Frisomum: Susu Ibu Hamil Yang Tidak Membuat Perut Mual

susu ibu hamil frisomum
www.sheknows.com

Salah satu penyebab seorang ibu hamil tidak mau minum susu adalah mual yang sering mereka rasakan. Namun, hal tersebut tidak akan terjadi lagi jika ibu memilih susu Frisomum. Ini merupakan susu yang diproduksi oleh PT. Frisian Flag dengan kualitas premium. Karena kualitasnya benar-benar baik, maka ibu tidak akan merasa mual setelah mengkonsumsi minum susu untuk ibu hamil yang satu ini.

Kenapa Susu Ibu Hamil Membuat Mual?

Ibu yang teliti dan memiliki rasa ingin yang tinggi pasti ingin tahu mengapa banyak ibu hamil yang mual dan bahkan muntah setelah minum susu. Kandungan apa di dalam susu yang menyebabkan mual tersebut?

Dan dengan mempertanyakan hal tersebut, maka ibu akan semakin yakin jika Frisomum Gold merupakan susu ibu hamil yang tidak menyebabkan mual, apalagi muntah. Ingin tahu mengapa?

Kebanyakan susu mengandung kandungan lemak yang terlalu tinggi. Selain, kadar gulanya juga cukup tinggi. Perusahaan yang memproduksi susu menyadari gula akan membuat susu terasa lebih enak. Dan ini yang menjadi daya tarik bagi konsumsi.

Akan tetapi, kandungan gula yang tinggi tersebut justru yang menyebabkan mual. Perut terasa eneg ketika mengkonsumsi makanan atau minuman seperti susu ini yang kadar gulanya tinggi. Apalagi jika ditambah dengan kandungan lemak yang juga tinggi. Maka, susu tersebut beresiko tinggi menyebabkan mual dan bahkan muntah.

Lain dengan Frisomum Gold. Susu ibu hamil kualitas premium ini mengandung gula dan lemak yang rendah. Namun, bukan berarti rasanya kurang enak. Susu Frisomum ini rasanya sangat enak. Jadi, selain enak, susu ini tidak akan menyebabkan ibu merasa mual, apalagi muntah.

Mual Karena Peningkatan Produksi Hormon

Yang tidak banyak orang pahami adalah bagaimana mual atau muntah ini dirasakan oleh seorang ibu hamil. Umumnya, mual dialami oleh seorang ibu hamil muda. Ketika masa kehamilan sudah mencapai usia trimester kedua dan bahkan ketiga, sudah tidak ada lagi rasa mual, walaupun setelah mengkonsumsi susu ibu hamil.

Dari kenyataan tersebut, didapatkan sebuah kesimpulan bawasannya mual dan muntah itu tidak hanya disebabkan oleh susu. Memang susu yang terlalu manis bisa menyebabkan eneg dan akhirnya ibu akan merasa mual. Namun, ada faktor lain yang juga menjadi pengaruh yang justru lebih utama daripada susu, yaitu peningkatan produksi hormon.

Inilah yang menjadi penyebab seorang ibu hamil muda lebih sering merasakan mual. Bahkan, hampir semua ibu hamil muda mengalami hal ini. Biasanya ini disebut dengan morning sickness, yaitu mual yang dirasakan di pagi hari. Dan rasa mual ini tidak akan terjadi lagi ketika usia kehamilan mencapai trimester kedua atau ketiga. Pasalnya, pada masa itu, produksi hormon sudah stabil. Selain itu, tubuh juga sudah menyesuaikan karena sudah lama merasakan ada janin di dalam rahim.

Meringankan Mual Saat Hamil

Ada pertanyaan yang sering diajukan oleh banyak sekali ibu hamil, yaitu tentang bagaimana cara mengatasi mual atau morning sickness. Sebenarnya, tidak ada cara yang bisa dilakukan. Yang bisa ibu lakukan adalah meringankan mual.

Jadi, keluhan mual itu hal yang sangat wajar. Memang beberapa ibu hamil tidak merasakannya. Mungkin kadarnya sangat rendah sehingga mereka tidak merasa mual. Akan tetapi, hampir semua ibu hamil, khususnya saat kehamilan muda mengalami mual dan muntah.

Yang bisa ibu lakukan hanyalah bagaimana meringankan mual. Berikut ini beberapa hal yang bisa ibu lakukan:

  • Hindari Mengkonsumsi Makanan atau Minuman Yang Manis

Rasa manis cenderung membuat perut eneg dan akhirnya ibu akan mengalami mual. Untuk itu, sebaiknya hindari makan makanan yang manis. Begitu dengan minuman. Itulah mengapa ibu sangat direkomendasikan memilih susu Frisomum yang kandungan gula dan lemaknya rendah.

  • Mengkonsumsi Buah-Buahan Segar

Ada baiknya ibu selalu siapkan buah segar di pagi hari. Jadi, setelah sarapan, ibu harus mengkonsumsi buah-buahan segar. Menurut penelitian, mengkonsumsi buah yang segar bisa meredakan rasa eneg yang menyebabkan mual dan bahkan muntah.

Di siang hari pun demikian. Mual tidak hanya terjadi di pagi hari. Walaupun namanya morning sickness, tidak jarang ibu hamil yang justru merasakan mual di siang atau di malam hari, bukan di siang hari.

  • Makan Dengan Porsi Sedikit

Lho, bukannya seorang ibu hamil harus makan banyak mengingat kebutuhan nutrisi bertambah? Betul sekali. Namun, bukan berarti ibu harus menambah porsi makan. Sebainya ibu konsumsi makanan dengan porsi sedikit namun frekuensinya di tambah. Mungkin ibu makan 4-5 kali sehari. Dengan demikian, mual bisa diredakan tanpa harus khawatir kekurangan nutrisi ibu hamil.

  • Mengatur Waktu Minum Susu

Kapan sebaiknya susu Frisomum dikonsumsi? Sebenarnya, waktu yang sangat direkomendasikan untuk minum susu ibu hamil adalah di pagi hari sebelum beraktivitas dan di malam hari sebelum tidur. Namun, bukan itu yang terpenting, ibu sebaiknya memberikan jarak antara makan dan minum susu. Minum susu langsung setelah makan akan menyebabkan mual dan muntah. Lain hal jika ibu memberikan jeda sekitar 15-20 menit setelah makan, maka ibu bisa mengurangi rasa mual.

Sebenarnya bukan rasa mual yang harus menjadi fokus utama. Yang terpenting adalah bagaimana tubuh ibu mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Setelah itu, ibu juga harus memikirkan susu balita apa yang sebaiknya ibu berikan ketika nanti si kecil sudah lahir dan usianya menginjak satu tahun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *