Cara Memijat Bayi yang Benar untuk Kesehatan   

cara memijat bayi yang benar
Johnson’s Baby Indonesia

Tidak hanya orang dewasa, ternyata cara memijat bayi yang benar juga harus diperhatikan, karena jika salah memijat, bukannya menjadi sehat, buah hati Anda mungkin saja akan jatuh sakit. Maka dari itu merupakan hal yang penting bagi orang tua untuk mengetahui bagaimana cara memijat bayi yang benar agar buah hati senantiasa menjadi sehat. Hal ini patut diketahui oleh para orang tua agar bisa dilakukan dengan rutin kepada bayi dan tidak perlu meminta orang lain untuk melakukannya. Selain dapat membangun ikatan yang kuat antara orang tua dengan sang buah hati melalui terapi pijat, dengan memijat bayi dapat membuat tidur bayi lebih baik, meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, keterampilan motorik dan perkembangan intelektualnya.  

Pada saat memijat bayi pun dibutuhkan persiapan yang cukup, seperti selimut, handuk halus dan minyak pijat khusus untuk bayi. Pijat pun hendaknya dilakukan setelah mandi dan bangun tidur, lakukan dengan perlahan. Untuk posisi memijat, mulailah dengan duduk di lantai dalam posisi kaki selonjor dan letakkan selimut diatas kedua kaki Anda agar bayi nyaman saat dipijat. Posisi bayi pun dihadapkan ke arah Anda dengan posisi kaki ke arah perut dan kepala bayi tepat di ujung kaki Anda. Mulai lah dengan perlahan dan lembut seperti mengelus bayi dari kepala hingga ke jari-jarinya.

Setelah memberikan pemanasan kepada bayi, lanjutkan dengan memegang perut bayi dan gerakkan tangan Anda seperti dayung di perutnya. Hal ini dilakukan dari dasar tulang rusuk, bagian bawah perut, lalu bagian yang lain dengan satu tangan. Dalam memijat, dapat menggunakan baby oil atau minyak khusus untuk memijat bayi, untuk tekanan usahakan jangan terlalu kencang.

Berikutnya, cobalah pijat perut bayi dengan ujung jari Anda dalam gerakan melingkar searah jarum jam. Setelah menggunkan jari, pijat perut bayi dengan membelai seluruh perutnya sepanjang tulang rusuk dari sisi kanan ke kiri dan ke bawah. Kemudian, lakukan gerakan ini sebaliknya, dari bawah ke atas. Setelah bagian perut, dilanjutkan dengan memijat bagian di sekitar pusar bayi dengan jari Anda dengan gerakan searah jarum jam. Perlu diingat dalam melakukan berbagai gerakan harus secara hati-hati dan penuh kasih sayang.

Gerakan berikutnya adalah dengan menahan lutut dan kaki bayi secara bersamaan dan dengan lembut coba tekan lutut sang buah hati kea rah perutnya. Kemudian putar sedikit pinggul bayi kea rah kanan. Hal ini berguna untuk mengurangi kembung yang kerap terjadi pada bayi.

Dalam cara memijat bayi yang benar, gerakan diatas lebih difokuskan kepada badan bayi. Namun beberapa hal penting yang harus diingat adalah dalam memijat bayi harus dilakukan dengan lembut tapi tegas dan usahakan tidak menyebabkan bayi geli, sebaliknya bayi harus merasa nyaman dan rileks saat dipijat. Untuk memijat bayi, sebaiknya dilakukan dengan rutin setiap hari. Berhentilah saat sang buah hati memberikan sinyal untuk berhenti. Biasanya pijatan dilakukan sekitar 30 menit, namun jika sang buah hati sedang tidak enak badan atau suasana hatinya kurang baik, maka lakukan lah selama 10 menit saja. Karena tidak hanya bayi, orang dewasa pun jika sedang tidak enak badan pasti tidak begitu suka jika dipijat. Maka kenalilah bagaimana respon buah hati Anda saat ia tidak enak badan. Demikianlah cara memijat bayi yang benar, semoga bermanfaat dan dapat diaplikasikan oleh para orang tua terutama ibu untuk anaknya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *