Gejala Kelebihan Protein Bagi Ibu Hamil

protein bagi ibu hamil
www.ibudanbalita.com

Kelebihan protein bagi ibu hamil tidak boleh dianggap sebagai hal yang sepele. Ada kaitannya juga lho dengan preeklamsia

Namun, sebelum membahas tentang hal tersebut, sebaiknya ibu harus jaga asupan gizi. Protein memang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu dan juga bayi di dalam kandungan. Namun, kelebihan protein juga tidak baik untuk kesehatan.

Bagi ibu hamil, kekurangan protein akan mengakibatkan

lemah dan lesu bagi ibu hamil. Sementara itu, bagi bayi di dalam kandungan kekurangan protein bisa menyebabkan perkembangan tidak optimal. Lebih parah lagi, perkembagan otak bayi bisa terganggu sehingga bukan tidak mungkin ibu akan melahirkan anak yang memiliki gangguan mental

Itulah mengapa ibu harus menjaga protein bagi ibu hamil.

Ketika Ibu Hamil Mengalami Kelebihan Kandungan Protein

Sebenarnya tidak sulit untuk mengatahui gejala kelebihan protein pada ibu hamil. Kelebihan protein atau Bahasa medisnya proteinuria awalnya ditandai dengan munculnya pembengkakan pada bagian tubuh ibu hamil. Yang paling sering terjadi adalah pembengkakan pada bagian kaki dan tangan.

Mungkin ibu akan menganggap bengkak pada bagian tubuh tersebut bukan hal yang aneh. Pasalnya, wanita yang sedang hamil sangat mungkin sekali mengalami hal tersebut, terutama ketika kehamilan sudah menginjak usia trimester kedua dan ketiga.

Akan tetapi, pembengkakan ini sedikit berbeda. Apalagi jika pembengkakan terjadi pada sekitar mata, besar kemungkinan ibu mengalami kelebihan protein.

Ada yang bilang proteinuria merupakan awal dari preekslamsia. Jadi, hal ini juga berhubungan dengan gejala seperti sakit kepala yang tak tertahankan. Jika gejala tersebut muncul, sebaiknya ibu segera konsultasikan kesehatan ibu dengan dokter kandungan.

Atau mungkin ibu bisa konsultasi secara online terlebih dahulu di www.ibudanbalita.com. Ibu akan mendapaktan masukan dari seorang dokter kandungan perihal apa yang sebaiknya ibu lakukan.

Menjaga Protein Ibu Hamil

Memang protein sangat dibutuhkan. Namun, seorang ibu hamil hanya membutuhkan protein sekitar 70 gram setiap hari. Tidak kurang dan tidak lebih. Dan protein tersebut bisa ibu dapatkan dari susu ibu hamil dan juga makanan seperti daging sapi.

Namun, bagaimanakah cara agar memastikan protein di dalam tumbuh ibu selalu terjaga, tidak lebih dan juga tidak kurang? Hanya ada satu cara yang bisa ibu lakukan, yaitu membuat menu makanan yang bervariasi.

Tentu saja ibu tidak harus menyajikan makanan berupa daging sapi setiap hari, bukan? Ada kalanya ibu menyajikan makanan dengan bahan utama sayur atau ikan laut. Kandungan protein yang tidak terlalu tinggi pada sayuran dan juga ikan laut akan menghindarkan ibu mengalami proteinuria.

Sekarang sudah paham bukan bagaimana cara menjaga protein pada ibu hamil?

Sebenarnya yang paling sulit itu adalah menjaga asupan protein. Kelebihan protein merupakan hal yang sangat jarang terjadi. Meskipun demikian, hal ini bukan berarti tidak bisa terjadi pada diri ibu.

Masalahnya adalah pada pola makan setiap hari. Jika ibu setiap hari mengkonsumsi daging dan lebih banyak sayuran, maka ibu tidak perlu khawatir kekurangan atau kelebihan protein.

Yang paling sering terjadi adalah kekurangan protein pada ibu hamil. Hal ini bisa disebabkan oleh kemiskinan sehingga seorang ibu hamil tidak mampu membeli makanan yang mengandung protein yang tinggi.

Ada baiknya setiap ibu hamil mengikuti forum ibu hamil di situs ibu dan balita. Dengan demikian, mereka bisa bertukar pengalaman serta informasi mengenai makanan apa yang kandungan proteinnya tinggi selain makanan berupa daging yang harganya cenderung sangat mahal.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *