Daftar Nutrisi Balita yang Kebanyakan Tidak Terpenuhi

nutrisi balita
Ibu dan Balita

Nutrisi balita bisa didapatkan dari mana saja, entah susu atau makanan. Aneh jika ternyata nutrisi yang dibutuhkan oleh balita tidak terpenuhi sementara banyak sekali sumber nutrisi untuk si kecil.

Akan tetapi, itulah faktanya. Tidak sedikit balita yang justru kekurangan nutrisi berikut ini. Apa saja nutrisi tersebut?

Vitamin D

Dari sekian banyak nutrisi balita, ternyata nutrisi yang banyak balita tidak mendapatkan dalam kadar yang cukup adalah vitamin D. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Kebanyakan hal tersebut dikarenakan kebiasan atau gaya hidup yang kurang tepat. Banyak orang tua yang tidak memiliki waktu untuk membawa si kecil ke luar rumah. Tentu ada saja alasannya. Ada yang bangun kesiangan, sibuk harus pergi kerja, dan lain sebagainya.

Sepertinya beruntung sekali jika ibu seorang ibu rumah tangga. Artinya ibu memiliki waktu luang untuk membawa si kecil jalan-jalan ke luar rumah di pagi hari karena sinar matahari pagi memberikan vitamin D yang tinggi untuk si kecil. Sayangnya, ada juga ibu rumah tangga yang memiliki alasan lain. Ada yang malas dan ada juga repot dengan urusan pekerjaan rumah tangga.

Harus dipahami bahwa nutrisi balita berupa vitamin D ini paling banyak berasal dari sinar matahari pagi lho. Bahkan, bayi kuning pun sangat dianjurkan untuk dijemur di bawah sinar matahari pagi kan? Itulah buktinya pentingnya sinar matahari pagi supaya si kecil mendapatkan vitamin D yang cukup.

Tentu saja ada cara lain untuk memenuhi kebutuhan vitamin D seperti memberikan susu balita terbaik dan juga sayuran hijau. Hanya saja, ibu harus ingat vitamin D paling tinggi berasal dari sinar matahari pagi.

Serat

Nutrisi balita lainnya yang sering kali kurang adalah serat. Tentu mudah sekali untuk melihat tanda-tanda sang buah hati kekurangan serat. Apakah si kecil sering menangis ketika BAB? Apakah si kecil sering mengalami konstipasi? Apakah berat badannya turun walaupun makannya sudah banyak? Jika tanda-tanda tersebut muncul, besar kemungkinan si kecil mengalami masalah dengan sistem pencernaan. Dan hal tersebut sering diakibatkan kurangnya serat dalam tubuh.

Untuk itu, ibu harus pastikan serat dalam tubuh terpenuhi ya. Tidak sulit kok untuk memenuhi kebutuhan serat untuk si kecil. Ibu bisa memberikan menu makanan berupa kacangan-kacangan, sayuran, dan buah-buahan.

Ibu juga harus tahu bahwa serat itu sangat mempengaruhi kesehatan balita secara keseluruhan. Bayangkan jika balita ibu kekurangan serta sehingga sering mengalami konstipasi. Tentu si kecil akan terlihat lesu dan bisa saja ia kehilangan nafsu makan karena kurang enak badan. Alhasil, nutrisi setiap hari tidak terpenuhi, bukan? Untuk itu, pastikan serat setiap hari sang buah hati terpenuhi ya bu.

Itulah dua nutrisi pada balita yang sering kurang. Jika memang ada tanda-tanda bahwa si kecil kekurangan dua nutrisi tersebut di atas, silakan ibu mencari list makanan atau bagaimana cara agar nutrisi tersebut terpenuhi. Sebenarnya tidak sulit lho. Untuk vitamin D, ibu cukup membiasakan diri untuk mengajak si kecil berjemur di bawah sinar matahari pagi 5-10 menit. Sementara itu, serat bisa terpenuhi dengan memberikan menu makanan berupa sayur-sayuran. Di siang hari, ibu bisa membuatkan jus buah. Mudah, bukan?

Sayangnya, masalah yang sering muncul adalah perhatian ibu yang kurang. Mulai sekarang, pastikan ibu memperhatikan nutrisi balita ya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *