Dua Cara Mudah Mendeteksi Perkembangan Janin

Perkembangan Janin
Ibu dan Balita

Setiap ibu hamil pasti ingin tahu perkembangan janin seperti apa. Apakah bayi yang ia kandungan baik-baik saja atau ada masalah dengan perkembangannya.

Apakah memungkinkan untuk mengontrol setiap hari? Tentu saja jika ibu tahu bagaimana caranya. Perkembangan bayi di dalam kandungan bisa ibu ketahui kapan saja dan bahkan di mana saja.

Ada dua cara mudah untuk mendeteksi perkembangan bayi di dalam rahim. Salah satu caranya bisa kamu terapkan setiap hari dan satu lagi hanya bisa diterapkan dengan bantuan orang lain.

Konsultasi dengan Dokter atau Bidan

Ini merupakan cara yang hanya bisa diterapkan dengan bantuan orang lain, yaitu dokter atau bidan. Ibu pilih yang mana, apakah dokter kandungan atau bidan?

Sebenarnya kedua-duanya sangat kompeten mengecek dan mendeteksi perkembangan sang buah hati yang masih ibu kandung. Akan tetapi, akan lebih baik jika ibu berkonsultasi dengan bidan. Biayanya tidak terlalu mahal dan ibu tetap bisa melakukan tes USG.

Sekarang ini ada beberapa bidan yang sudah mengambil tes untuk mendapatkan sertifikasi penggunaan alat USG. Jadi, dengan pemeriksaan USG tersebut, ibu akan tahu bagaimana tumbuh kembang janin di dalam kandungan.

Hanya, dalam kondisi tertentu, ibu sangat disarankan untuk datang dan konsultasi dengan dokter kandungan. Biasanya bidan akan memberikan rujukan ke dokter jika terdapat indikasi yang berbahaya entah berkaitan dengan kesehatan ibu atau janin di dalam kandungan.

Apalagi saat ini pemerintah lebih gencar untuk memperbaiki pelayanan kesehatan dengan menambah jumlah bidan. Kualitas bidan juga ditingkatkan agar setiap ibu hamil bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan biaya terjangkau. Jadi, sebaiknya ibu menggunakan pelayanan ini terlebih dahulu. Ibu baru konsultasi dengan dokter kandungan jika ada indikasi hal serius di mana treatment hanya bisa dilakukan oleh dokter.

Mengetahui Tanda-Tanda Perkembangan Bayi Di Dalam Rahim

Mungkin belum ada tanda-tanda yang bisa ibu rasakan saat kehamilan baru mencapai usia 2 bulan. Hanya saja, ketika usia kandungan sudah masuk 3 bulan dan bahkan masuk ke trimester pertama,

Saat usia kandungan 3 bulan, biasanya sudah ada gerakan-gerakan kecil yang dilakukan oleh janin. Saat ibu merasakan gerakan tersebut, itu artinya janin di dalam kandungan berkembang dengan baik.

Ibu bisa memberikan stimulus agar bayi di dalam kandungan mau bergerak seperti melakukan tendangan atau pukulan. Salah satunya memperdengerkan musik dengan nada dan beat yang keras. Ibu bisa gunakan headset dan taruh di perut ibu. Jika ada gerakan, itu tandanya perkembangan bayi di dalam rahim tidak ada masalah.

Selain itu, ibu juga bisa memberikan stimulus berupa sentuhan dengan menggunakan tangan. Biasanya, gerakan tangan yang ibu lakukan pada perut akan membuat bayi merespon dengan gerakan atau juga tendangan.

Berbicara atau berkomunikasi dengan janin juga bisa membuat janin bergerak lho. Hal ini bisa saja terjadi saat organ pendengaran janin sudah terbentuk.

Terlepas dari itu semua, ibu tidak bisa hanya mengetahui jika ada gerakan yang dilakukan oleh janin. Ibu tetap harus melakukan konsultasi dengan dokter atau bidan. Manfaatkan fasilitas berupa pemeriksaan USG untuk memastikan kondisi janin di dalam kandungan berkembang dengan baik.

Semoga informasi tersebut di atas membuat ibu tidak perlu was-was ketika memikirkan kondisi kesehatan bayi di dalam kandungan. Karena pada dasarnya ibu bisa sangat mudah mendeteksi apakah bayi berkembang baik atau tidak.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *