Cara Menghilangkan Plak Gigi Menggunakan Floss

Cara menghilangkan plak gigi
www.listerine.co.id

Beragam cara menghilangkan plak gigi telah diperkenalkan selama bertahun tahun. Sederet produk juga telah menawarkan iklan menggiurkan mengenai kesehatan gigi. Tapi ada satu alat penjaga kesehatan gigi yang tidak lekang waktu selain sikat dan pasta gigi, biasa dikenal dengan floss.

Apa itu floss?

Floss adalah suatu alat pembersih gigi berbentuk seperti benang, umumnya terbuat dari kepompong sutra sehingga halus namun kokoh.

Floss tidak tersedia di pasar bebas hingga 1882, ketika Codman dan perusahaan shurtleft mulai memproduksi floss dari sutra tanpa pelumas, koorperasi lain mulai menerima paten pertama untuk floss gigi yang dibuat dari bahan sutra serupa dengan sutra untuk jahitan operasi pasien oleh dokter.

Saat ini telah tersedia berbagai macam floss dari yang natural hingga berasa. Tidak ada perbedaan efektifitas antar floss yang dilapisi pelumas atau tidak. Bukan tipe floss yang kamu gunakan, tapi bagaimana cara kamu menggunakan alat floss.

Flossing menghilangkan plak dan partikel makanan antar gigi dan di balik sela garis gusi. Dengan mengangkat sisa makanan diantara gigi akan mencegah kesempatan bakteri untuk membentuk plak. Hanya dengan mengandalkan sikat gigi saja tidak cukup untuk membersihkan dengan efektif. Flossing setiap hari sangat penting untuk mencegah lubang, dan penyakit gigi.

Plak yang tidak segera dibereskan bisa mengeras menjadi tartar, suatu mineral keras tersimpan menempel pada gigi dan hanya dapat diatasi oleh dokter gigi professional. Ketika ini terjadi, menggosok dan membersihkan sela gigi menjadi lebih sulit, dan saraf gigi bisa membengkak atau bahkan berdarah. Kondisi ini disebut pengikisan, gejala awal penyakit gigi.

Pendek kata, tujuan dari sikat gigi dan flossing adalah mengurangi jumlah bakteri yang mendiami mulut.

Flossing membantu membersihkan sisa plak gigi, plak yang terkumpul diantara gigi. Floss gigi sangat membantu meraih bagian gigi yang sulit dan memperkecil kemungkinan penyakit dan pengikisan gigi.

Floss tidak tersedia di pasar bebas hingga 1882, ketika Codman dan perusahaan shurtleft mulai memproduksi floss dari sutra tanpa pelumas, koorperasi lain mulai menerima paten pertama untuk floss gigi yang dibuat dari bahan sutra serupa dengan sutra untuk jahitan operasi pasien oleh dokter.

Saat ini telah tersedia berbagai macam floss dari yang natural hingga berasa. Tidak ada perbedaan efektifitas antar floss yang dilapisi pelumas atau tidak. Bukan tipe floss yang kamu gunakan, tapi bagaimana cara kamu menggunakannya.

Perbedaan floss dengan alat pembersih gigi yang lain adalah tingkat fleksibilitas. Alat lain mungkin bisa digunakan membersihkan sela gigi termasuk sikat gigi kecil, tusuk gigi, atau obat kumur.

Sangat direkomendasikan untuk menyikat gigi dua kali sehari dan membersihkan sela sela gigi dengan floss (atau alat pembersih sela gigi lainnya) setidaknya sekali sehari. Beberapa pasien memilih floss di sore hari sebelum tidur jadi mulut bersih ketika beranjak tidur.

Pagi atau sore sebenarnya sama saja selama kamu melakukan dengan benar. Beberapa orang menyikat gigi dan sayangnya melupakan floss karena mulut terasa sudah bersih atau tidak sempat atau sudah terlalu lelah. Bukanlah tindakan bijak.

Ingat jangan menggunakan benang floss yang sama lebih dari sekali, meskipun kamu sudah mencuci benang tersebut. Benang yang sudah digunakan mungkin kadaluarsa, kehilangan efektifitas, atau malah bisa menumpuk bakteri di mulut. Langsung buang.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *