Diskusi Ibu Hamil Tentang Mual Yang Masih Terjadi Di Trimester Kedua

Pusing Saat Hamil

Forum diskusi ibu hamil sering membahas tentang masalah atau keluhan kehamilan yang aneh namun terjadi. Contohnya saja rasa mual yang masih sering dirasakan oleh seorang ibu hamil padahal usia kehamilannya sudah mencapai trimester kedua.

Umumnya, mual itu dialami oleh seorang ibu hamil muda. Bahkan tidak jarang mual tersebut berujung pada muntah yang mengakibatkan tubuh menjadi lemas. Hal ini tergantung seberapa signifikan peningkatan produksi hormon seorang ibu hamil. Semakin tinggi peningkatannya maka semakin parah keluhan yang bisa terjadi. Tidak hanya mual tapi juga bisa berakibat muntah.

Seharusnya, pada kehamilan trimester kedua, mual ini sudah tidak terjadi lagi. Pasalnya, pada saat itu, kondisi hormon sudah stabil dan tubuh tidak lagi merespon dengan cara mula dan muntah. Lalu, bagaimana jika seorang ibu hamil trimester kedua masih merasakan mual?

Berikut ini beberapa hal yang dibahas di forum ibu hamil ketika seorang ibu hamil trimester kedua masih merasakan mual-mual.

Mual Bukan Masalah Hormon Saja

Secara medis, mual dan muntah atau yang sering disebut dengan morning sickness merupakan gejala yang sangat wajar terjadi pada seorang ibu hamil. Ini merupakan respon alami ketika perubahan hormon terjadi lantaran sedang mengandung.

Akan tetapi, ternyata tidak hanya perubahah hormon saja yang menyebabkan mual dan muntah ini. Ada juga faktor eksternal yang membuat keluhan kesehatan ini terjadi.

Jika seorang ibu hamil tidak memperhatikan pola makan yang baik dan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan selama masa kehamilan, maka tidak salah ketika ia mengalami mual. Walaupun usia kehamilannya tidak muda lagi, tetap saja ia akan mengalami mual atau morning sickness.

Itulah mengapa para ahli kesehatan ibu hamil sangat menyarankan agar seorang ibu yang sedang mengandung harus memperhatikan pola makannya. Dan yang pasti, semua makanan dan minuman yang dikonsumsi tidak hanya sehat tapi juga baik untuk ibu hamil. Banyak makanan dan minuman yang sehat. Namun, pastikan juga makanan tersebut baik dikonsumsi oleh ibu hamil.

Mual Disebabkan Pola Makan Yang Salah

Bagaimana pola makan seorang ibu hamil yang baik? Seharusnya ini yang dicari. Ada beberapa ibu hamil yang salah kaprah ketika sedang mengandung. Mereka mengerti jika kebutuhan nutrisi lebih banyak lantaran sudah ada janin di dalam kandungan. Mereka akhirnya mengkonsumsi makanan dalam porsi yang banyak dengan tujuan agar nutrisi harian ibu hamil terpenuhi.

Sayangnya cara tersebut kurang tepat. Bahkan, mengkonsumsi makanan terlalu banyak bisa menjadi faktor penyebab mual. Mungkin selama ini banyak ibu hami trimester kedua yang mual karena kebiasaan mengkonsumsi makanan dalam porsi yang terlalu banyak.

Pemenuhan kebutuhan nutrisi harian ibu hamil seharusnya dilakukan dengan cara makan dengan porsi yang kecil namun frekuensinyad ditambah. Jika sebelum hamil hanya makan 3 kali sehari, selama masa kehamilan seorang ibu hamil sebaiknya makan 4-5 kali sehari namun dalam porsi yang kecil. Cara ini diangap sangat efektif untuk meredakan dan bahkan mengatasi mual yang sering terjadi.

Pemilihan makanan yang salah juga sering menyebabkan mual. Ini yang paling sering diungkapkan di diskusi ibu hamil. Alih-alih ingin mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar selama masa kehamilan, tidak sedikit ibu hamil yang asal-asalan dalam memilih makanan. Asalkan bukan fast food, maka mereka akan melahapnya.

Padahal, tidak semua makanan yang sehat itu baik untuk ibu hamil. Selama masa kehamilan, sangat disarankan seorang ibu hamil lebih banyak mengkonsumsi buah segar. Bahkan, di setiap acara makan seperti sarapan, makan siang, dan makan malam, sebaiknya buah segar harus menjadi bagian dari menu yang disajikan.

Menurut dokter kandungan, buah yang segar akan mengurangi rasa mual yang sering dirasakan oleh seorang ibu hamil. Jeruk, mangga, pisang, dan apel, menjadi buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hanya saja, mereka harus mengerti buah seperti durian dan nanas tidak disarankan untuk dikonsumsi mengingat ada kandungan yang bisa membahayakan perkembangan janin di dalam kandungan.

Cara Mudah Mengatasi Mual

Dua hal yang sudah dijelaskan di atas sangat penting untuk mengatasi rasa mual saat hamil, yaitu mengkonsumsi makanan dengan porsi sedikit namun sering dan mengkonsumsi buah-buahan yang segar.

Ada satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan untuk dilakukan, yaitu mengkonsumsi susu ibu hamil. Banyak orang yang bilang susu justru menjadi faktor penyebab mual saat hamil. Kesimpulan tersebut terkesan terburu-buru. Kesimpulan tersebut terlalu mengeneralisir. Memang ada susu yang menyebabkan mual. Tapi ada juga susu untuk ibu hamil yang tidak menyebabkan mual.

Gula menjadi penyebab mual. Susu yang terlalu manis sangat mungkin menyebabkan mual. Dan mual ini tidak terjadi jika ibu memilih susu Frisian Flag Mama. Susu ini sudah diformulasikan sedemikian rupa sehingga tidak akan menyebabkan mual. Kandungan gulanya sangat sedikit dan disesuaikan dengan kebutuhan ibu hamil.

Sebaiknya ibu konsumsi susu dengan takaran yang sedikit saja. Ini menjadi cara awal agar ibu tidak mual. Setelah 4-5 hari terbiasa mengkonsumsi susu, ibu baru kemudian menyajikan susu ibu hamil sesuai dengan aturan dan takaran yang sudah ditentukan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *