Diet Ibu Hamil yang Aman untuk Kesehatan Janin

forum ibu hamil seputar janin kembar
www.ibudanbalita.com

Amankah melakukan diet ibu hamil? Ibu hamil memang biasanya akan mengalami kenaikan berat badan yang signifikan selama masa kehamilan. Hal ini dikarenakan banyak ibu hamil memang memiliki nafsu makan yang besar selama masa kehamilan, atau memang sengaja makan banyak karena berpikir bahwa janin juga akan membutuhkan tambahan makanan.  Namun sebaiknya ibu segera berkonsultasi dulu dengan dokter mengenai hal tersebut.

Pasalnya beberapa risiko obesitas juga tidak baik untuk ibu selama kehamilan.  Bahkan si bayi bisa juga mendapatkan risiko obesitas jika ibu tidak mengatur pola makan harian selama masa kehamilan. Untuk ibu hamil tua, obesitas juga akan memiliki risiko saat masa persalinan nanti. Maka dari itu, jika dokter menyuruh ibu hamil untuk melakukan diet, itu juga untuk kesehatan ibu dan bayi yang akan dilahirkan.

Tips Diet Ibu Hamil 9 Bulan

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa tips untuk ibu hamil yang ingin melakukan diet , diantaranya adalah ;

– Memilih Nutrisi Yang Seimbang

Nutrisi yang seimbang memang sangat diperlukan dalam menu diet harian ibu hamil 9 bulan. Setiap kali makan, ibu hamil memang perlu memperhatikan apakah makanan yang akan dimakan adalah makanan sehat, apakah nutrisi dari makanan yang akan dimakan sudah seimbang, dan sebagainya. Bila perlu, ibu bisa membuat daftar menu diet sehat selama masa kehamilan, dan usahakan untuk patuh pada daftar menu yang sudah dibuat tersebut.

– Lebih Banyak Mengonsumsi Sayuran Berserat

Sayuran berserat harus dikonsumsi oleh ibu hamil 9 bulan. Tujuannya adalah untuk mencegah risiko sembelit dan untuk mencegah kesulitan saat melahirkan yang diakibatkan karena bayi terlalu besar untuk dilahirkan. Jika kebutuhan serta pada ibu hamil selalu tercukupi, maka ibu dan bayi yang akan dilahirkan akan aman dan sehat. Kebutuhan serat pada ibu hamil itu sendiri adalah 1,2 gram per hari. Sayuran berserat juga mudah didapatkan ibu dalam kehidupan sehari-hari.

– Membatasi Asupan Kalori

Kalori memang baik sebagai tambahan energi selama masa kehamilan. Namun terlalu banyak kalori akan menyebabkan hal buruk pada ibu dan janin, di antaranya risiko obesitas meningkat. Makanan berkalori banyak ditemukan pada fast food dan gorengan. Selain itu, minuman kemasan yang dijual di pasaran seperti minuman bersoda juga mengandung banyak kalori. Selain mengandung kalori, jenis makanan dan minuman tersebut juga rupanya tidak memiliki nutrisi dan gizi yang cukup bagi ibu dan juga bayi.

– Mencukupi Kebutuhan Protein

Ibu hamil memang akan merasa lebih cepat lapar atau merasa selali ingin memakan camilan. Hal ini dikarenakan asupan protein di dalam tubuh kurang. Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan protein harian untuk ibu hamil akan membuat ibu hamil tidak mudah merasa lapar sehingga keinginan untuk memakan camilan akan berkurang.

Melakukan Diet Ibu Hamil Yang Sehat

Ibu hamil selalu disarankan oleh dokter dan para ahli untuk lebih sering melakukan olahraga ringan. Tujuannya adalah untuk membakar kalori berlebih dalam tubuh sehingga tubuh bisa lebih bugar. Selain itu olahraga ringan selama masa kehamilan akhir akan memudahkan proses kelahiran nanti. Hal ini juga akan memperkuat tubuh ibu dan memperkuat tulang, apalagi jika olahraga ringan dilakukan saat pagi hari di bawah matahari pagi. Lakukan saja jalan kaki setiap pagi selama 20 hingga 30 menit.

Makanan olahan yang biasanya ada dalam kemasan mengandung banyak pengawet. Makanan olahan yang dimaksud adalah sejenis makanan instan seperti bakso kemasan, sosis, atau daging dalam kemasan. Makanan olahan seperti ini selain tidak sehat ternyata juga akan mempengaruhi janin dalam kandungan. Hindarilah makanan seperti ini. Mengonsumsi air putih akan membantu ibu hamil mendapatkan cairan yang cukup sehingga tubuh terhindar dari dehidrasi.

Minum air putih tidak hanya harus dilakukan saat ibu merasa haus saja, melainkan harus dilakukan secara rutin.  Minumlah setidaknya 8 gelas air putih sehari agar ibu dan janin sehat. Air putih yang cukup juga akan memudahkan persalinan nantinya. Untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh, air putih saja juga tidak cukup. Ibu harus selalu mengonsumsi makanan yang mengandung cairan sekaligus juga bernutrisi. Konsumsilah buah-buahan yang bergizi dan mengandung banyak cairan.

Ibu juga bisa membuat menu makanan dari sayur untuk dijadikan sayur bening atau sup yang sehat. Makanan ynag kaya akan asam folat tidak hanya baik untuk kehamilan awal, melainkan juga bermanfaat untuk kehamilan akhir seperti kehamilan yang sudah 9 bulan. Hal ini dikarenakan asam folat bisa membantu memproduksi sel darah merah, sehingga saat masa persalinan nanti ibu akan terhindar dari anemia atau kekurangan darah.

Makanan berupa gorengan sebaiknya tidak dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun jika ibu memang tidak bisa meninggalkan kebiasaan ini, lebih baik gunakan saja minyak goreng yang lebih sehat agar kalori yang masuk tetap bisa dikontrol dengan sangat baik. Ikan laut memang sudah terkenal sebagai bahan makanan yang kaya akan omega 3 dan pastinya akan bermanfaat sebagai nutrisi dan perkembangan otak bayi di kandungan.

Namun ingatlah selalu untuk mengonsumsi ikan laut dalam kondisi matang, karena ikan laut mentah akan buruk untuk kesehatan. Hal ini dikarenakan ikan laut mentah akan mengandung beberapa bakteri yang tidak baik. Kafein banyak ditemukan pada produk minuman seperti teh, kopi, atau cokelat. Sebaiknya ibu hamil yang ingi melakukan diet ibu hamil tidak mengonsumsi kafein karena hal ini akan berpengaruh pada degup jantung dan jumlah darah yang dipompakan kepada janin. Hal ini akan mengganggu kestabilan janin itu sendiri.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *