Cara Mendidik Anak Agar Ia Berani dan Percaya Diri

cara mendidik anak
Friso Indonesia

Senang sekali jika melihat anak ibu tumbuh menjadi pribadi yang berani dan percaya diri. Ia tidak takut untuk berkenalan dan bersosialisasi dengan orang baru. Ia juga tidak canggung untuk unjuk kebolehan seperti menari, menggambar, dan lain sebagainya.

Salah satu ciri tumbuh kembang anak baik adalah ketika ia berani bersosialisasi dengan orang lain. Karena keberanian tersebut menunjukkan ia sangat percaya diri.

Sayangnya banyak anak yang justru takut dan tidak mau bertemu atau berkenalan dengan orang baru. Bagaimana dengan anak ibu?

Menumbuhkan keberanian serta kepercayadirian itu sangat penting. Menurut para pakar psikologi anak, anak yang berani dan percaya diri cenderung memiliki tingkat intelegensi yang tinggi. Ia adalah anak yang pintar.

Lalu, bagaimana cara agar anak tumbuh menjadi pribadi yang berani dan penuh dengan kepercayaan diri? Berikut beberapa tips yang bisa ibu praktekkan.

Hindari Sering Menakut-nakuti

Banyak orang tua yang secara tidak mereka sadari membuat anak penakut. Contohnya saja menakut-nakuti anak ketika ia ingin keluar rumah di malam hari.

Sebenarnya maksudnya baik. Mereka ingin agar anak tetap berada di dalam rumah. Karena udara malam hari itu tidak baik bagi kesehatan.

Hanya saja cara yang digunakan itu kurang tepat. Ibu harus banyak tahu bagaimana cara mendidik anak. Dan tidak ada saran untuk menakut-nakuti anak dengan tujuan anak menuruti apa yang ibu perintahkan.

Kalaupun ibu ingin anak ibu tidak keluar rumah di malam hari, maka jelaskan dengan cara yang logis menurut anak. Seperti contoh, ibu katakana bahwa di luar udaranya sangat dingin dan jika anak ibu keluar rumah, maka ia akan susah tidur karena perutnya sakit atau kembung.

Meskipun alasan tersebut mengada-ada, tapi setidaknya ibu bisa mencegah anak keluar rumah tanpa harus menakut-nakuti. Jelas sekali sering menakut-nakuti cenderung membuat tidak berani.

Belikan Buku tentang Monster atau Binatang Buas Tapi Lucu

Kenapa banyak anak kecil yang suka dengan tokoh kartun monster atau binatang yang sebenarnya buas? Karena mereka banyak disuguhkan dengan gambar kartun berupa monster atau binatang buas namun cucu.

Tidak sedikit pula film kartun dibuat dengan karakter moster yang sebenarnya mengerikan tapi di film tersebut monster digambarkan sangat lucu dan baik dengan sesama.

Tontonan tersebut bisa membuat imej bawasannya monster itu berbahaya. Monster itu memiliki fisik yang mengerikan yang tidak jarang membuat anak susah tidur. Imej tersebut sama sekali tidak ada.

Untuk itu, ibu bisa belikan buku kartun yang membuat gambar monster atau binatang buas. Hal diharapkan ada perubahan imej di otak mereka bawasannya monster itu bukan makhluk yang mengerikan dan binatang yang buas itu bisa sangat lucu dan menggemaskan.

Memotivasi agar Anak Berani

Bagaimana cara memotivasi anak agar berani? Contoh kecilnya seperti ini. Ibu bisa biarkan anak jalan kaki bersama ibu menuju ke suatu tempat seperti ke rumah tetangga namun biarkan si kecil di depan. Lalu, latihlah dia agar berani mengucapkan salah saat ingin berkunjung ke rumah tetangga.

Contoh lainnya lagi. Misalnya ketika anak mulai belajar sepeda, biarkan anak menuntun sepeda dulu sendirian. Lalu, biarkan ia naik dan belajar sendiri. Ibu hanya mengawasinya dari kejauhan.

Jadi, bentuk motivasi itu berbeda-beda. Yang pasti, jangan membuat anak merasa tergantung dengan ibu. Itu inti dari mendidik anak agar menjadi pribadi yang berani dan percaya diri.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *