Hal Wajar Dilakukan Namun Ternyata Tidak Membuat Bayi Sehat

Healthy Baby
Source: http://kindercarepediatrics.ca

Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh Ibu agarĀ bayi sehat. Akan tetapi, pada kenyataannya, hal tersebut justru membuat hal yang sebaliknya, bayi menjadi kurang terjaga kesehatannya.

Sebagai orang tua, tentu saja ibu harus tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan agar bayi selalu sehat. Dan hal tersebut seharusnya ibu ketahui dari sumber yang terpercaya. Atau ibu bisa langsung konsultasi dengan dokter bayi untuk memastikan yang ibu lakukan itu baik untuk sang buah hati. Jangan asal meniru apa yang dilakukan oleh kebanyakan orang tua.

Bolehkah Memberikan Air Putih Kepada Bayi?

bayi minum air putih
www.alodokter.com

Ada pertanyaan yang diajukan oleh orang tua mengenai boleh tidaknya memberikan air putih kepada bayi. Sebenarnya jawabannya sudah jelas. Bayi usia di bawah 6 bulan hanya mendapatkan ASI atau air susu ibu, tidak yang lain, tidak pula air putih.

Akan tetapi, beberapa orang tua menanyakan hal tersebut disebabkan air putih kan sangat baik untuk tubuh. Jadi, mereka menganggap air putih tidak menyebabkan masalah kesehatan jika diberikan kepada bayi. Pada kenyataannya, air putih bisa mengganggu kesehatan bayi.

Ini seperti pemberian buah-buahan seperti pisang untuk bayi usia di bawah 6 bulan. Bagi masyarakat awam tentang ilmu kesehatan, pemberian buah-buahan seperti pisang tentu sangat baik. Selain bervitamin tinggi, buah juga akan membuat si kecil cepat merasa kenyang dan akhirnya bisa tidur lelap khususnya di malam hari. Hal inilah yang sampai sekarang masih dilakukan oleh kebanyakan masyarakat. Padahal, hal tersebut tidak boleh dilakukan.

Pemberian air putih atau buah-buahan kepada bayi di bawah 6 bulan bisa mengakibatkan masalah pencernaan. Memberikan air putih bisa menyebabkan diare karena terlalu banyak cairan di dalam tubuh. Sementara itu, memberikan buah-buahan bisa menyebabkan konstipasi atau susah buang air besar.

Pada dasarnya, pelarangan tersebut sangat beralasan. Sistem pencernaan bayi di bawah usia 6 bulan masih belum siap untuk mencerna makanan atau minuman selain ASI. Itulah mengapa untuk menjaga kesehatan bayi, maka hindari memberikan air putih dan buah-buahan.

Mengapa Banyak Orang Tua Yang Melakukan Kesalahan?

Memang sekarang sudah banyak orang tua yang mengerti bawasannya hanya ASI yang boleh diberikan kepada bayi usia di bawah 6 bulan. Namun, ada juga orang tua yang tidak menghiraukan hal ini. Mereka tidak mampu memberikan ASI eksklusif lantaran bayi sering rewel dan menangis. Produksi ASI yang kurang membuat bayi merasa lapar. Solusi akhir yang mereka lakukan adalah memberikan buah-buahan seperti pisang yang dihaluskan.

Namun, ada juga yang tidak memahami tentang bagaimana menjaga bayi sehat. Mereka menganggap pemberian air putih dan buah-buahan merupakan hal yang benar. Toh air putih dan buah-buahan sangat baik untuk tubuh.

Karena banyaknya orang tua yang tidak mengerti bagaimana merawat bayi yang benar, maka dokter dan juga ahli gizi bayi berusaha untuk memberitahu masyarakat tentang bagaimana cara merawat bayi dengan baik dan benar. Sekarang sudah banyak situs yang menyediakan informasi bagaimana cara menjaga kesehatan bayi.

Akibat Bayi Mendapatkan Asupan Gizi Selain ASI

gangguan pencernaan bayi
theparentjournal.com

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, jika bayi di bawah 6 bulan sudah mendapatkan asupan makanan dan minuman selain ASI, maka kemungkinan ia akan mengalami masalah pencernaan. Diare dan susah buang air besar menjadi dua masalah yang paling sering terjadi.

Namun, tidak itu yang sangat dikhawatirkan. Ketika bayi belum waktunya mendapatkan asupan gizi selain dari ASI tapi sudah dipaska diberi makanan dan minuman seperti buah dan air putih, maka bayi akan cenderung menolak mengkonsumsi ASI. Para penelita melihat kecenderungan ini. Bayi yang sudah mendapatkan air putih dan buah-buahan akan merasa kenyang. Ia lebih nikmat mengkonsumsi air putih dan buah-buahan. Akibatnya ia akan mogok minum ASI.

Jika hal ini terjadi, tentu saja kondisi kesehatan bayi lambat laun akan terganggu. Ada alasan mengapa bayi usia di bawah 6 bulan harus mendapatkan ASI. Alasannya agar si kecil tumbuh sehat dan kuat karena adanya kandungan antibodi pada ASI. Ibu bisa bayangkan bagaimana jadinya jika bayi tidak mau minum ASI, bukan? Ia mengalami kekurangan antibodi sehingga ia akan mudah sakit di kemudian hari. Hal inilah yang paling dikhawatirkan.

Oleh sebab itu, penting sekali bagi semua ibu menyusui untuk menyukseskan pemberian ASI eksklusif. Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menjaga kesehatan agar ASI diproduksi dalam jumlah yang banyak. Konsumsi makanan yang bergizi dan jangan lupa minum susu untuk ibu menyusui yang sudah banyak beredar di pasaran saat ini.

Selain itu, ibu harus menghindari dari hal-hal yang membuat bayi akhirnya menolak mengkonsumsi ASI. Jadi, hindari pemberikan air putih, buah-buahan, dan yang lainnya agar ia hanya mau mengkonsumsi ASI saja.

Dari penjelasan yang sangat gamblang tersebut di atas, semoga semua ibu termotivasi untuk memberikan ASI eksklusif. Pemberian ASI ini tidak hanya baik untuk memastikan bayi sehat. Lebih dari itu, ASI juga akan membuat sang buah hati tumbuh menjadi anak yang tidak mudah sakit karena mendapatkan antibodi yang cukup dari ASI eksklusif selama 6 bulan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *