Fakta Perkembangan Bayi 2 Bulan

Menu Makanan Bayi 6 Bulan
3.bp.blogspot.com

Perkembangan bayi 2 bulan tidak banyak dilirik orang tua. Meskipun, dilihat lebih dekat ternyata ada pula ragam fakta perkembangan si kecil yang patut mendapat perhatian. Bukankah, setiap masa pertumbuhan bayi layak dirayakan? Kalau belum percaya, langsung saja simak 10 daftar perkembangan bayi dibawah ini:

  1. Angkat kepala ternyata rempong

Gerakan senam standard di sekolah biasanya melibatkan angkat kepala. Mungkin, tidak banyak orang ingat bagaimana mereka mengangkat kepala pertama kali, wajar saja kejadiannya sudah terlampau lama. Kalau berhasil mereka ulang, pasti akan sangat bersyukur telah lolos tahap belajar angkat kepala.

Koordinasi tulang, otot, dan mata sangat diperlukan sangat mengangkat kepala. Apabila salah satu tidak bekerja dengan baik saja maka gagal sudah. Hal ini menjelaskan kenapa bayi yang mampu angkat kepala ibarat atlet boxing yang baru saja menang lomba tingkat kota.

 

  1. Tidur lebih nyenyak dan tenang

Jaman dahulu kala, dimana bayi baru pertama kali tinggal di dunia, akan memicu beragam negoiasi siapa yang bangun untuk menenangkan bayi. Ya, memang bayi cenderung gampang bangun di tengah malam menuntut kehadiran orang tua. Tenang saja, di masa 2 bulan, umumnya bayi sudah mengurangi bangun secara mendadak serta tidur lebih nyenyak.

  1. Musik bisa jadi sahabat

Industri musik selalu mengalami peningkatan. Terbukti dengan banyaknya artis-artis terbaru dengan genre lagu yang selalu berkembang. Bayi yang menginjak usia 8 minggu seharusnya mengalami peningkatan pendengaran. Alih-alih mendengar suara seperti televisi rusak, sekarang dirinya mampu bedakan suara.

Lagu memang ada banyak, namun klasik masih jadi pilihan paling oke. Usahakan memilih lagu yang bisa memicu kecerdasan si kecil kelak. Genre klasik atau lagu anak-anak seperti pelangi, ABC, dan sebagainya akan sangat membantu perkembangan otak buah hati.

  1. Orang tua banyak yang minta bantuan

Dilihat dari jauh, merawat anak umur 2 bulan sepertinya gampang walau kenyataannya tidak demikian. Seperti bayi pada umumnya, dirinya memerlukan perhatian khusus dan intens. Lambat laun, terutama mereka yang harus bekerja sambil mengasuh anak akan mencapai batas tenaga, dan hal ini sebetulnya sangat wajar.

Orang tua sempurna itu hanya terpampang di sampul majalah, sebetulnya tipe sempurna tidak ada. Sebagian besar orang tua memahami hal satu ini sehingga sadar akan pentingnya bahu membahu. Jangan malu untuk minta bantuan orang lain dalam mengasuh kalau memang sudah berada di ambang kelelahan.

  1. Tak perlu lagi bicara terlalu dekat

Pada usia pertama, kebanyakan bayi memang tidak mampu melihat bunda dan ayah. Karena visualisasi cukup rendah, maka kemampuan visual membutuhkan jarak pandang yang cukup dekat. Namun, di usia dua bulan, bayi sudah mulai mampu melihat objek dengan lebih luas, tidak perlu lagi menempelkan muka saat ingin bicara dengan si kecil.

Buktikkan tingkatan perkembangan visual dengan mainan berwarna-warni dan suara. Si kecil umumnya mudah penasaran, sehingga selalu mengikut objek bergerak yang ada di depannya. Lihat reaksi bayi pula ketika ayah atau bunda bergerak secara acak dalam lingkup pandangnya.

  1. Variasi komunikasi selain tangisan

Inside out, suatu film yang mengusung pasar keluarga ini, menggambarkan bagaimana emosi bayi saat pertama kali lahir. Hanya ada 2 ‘penghuni otak’ yakni bahagia dan rasa sedih. Keduanya menjadi fondasi komunikasi bayi. Tenang, di usia 2 bulan, umumnya bayi sangat mampu berkomunikasi di luar tangisan, meskipun masih berupa tiruan ucapan yang kurang jelas.

  1. Pijatan ternyata disukai bayi

Orang dewasa bukan satu-satunya jenis umur yang mampu menikmati sentuhan bertenaga dari pemijat. Bayi usia 2 bulan sekalipun, pasti mampu merasakan enaknya pijatan entah disadari atau tidak. Yang jelas, bayi pijatan tidak hanya membuat tubuh terasa enak namun membantu perkembangan si kecil dengan aliran darah yang lebih lancar, dan saraf rileks.

  1. Kreatifitas dalam menenangkan cukup penting

Bayi 2 bulan sebetulnya tidak sekedar butuh pelukan bunda atau ayah saja. Memang, kedua cara tersebut paling efektif. Kendati demikian, menenangkan bayi merupakan seni tersendiri. Apalagi di atas 2 bulan bayi cenderung tidak bisa ditenangkan dengan cara yang sama. Selalu coba cara berbeda untuk membuat variatif dalam menghentikan tangisan atau amukan buah hati ayah bunda.

  1. Isap jempol tanda gelisah
    Orang tua pergi kerja, ataupun saat tidur bayi ditinggal sendiri akan menjadi hal tak menyenangkan namun dipahami oleh buah hati. Salah satu resiko meninggalkan bayi dan membiarkannnya terbiasa dengan keheningan adalah rasa gelisah. Bayi merupakan manusia kecil yang butuh ikatan kuat. Sehingga, solusi yang ditemukan biasanya mengisap jempol. Sama dengan cium bibir, isap jempol memberi rasa tenang.
  2. Kursi mobil berbahaya!

Orang tua jaman sekarang inginnya selalu gerak praktis kesana kemari. Kalau dipikir kembali, sebenarnya hal ini sangatlah wajar. Bayangkan saja, tuntutan pekerjaan dan gaya hidup dinamis masyarakat modern, jalanan macet saja bisa ditertang. Tak lupa, bagi bunda dan ayah yang memilih tidak pakai jasa pengasuh, si kecil kerap dibawa serta.

Tidak ada yang salah dengan mengikutkan bayi dalam kegiatan bunda. Akan tetapi, bila terlalu sering kurang baik juga. Duduk di mobil berarti memintanya diam selama perjalanan sambil mungkin ada kegiatan minum susu anak, paling jauh hanya tertawa. Padahal, perkembangan bayi 2 bulan akan sangat membutuhkan ruang gerak yang luas dan bebas.(HN)

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *