Bu, Perkembangan Anak Usia 3 Tahun Harusnya Sudah Bisa Mandiri Lho

perkembangan anak usia 3 tahun
Friso Indonesia

Perkembangan anak usia 3 tahun membuat tugas ibu sebagai orang tua semakin ringan. Pasalnya, si kecil sudah mandiri. Beberapa kegiatan atau pekerjaan kecil sudah bisa ia lakukan sendiri. Setidaknya, ia sudah bisa berbicara atau berkomunikasi dengan ibu jika ia menginginkan sesuatu. Tentu berbeda sekali ketika ia belum bisa berbicara di mana si kecil lebih sering menangis jika menginginkan sesuatu.

Lalu, bagaimana dengan perkembangan balita usia 3 tahun ibu? Apakah ia sudah bisa mendiri?

Tidak sedikit orang tua mengalami masalah dengan perkembangan anaknya. Saat si kecil memasuki usia 3 tahun, ia seolah masih seperti bayi. Apapun yang ia minta didahulu dengan menangis, bukan berbicara setidaknya satu atau dua patah kata. Ia lebih sering meminta tolong kepada orang lain seperti ibu untuk mengambilkan sesuatu. Ini tanda yang sebenarnya kurang baik untuk perkembangan anak usia 3 tahun karena seharusnya diusianya tersebut ia sudah harus belajar mandiri.

Penyebab Anak Tidak Mandiri

Tentu saja tidak salah jika ibu sebagai orang tua memanja anak ketika masih balita. Ibu boleh saja memberikan apa saja yang ia inginkan. Namun, hal tersebut juga harus dibarengi dengan menerapkan komunikasi.

Saat balita sudah mencapai usia 2 tahun, tentu ibu sudah bisa mengajaknya untuk berkomunikasi. Setidaknya, si kecil sudah memahami instruksi atau bahasa sederhana yang ibu ucapkan. Lakukan komunikasi tersebut terus menerus agar si kecil semakin paham. Sesekali, ibu juga bisa mengajak komunikasi dua arah ketika ia menginginkan sesuatu. Tanyakan kenapa ia mengingkan benda tersebut, untuk apa benda tersebut, dan lain sebagainya. Sedikit demi sedikit, anak akan mulai belajar komunikasi.

Dengan demikian, saat perkembangan anak usia 3 tahun, ibu tidak memiliki masalah ketika berkomunikasi dengan si kecil. Saat ia meminta sesuatu, usahakan ibu untuk mengatakan agar ia mengambil sendiri.

Mulai dengan hal-hal yang kecil. Mintalah si kecil untuk membuang sampah, merapikan tempat tidur, memakai kaos sendiri, dan lain sebagainya. Dengan membiasakan hal-hal tersebut, bukan berarti ibu tidak memanja dan mengasihi balita ibu, tapi juga mengajarkan kemandirian sejak dini.

Cara yang Paling Tepat Mengajarkan Kemandirian

Sebenarnya, mengajarkan si kecil untuk belajar mandiri sejak dini bisa dilakukan mulai sejak usianya 1 tahun. Hanya saja, pekerjaan yang harus ia lakukan bukan pekerjaan yang susah seperti membuang sampah. Setidaknya, si kecil memahami instruksi sederhana yang ibu berikan. Itulah yang terpenting, yaitu berkomunikasi.

Bagaimana jika perkembangan anak usia 3 tahun? Tentu saja ada yang beda antara anak usia 1 tahun dengan anak usia 3 tahun. Pada saat usianya 3 tahun, ia tidak hanya memahami bahasa verbal. Akan lebih baik jika ibu mengajari kemandirian dengan cara memberi contoh.

Lakukan beberapa hal yang mungkin sudah bisa si kecil kerjakan. Ajaklah si kecil untuk membersihkan sepatu atau sepeda kecilnya sendiri. Ajari juga bagaimana melepas dan memakai baju. Yang pasti, ibu harus memberikan contoh bagaimana belajar mengerjakan pekerjaanya setiap hari.

Satu hal yang harus dipahami bawasanya pada saat usianya mencapai 3 tahun, ia sudah bisa berontak. Mungkin sulit sekali mengajarkannya kemandirian jika ibu hanya menggunakan bahasa verbal saja. Mulai sekarang, ibu seharusnya lebih sering memberikan contoh agar si kecil bisa meniru apa yang ibu sering lakukan setiap hari. Lakukan secara konsisten maka ibu akan melihat sesuatu hal yang menakjubkan terkait dengan perkembangan anak usia 3 tahun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *