Cara Mencegah Bau Mulut Saat Bangun Tidur

Cara mencegah bau mulut
www.listerine.co.id

Bunyi alarm membangunkan kamu dari istirahat panjang. Mencoba menyadarkan diri bahwa sudah saatnya kamu bangkit melanjutkan aktivitas hari ini. Ada 1 momen yang akan selalu kamu sadari, momen familiar, bagaimana nafas naga terasa sekali di lidah. Kamu bisa mencium bau mematikan dari dalam mulut kamu. Memang memalukan dan tidak nyaman, tapi sebetulnya tidak harus begitu, semua orang mengalaminya. Sekarang yang perlu kamu cari adalah cara mencegah bau mulut agar tiap kali kamu bangun tidur, mulut kamu tidak bangun di sisi ‘bau’ setiap kalinya.

Bau mulut, biasa disebut juga dengan halitosis pada dunia media, memang biasa mendekam di dalam mulut. Bau mulut yang kamu rasakan tiap bangun tidur hanyalah salah satu bentuk halitosis. Terutama apabila kamu habis makan lalu tidur, pertikel makanan berkumpul di antara sela gigi, lapisan atas lidah, dan saraf gigi di gusi mulut. Bakteri mulut mempertahankan diri dengan mengurai partikel sisa makanan tersebut yang pada akhirnya menyebabkan kumpulan kimia berbau busuk.

Mulut kering menjadi salah satu tersangka biang kerok utama untuk nafas bau. Air liur menyingkirkan mulut dari bakteri yang mendorong munculnya nafas naga, dan produksi air liur jauh berkurang ketika seseorang tidur, nah ini dia kesempatan terbesar bagi bakteri penyebab bau mulut pesta makan besar. Penyebab lain termasuk namun tidak terbatas pada merokok, pola makan tidak sehat, kondisi mulut seperti masalah gigi, dan jenis pengobatan yang dijalani. Cara mencegah bau mulut tentu saja dengan menghalangi penyebab munculnya nafas naga ketika bangun tidur.

Pertama tama, dan tidak semudah yang dibayangkan bagi beberapa orang , apabila kamu perokok, terutama perokok terlalu aktif, segera hentikan. Memutuskan untuk berhenti merokok tidak hanya membuat mulut kamu berhenti berbau seperti asbak, namun juga meningkatkan kesehatan. Minumlah air yang banyak, terutama jika kamu hendak tidur. Siapkan saja selalu botol air putih di dekat kamu selalu, sehingga apabila kamu haus atau mengantuk, kamu bisa langsung menenggak air dan mengurangi resiko bau mulut ketika bangun.

Untuk membantu tubuh menjaga kualitas nafas, segera perhatikan menu makanan kamu selama ini. Hindari mengkonsumsi makanan seperti bawang dan bawang bombay. Begitu pula dengan kopi, akan lebih baik lagi jika kamu mengganti kopi dengan air mineral sekurang kurangnya 1 botol penuh. Jika kamu merasa mulut kamu terasa lengket, sikat gigi harusnya menjadi pertolongan pertama. Apabila sikat gigi tidak tersedia pada suatu waktu, permen karet atau penyegar mulut bisa menjadi jalan keluar.

Selain makanan dan kebiasaan, perawatan rutin termasuk pencegahan. Perawatan rutin ini termasuk menggosok gigi setidaknya dua kali sehari setiap usai makan, flossing untuk mengangkat kotoran yang ‘nyelip’ di sela gigi, dan akan lebih bagus lagi berkumur. Usahakan kamu memiliki atau sudah mulai mencari obat kumur antiseptik yang bisa melindungi kamu dari pengikisan gigi namun juga mencegah bau mulut. Jenis tanaman dan biji bijian seperti parsley, daun mint, atau biji fennel bisa dikunyah ketika membutuhkan pencegahan mulut.

Bangun dengan kondisi mulut bau memang tidak pernah menyenangkan tapi bukanlah jalan hidup yang patut dibanggakan. Apalagi jika bau mulut tetap kokoh bertahan seharian. Kunci keberhasilan pencegahan bau mulut dimulai dengan berfokus pada pertahanan kesehatan mulut dalam jangka panjang.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *