Benarkah Ibu Sudah Menjadi Orang Tua Yang Baik

pentingnya menjadi pendengar yang baik untuk si kecil, Benarkah Ibu Sudah Menjadi Orang Tua Yang Baik

Apa sih kriteria orang tua yang baik? Apakah mereka yang menyediakan semua waktu untuk sang buah hati? Atau mereka yang sudah menyiapkan semua kebutuhan untuk tumbuh kembang si kecil?

Terlalu luas jika definisinya seperti tersebut di atas. Definisi yang terlalu luas akan membuat setiap orang membuat interpretasi sendiri-sendiri seputar bagaimana menjadi orang tua yang baik.

Namun, setidaknya ada patokan. Dan patokan orang tua yang baik adalah sebagai berikut.

Orang Tua Membantu Menemukan Bakat

Bakat merupakan sesuatu yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Sayangnya, setiap orang belum tentu tahu apa bakatnya. Ini yang menjadi permasalahan.

Kebanyakan sekolah mempunyai sebuah kurikulum pembelajaran yang membuat semua anak harus memiliki kecerdasan yang sama. Tentu saja hal ini tidak sesuai dengan pemahaman bawasannya setiap anak memiliki bakat yang berbeda dengan anak yang lain.

Oleh sebab itu, bukan sekolah atau institusi pendidikan manapun yang membuat anak pintar dan berbakat. Ibu lah yang bertanggungjawab menemukan bakat anak ibu.

Bagaimana caranya? Yaitu dengan melakukan pemetaan bakat anak. Pemetaan bakat anak ini sudah bisa dilakukan sewaktu si kecil masih balita. Semakin cepat ibu menemukan Bakat Anak maka semakin cepat pula ibu bisa menyiapkan semua yang dibutuhkan untuk mengembangkan bakat tersebut.

Harus menjadi catatan bawasannya bakat memang pemberian Tuhan. Namun, jika bakat tersebut tidak dikembangkan, maka hal tersebut tidak ada gunanya.

Oleh sebab itu, orang tua yang baik harus menemukan dan mengembangkan bakat yang ada pada diri anak.

Orang Tua Menumbuhkan Hubungan Yang Positif

Apa itu hubungan yang positif?

Ukurannya sangat mudah. Ketika anak sedang stres dan ada masalah, dan ia lari ke orang tua, maka itu artinya ada hubungan positif antara orang tua dan anak.

Hubungain yang positif akan terjalin jika ada faktor percaya. Anak percaya jika orang tuanya bisa memberikan solusi atas segala masalah. Anak percaya bahwa orang tua lah yang bisa diajak untuk berdiskusi.

Dengan demikian, hubungan yang positif akan membuat keterbukaan seorang anak kepada orang tua. Sehingga tidak ada lagi anak yang di luar rumah nakal padahal di dalam rumah menjadi anak yang ramah.

Tidak ada yang disembunyikan seorang anak kepada orang tuanya.

Orang Tua Selalu menjadi Motivator

Apa yang akan ibu lakukan jika ternyata anak ibu suka balap sepeda? Banyak orang tua yang tidak suka lalu mengalihkan agar anak mereka belajar dengan giat di rumah.

Padahal, jika dilihat dari poin yang pertama, tugas orang tua adalah menemukan bakat. Jadi, jika bakat sudah ditemukan, tentu saja harus dikembangkan, bukan justru dialihkan.

Orang tua yang baik akan selalu menjadi pendukung atau motivator setia, apapun bakat yang ada pada diri anak mereka.

 

Jadi, orang tua yang baik tidak hanya sekedar orang tua yang menyiapkan kondisi ekonomi yang mapan sehingga anak mereka bisa sekolah di sekolah favorit.

Lebih dari itu, orang tua dituntut untuk menemukan kelebihan dan keahlian anak. Hal tersebut lebih penting dari sekedar memasukkan anak ke sekolah favorit.

Bagaimana? Sudahkah ibu berperan menjadi orang tua yang baik selama ini? Jika merasa belum, ibu sebaiknya pikirkan kembali apa yang sebenarnya ibu inginkan untuk masa depan anak. Dan itulah yang akan membuat ibu merasa perlu untuk benar-benar menjadi orang tua yang baik.

Maka ibu akan mulai belajar parenting atau langsung konsultasi dengan pakar perkembangan anak di friso agar tahu apa yang sebenarnya harus ibu lakukan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *