Hal Apa Saja Yang Terjadi Saat Pertumbuhan Gigi Pada Bayi?

pertumbuhan gigi pada bayi
Source: North Shore Mama

Setiap bayi tentu mempunyai masa pertumbuhan gigi yang berbeda-beda, tetapi biasanya awal di mulainya pertumbuhan gigi pada bayi saat usia antara 4 bulan hingga 6 bulan, namun kadang juga ada yang lebih dari itu bahkan kurang. Dan setiap orang tua tidak bisa memprediksi secara tepat kapan gigi mulai muncul pada buah hatinya. Walaupun begitu, beberapa pertanda dapat menunjukkan bahwa gigi akan mulai tumbuh. Jenis dan juga tingkat dari tanda-tanda akan tumbuhnya gigi tersebut cukup beragam pada bayi satu ke bayi yang lain.

Bagi sebagian bayi, pertumbuhan gigi dapat diartikan sebagai suatu masa ketidaknyamanan yang teramat dan juga suatu waktu dimana ia akan banyak menangis karena pertumbuhan tersebut. Sedangkan bayi yang lain mungkin saja melewati masa pertumbuhan gigi dengan cukup cepat, bahkan tanpa adanya terlalu banyak keluhan. Ketika tumbuh gigi tentu ada banyak hal yang terjadi pada bayi, misalnya ada bayi mudah rewel, menangis, susah tidur dan lain sebagainya.

Tanda – Tanda Pertumbuhan Gigi Pada Si Kecil

Berikut ini akan kami sampaikan beberapa tanda atau gejala yang biasa terjadi saat pertumbuhan gigi pada bayi. Akan tetapi tanda-tanda ini bukan berarti semua bayi akan mengalaminya. Seperti yang sudah kami jelaskan tadi, kadang ada bayi yang mengalami beberapa tanda berikut ini, namun ada yang sebagian kecil atau bahkan tidak mengalami tanda-tanda sama sekali. Berikut diantaranya ;

  • Pengeluaran air liur.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan gigi merangsang pengeluaran air liur dan peristiwa ini pada umumnya terjadi pada bayi usia 10 minggu hingga 3 atau 4 bulan.

  • Ruam pada dagu atau wajah.

Jika bayi anda sedang dalam masa pertumbuhan gigi dan dia mengeluarkan sangat banyak air liur, kemungkinan akan mengalami ruam kulit yang kering yang muncul di sekitar area mulut, dan juga dagu kadang juga muncul di area leher bisa saja terjadi. Penyebabnya adalah kontak langsung dengan air liur itu sendiri. Mengusap air liur si bayi dengan sapu tangan atau sejenisnya bisa membantu mengurangi kemungkinan timbulnya ruam. Menggunakan krim kulit khusus untuk bayi juga bisa dilakukan.

  • Batuk.

Banyaknya air liur juga bisa membuat bayi menjadi tersedak dan batuk. Jika tidak disertai dengan tanda-tanda flu, pilek ataupun alergi, tentu tanda yang satu ini tidak perlu dikhawatirkan.

  • Bayi Sering Menggigit.

Tekanan yang ditimbulkan oleh gigi yang akan keluar melalui gusi biasanya menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Ketidaknyamanan tersebut pada akhirnya dilampiaskan melalui gigitan, kepada apapun itu mulai dari mainan yang memang didesain untuk bayi yang giginya sedang tumbuh hingga puting susu (jika bayi masih menyusui) dan juga jari.

  • Rewel.

Mulut bayi anda akan terasa sakit saat gigi kecilnya menekan area gusi yang segera timbul keluar. Karena hal ini, sangatlah wajar jika peristiwa ini membuat bayi menjadi tidak tenang. Beberapa bayi mungkin hanya akan rewel selama beberapa jam saja, akan tetapi, beberapa bayi yang lain mungkin akan terus rewel untuk beberapa hari atau bahkan minggu.

  • Menolak untuk makan.

Karena merasa tidak nyaman, bayi yang sedang rewel bisa saja ditenangkan dengan memberikan botol bayi atau Air Susu Ibu. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa menyusui bisa saja membuat gusi yang terasa sakit serasa semakin buruk saja. Karena alasan itulah bayi yang giginya sedang tumbuh menjadi rewel baik karena mereka merasa sangat tidak nyaman ataupun juga merasa lapar.

  • Diare.

Para ahli sebenarnya sudah menentukan beberapa pokok masalah yang umum muncul saat masa pertumbuhan gigi, akan tetapi, beberapa orang tua mendapatkan fakta bahwa bayi mereka

  • Demam rendah.

Sepertinya para dokter enggan menghubungkan pertumbuhan gigi dengan demam, karena mungkin saja hal ini terjadi di waktu yang sama saat gigi pertama muncul yang bersamaan dengan rendahnya tingkat imunitas bayi yang menyebabkan mereka rentan terkena infeksi dan juga ganguan kesehatan. Walaupun begitu, sama halnya dengan jenis peradangan yang mungkin terjadi di bagian tubuh yang lain, gusi yang sedang meradang kadang juga bisa menyebabkan demam rendah.

Urutan Pertumbuhan Gigi Pada Bayi

Umumnya, gigi susu tumbuh pada saat anak berusia 6 bulan. Meski begitu,  kadang bisa tumbuh kurang atau lebih dari usia 6 bulan. Dan, urutan tumbuhnya gigi geligi adalah:

  • Gigi seri satu pada saat bayi berusia 6 – 7 bulan. Berfungsi  Memotong makanan.
  • Gigi seri dua di usia 7 – 9 bulan. Berfungsi memotong makanan.
  • Gigi taring di usia 16 – 18 bulan. Fungsinya adalah mencabik makanan.
  • Gigi geraham pertama di usia 12 – 14 bulan. Berfungsi  menghaluskan makanan.
  • Gigi gerham dua di usia 20 – 24 bulan. Fungsinya adalah menghaluskan makanan.

Nah, tumbuhnya gigi susu sangat bervariasi. Kadang lebih cepat, kadang bisa pula lebih lambat. Yang penting, Anda harus selalu memperhatikan kebersihan mulut dan gigi anak. Jika pertumbuhan gigi pada bayi akan terjadi, biasanya bayi rewel karena rasa gatal dan rasa nyeri yang timbul. Sebenarnya, hal ini terjadi karena gigi merobek gusi pada saat mau tumbuh. Untuk mengatasi kerewelan bayi pada saat giginya tumbuh Anda bisa melakukan beberapa hal, seperti mengusap-usap gusi anak dengan handuk dingin, memberi mainan untuk digigit salah satunya adalah teether yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas terlebih dulu. Setelah itu, gigi anak jangan lupa dirawat ya supaya tidak gampang rusak!

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *