Hal Sepele yang Sebaiknya Ibu Lakukan Ketika Si Kecil Mulai Belajar Bicara

 

belajar bicara
Ibu dan Balita

Belajar bicara anak itu membutuhkan waktu yang sangat lama. Gizi jelas mempengaruhi seberapa cepat balita mulai belajar berbicara. Semakin lengkap gizi yang ibu berikan, maka semakin cepat balita akan bisa berbicara lancar.

Akan tetapi, bukan berarti faktor eksternal itu tidak mempengaruhi. Faktor eksternal atau dari luar juga sangat mendukung seberapa cepat balita belajar bicara.

Ibu sebagai orang tua memiliki peran yang sangat krusial. Dalam hal ini, ibu tidak perlu menjadi seorang psikolog anak atau orang yang pintar dalam hal tumbuh kembang anak. Yang perlu ibu lakukan adalah melakukan hal-hal kecil dan terlihat sepele seperti berikut ini.

  • Meluangkan Waktu untuk Menanggapi Ucapan Sang Buah Hati

Terkadang memang aneh jika ibu harus menanggapi ucapakan si kecil ketika ia belajar bicara. Pasalnya ibu tidak paham apa yang ia bicarakan.

Namun, memberi tanggapan ini sangat penting. Dengan memberi tanggapan, si kecil akan merasa diperhatikan sehingga ia akan senang dan terus belajar bicara.

Ibu bisa coba tidak memperhatikan balita bicara. Ketika ia bicara, ibu melakukan hal lain. Pasti si kecil akan menangis dan marah karena ibu tidak memberikan perhatian.

Kalaupun ibu tidak tahu apa yang ia bicarakan, ibu bisa sesekali tersenyum. Itu sudah sangat berarti bagi si kecil. Usahakan tersenyum sebagai tanggapan dari apa yang si kecil bicarakan.

Selain itu, ibu juga bisa mengulang kembali kata-kata yang si kecil ucapkan. Ini juga cara lain memberikan tanggapan kepada si kecil. ibu tidak usah memperdulikan jika kata-kata tersebut hanya bunyi saja tanpa ada artinya. Ibu harus tahu bahwa ia sedang dalam proses belajar bicara di mana pada awalnya si kecil hanya bisa mengeluarkan bunyi saja.

  • Memberikan Buku Baru

Apa hubungannya antara belajar bicara dengan buku? Memang buku bukan untuk dibaca oleh balita, tapi ibu yang membacakan buku tersebut. Ibu bisa meluangkan waktu untuk membacakan cerita anak.

Biasanya cara ini dilakukan oleh ibu yang kehabisan ide untuk berkomunikasi dengan si kecil. Jadi, ibu bisa membacakan cerita anak. Ibu harus ingat tahap anak belajar bicara itu diawali dengan mendengar. Semakin sering ia mendengar maka semakin mudah ia akan mulai meniru kata-kata tersebut dan akhirnya berbicara.

  • Bermain Bersama Si Kecil

Seberapa sering ibu meluangkan waktu untuk bermain dengan si kecil? Jika porsi waktu ibu sehari-hari lebih banyak ibu habiskan untuk kegiatan yang lain, maka ibu mungkin akan menjadi satu dari sekian banyak ibu di luar sana yang kecewa.

banyak ibu yang ketika anaknya sudah dewasa baru menyadari bahwa mengamati tumbuh kembang anak itu hanya sekali seumur hidup. Sementara bekerja itu bisa dilakukan selama mereka hidup. Belum lagi mereka yang menemukan ternyata anak mereka mengalami keterlambatan dalam belajar bicara. Mereka akan merasa sangat sedih sekali.

Untuk menghindari kecewaan tersebut, ingatlah bahwa ada banyak waktu yang sebaiknya ibu luangkan untuk memperhatikan tumbuh kembang balita. Waktu yang bisa ibu nikmati selama anak masih balita. Ketika nanti sudah dewasa, mungkin ia sudah bermain sendiri dengan rekan-rekan yang lain. Bermain bukan hanya bermain saja, tapi juga berinteraksi dan berkomunikasi dengan sang buah hati. Ini cara yang paling efektif agar si kecil semakin cepat dalam proses belajar bicara.

Jika ibu masih mengandung saat ini, maka mulailah menperkaya wawasan tentang info ibu hamil karena pada dasarnya nutrisi yang ibu berikan selama sang buah hati masih ada di dalam kandungan itu berpengaruh sekali terhadap perkembangannya.

Itulah kegiatan yang kelihatannya sepele namun berpengaruh sekali untuk tumbuh kembang balita ibu, terutama ketika ia mulai belajar bicara.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *