnya, banyak orang tua yang overprotective kepada anak mereka. Anak tidak boleh terlalu sering melakukan kegiatan di luar rumah. Ia harus selalu berada di dalam rumah. Ini biasanya dilakukan oleh orang tua yang tinggal di daerah perkotaan besar.

Tentu mereka memiliki alasan tersendiri mengapa mereka melakukan hal tersebut. Kebanyakan, mereka merasa khawatir jika anak melakukan kegiatan di luar rumah. Bagaimana jika tertabrak kendaraan yang lalu lalang di depan rumah? Bagaimana jika ada penculik? Dan banyak lagi alasan lainnya.

Akan tetapi, hal tersebut jelas kurang baik untuk perkembangan anak. Ia akan mungkin bisa berkembang secara maksimal jika setiap hari anak hanya berada di dalam rumah saja.

Akan lebih baik jika ibu mempertemukan dengan teman-temannya. Biarkan anak bermain dengan teman sebaya. Ini menjadi perangsang kecerdasan anak yang paling penting untuk dilakukan.

Bagaimana jika tidak ada teman sebaya di lingkungan sekitar? Cari alternatif lain. Seperti contoh, ibu bisa sekolahkan si kecil di sekolah yang teman sebayanya sangat baik. Jadi, kriteria sekolah yang bagus itu bukan hanya ditentukan oleh fasilitas lengkap yang dimiliki oleh lembaga pendidikan tersebut. Hal itu sangat dipengaruhi oleh bagaimana teman-teman di sekolah, bagaimana komunitas di sekolah, serta bagaimana pola ajar yang dipraktikkan di sekolah tersebut.

Lalu, apakah sudah benar apa yang ibu lakukan selama ini? Apakah ibu sudah memberikan rangsangan yang tepat atau justru sebaliknya?

Rangsangan Dari Dalam

Hal-hal yang sudah dijelaskan sebelumnya adalah sebuah rangsangan dari luar. Itu semua berupa stimulus agar otak berkembang sehingga kecerdasannya terasah.

Akan tetapi, rangsangan dari dalam juga tak kalah penting lho bu. Yang dimaksud dengan rangsangan dari dalam adalah nutrisi. Bagaimana pun juga, perkembangan otak dan kecerdasan anak itu bisa optimal jika nutrisi terpenuhi.

Beruntung sekarang ini sudah ada susu balita terbaik, yaitu susu Friso Gold 3. Ini merupakan susu untuk balita usia 1-3 tahun yang kaya akan nutrisi untuk perkembangan otak anak.

Namun, bukan hanya susu saja yang diperlukan sebagai stimulus atau rangsangan kecerdasan anak dari dalam. Ibu juga perlu perhatikan nutrisi ibu ketika hamil. Pada dasarnya, saraf terbentuk ketika bayi masih ada di dalam kandungan. Dan kecerdasan anak tersebut sangat ditentukan bagaimana ibu memenuhi kebutuhan nutrisi ketika sedang hamil. Makanya, selama masa kehamilan, seorang ibu sangat disarankan agar menjaga asupan gizinya. Makanlah makanan yang bergizi. Pastikan kebutuhan nutrisi ibu hamil terpenuhi dengan cara mengkonsumsi susu Frisomum Gold.

Setiap orang tua pasti ingin mempersiapkan masa depan anak cerah. Dan itu tidak hanya cukup dengan menyiapkan uang yang banyak. Mempersiapkan anak agar ia siap menghadap masa depan jauh lebih penting. Maka dari itu, jangan hanya fokus untuk menabung untuk masa depan anak. Ibu juga harus perhatikan kecerdasannya. Ibu harus terus menerus merangsang kecerdasan anak dengan cara apapun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *