Bolehkah Mengatasi Ruam Popok dengan Menggunakan Bedak Bayi? 

bedak bayi
Johnson’s Baby Indonesia

Bedak bayi adalah salah satu perlengkapan perawatan bayi yang cukup umum digunakan. Selain membuat bayi menjadi lebih wangi, bedak bayi juga membuat kulit bayi menjadi lebih lembut. Akan tetapi, apakah boleh digunakan untuk mengatasi ruam popok yang sering timbul pada bayi?

Pasalnya, ada pula yang berpendapat bahwa melakukan perawatan dengan manggunakan bedak bayi kurang disarankan, karena kandungannya yang mudah terhirup dan dapat mengganggu pernapasan bayi. Selain itu, ruam popok pun biasanya timbul di daerah paha, pantat, dan sekitar kelamin bayi, dan menggunakan bedak di daerah tersebut juga kurang disarankan.

Ruam popok terjadi biasanya karena bagian kulit yang terlalu lama tertutup popok, popok basah dan kotor yang terlalu lama tidak diganti, atau alergi. Pada umumnya, kulit akan menjadi kemerahan dengan lecet – lecet ringan yang juga gatal. Pastinya, hal pertama yang ingin ibu lakukan adalah untuk mengurangi rasa gatal dan agar supaya lecet yang ada cepat mengering. Hal yang umum dilakukan untuk menghadapi kasus seperti ini adalah dengan menaburkan bedak bayi.

Berdasarkan penggunaannya dalam perawatan bayi secara umum, bedak bayi memang kurang disarankan untuk digunakan terlalu banyak, terutama di daerah dekat wajah, hidung, dan sekitar kelamin. Khususnya, bedak yang menggunakan bahan dasar talc, dapat lebih mudah terhirup oleh bayi dan mengganggu saluran pernapasannya.

Pilihan yang lebih baik dan lebih disarankan, adalah dengan menggunakan cornstarch atau bedak yang menggunakan cornstarch sebagai bahan dasar kadungannya. Sebab, cornstarch adalah semacam tepung kanji yang berbahan dasar jagung yang tentunya merupakan alternative yang lebih alami. Selain itu, bedak yang menggunakan cornstarch sebagai bahan dasarnya tidak terlalu mudah terhirup oleh bayi dibandingkan bedak talc.

Akan tetapi, perlu diingat jika bayi ibu memang sudah memiliki masalah pernapasan atau asthma, sebaiknya ibu menghindari menggunakan bedak untuk merawat bayi ibu sama sekali. Ibu juga perlu melakukan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan solusi alternatif yang lain.

Namun, ketika menggunakan bedak bayi untuk mengatasi ruam popok, ibu hanya perlu menaburkan sedikit di bagian – bagian yang terkena ruam popok dan tiup – tiup sedikit sebelum memasang kembali popok bayi. Hal ini dapat membantu ruam popok agar lebih cepat kering, dan rasa gatal berkurang sehingga tidak akan terlalu mengganggu bayi.

Setelah menaburkan sedikit bedak di bagian yang terkena ruam popok, ibu juga bisa menaruh alas di tempat tidur dan membalikkan bayi ke posisi tengkurap dan biarkan bayi bermain di tempat tidur agar bagian kulit yang terkena ruam popok terkena udara lebih lama. Ibu tidak perlu membiarkan bayi tidak memakai popok terlalu lama, cukup sekitar 5 menit dimana ibu dapat membacakan buku cerita pendek, atau bermain sebentar. Jika ruam popok yang sudah ditabur bedak bayi terlihat sedikit lebih kering, pasanglah popok bayi baru yang bersih.

Tapi bagaimana caranya agar ruam popok tidak timbul pada kulit bayi? Mencagah tetap lebih baik dari pada mengobati, bukan?

Kunci yang paling utama dalam menghadapi ruam popok adalah dengan menjaga agar bagian yang rawan terkena ruam popok tetap bersih dan kering. Setiap kali ibu mengganti popok bayi, pastikan kulit sudah dibersihkan secara menyeluruh. Selepas itu, tabur sedikit bedak bayi dan biarkan hingga kulit mengering sebelum memasang kembali popok bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *