Benarkah Yogurt Mengandung Nutrisi Untuk Tumbuh Kembang Anak?

nutrisi untuk tumbuh kembang anak
www.ibudanbalita.com

Ibu pasti tahu yogurt mengandung nutrisi untuk tumbuh kembang anak. Ini merupakan minuman yang hampir sama dengan susu. Di pasaran, rata-rata yogurt dijual dengan harga sedikit lebih mahal. Hal ini disebabkan proses pembuatan yogurt memang lebih sulit dan memakan waktu lebih lama. Namun, apakah ibu yakin yogurt itu baik untuk diberikan kepada si kecil?

Mungkin ibu hurus lebih obyektif memandang yogurt ini. Apakah benar ada efek positif? Apakah ada juga efek negatif yang bisa timbul jika anak mengkonsumsi yogurt? Tentu ibu akan lebih banyak mendapatkan informasi tentang manfaat yogurt untuk perkembangan anak. Sudah banyak yang menjelaskan tentang nutrisi perkembangan anak yang terkandung di dalam yogurt.

Untuk saat ini, sebaiknya ibu melihat dari sudut pandang yang lain. Dan informasi ini berdasarkan penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Dokter Shinya dari Jepang.

Hal Yang Tak Banyak Orang Ketahui

Tentu banyak orang yang akan mengatakan bawasannya ada perang propaganda antara produsen yogurt dengan ahli kesehatan. Produsen yogurt pasti akan mengatakan yogurt mengandung nutrisi yang baik untuk tumbuh kembang anak dan ini berdasarkan penelitian ilmiah. Lihat saja mereka mengiklankan produk mereka tersebut dengan membeberkan fakta secara ilmiah.

Akan tetapi, di satu sisi, ada juga para peneliti kesehatan anak yang mengatakan yogurt bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak. Dan ini juga yang disuarakan oleh Dokter Shinya.

Beliau tidak menampik jika ada kandungan laktobasilus di dalam yogurt. Dan ini memang salah satu nutrisi untuk perkembangan anak. Namun, apakah ibu tahu di dalam tubuh anak sudah ada laktobasilus? Itu artinya anak sebenarnya tidak membutuhkan lagi tambahan laktobasilus tambahan dari yogurt.

Mungkin ibu akan menambahkan “bukannya jika ada tambahan laktobasilus maka kesehatan anak akan semakin baik?” Secara matematis memang seharusnya seperti itu. Tubuh semakin banyak nutrisi maka anak akan semakin sehat.

Namun, ibu coba cerna penjelasan Dokter Shinya. Menurut beliau, laktosilus dalam yogurt tidak bisa mencapai usus. Kalaupun laktobasilus mampu mencapai usus, dokter meragukan jika laktobasilus tersebut bisa menyatu dengan laktobasilus alami dan juga bisa beradaptasi dengan baik di dalam usus.

Keraguan tersebut pun ternyata benar. Lihat saja ada anak yang justru mengalami diare ringan setelah mengkonsumsi yogurt. Jadi, jelas yogurt bisa saja berakibat buruk terhadap si kecil.

Mengambil Manfaat Dari Yogurt

Meskipun ada efek buruk yang bisa terjadi seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, harus diakui bawasannya ada manfaat dari yogurt. Hal ini terkait dengan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Hanya saja, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara mengambil manfaat yogurt dengan menghindari efek buruk yang bisa ditimbulkan? Dokter Shinya menyarankan agar anak terutama balita tidak terlalu sering mengkonsumsi yogurt. Susu balita tetap menjadi pilihan yang terbaik mengingat semua nutrisi untuk tumbuh kembang balita jelas sudah ada di dalamnya.

Apalagi susu balita sudah dibedakan, antara susu untuk anak usia 1-3 tahun dengan susu untuk anak 3-5 tahun. Tentu saja hal tersebut disebabkan setiap anak dengan usia tertentu membutuhkan nutrisi dengan kadar yang berbeda. Berbeda dengan yogurt yang tidak membedakan untuk usia berapapun. Bahkan, yogurt juga boleh dikonsumsi oleh orang dewasa.

Jadi, ibu tidak boleh asal dalam memberikan minuman untuk si kecil. Ibu harus ketahui apakah minuman tersebut baik untuk perkembangan anak atau tidak. Dan pastikan juga minuman yang ibu berikan mengandung nutrisi untuk tumbuh kembang anak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *