Harus Tepat Memilihkan Metode Belajar Anak 2 Tahun

anak sulit bersosialisasi
www.ibudanbalita.com

Sebagai orang tua, ibu harus memahami bagaimana cara belajar anak 2 tahun. Dengan demikian, ibu bisa memaksimalkan perkembangan sang buah hati. Dan tujuan utama memahami cara belajar anak usia 2 tahun adalah agar ibu mendapatkan metode yang tepat untuk mengajar sang buah hati.

Bagaimana caranya?

Sebelumnya, ada dua hal yang penting harus ibu ketahui ketika merawat dan mendidik anak yang usianya sudah mencapai 2 tahun. Yang pertama mengenai ekspresi. Ibu harus tahu anak 2 tahun itu memiliki keinginan untuk melakukan ekspresi sesuai dengan yang ia inginkan. Lihat saja bagaimana ia sudah mulai ngeyel jika ibu larang. Ibu juga bisa lihat bagaimana anak mulai melakukan inisiatif sendiri. Itulah tanda bawasannya balita 2 tahun itu ingin berekspresi. Dalam hal ini, ibu tidak boleh membatasi ungkapan ekspresi si kecil.

Yang perlu ibu lakukan adalah mengawasi. Dan ini menjadi poin kedua yang harus ibu ketahui. Membebaskan si kecil untuk berekspresi bukan berarti ibu benar-benar secara total melepaskan si kecil. Ini berbeda dengan anak dewasa. Ketika sudah dewasa, tentu ia sudah bisa mempertimbangkan dengan akal pikiran mana yang baik dan mana yang buruk. Berbeda ketika anak baru berusia 2 tahun. Agar tidak terkesan menghalangi ekspresi si kecil, ibu cukup mengawasi di setiap kegiatan atau proses belajar anak usia 2 tahun.

Jadi, dua hal itulah yang perlu ibu pahami. Anak ingin bebas berekspresi dan tugas ibu hanya mengawasi saja. Sekarang ibu sudah memiliki bayangan metode belajar seperti apa yang sebaiknya ibu terapkan untuk balita 2 tahun.

Biarkan Belajar di Outdoor

Anak ibu sudah berusia 2 tahun. Artinya, ia sudah tidak bayi lagi. Ia seharusnya lebih beraktivitas di luar rumah daripada di dalam rumah. Apalagi ketika usia tersebut ia ingin berekspreasi. Tentu ia akan lebih leluasa berekspresi di luar rumah daripada di dalam rumah. Ia menemukan hal-hal yang baru di luar rumah.

Para psikolog anak selalu menyarankan agar ibu sering membawa si kecil ke tempat yang berbeda. Ibu bisa membuat jadwal kapan mengajak anak pergi ke taman terbuka, pantai, dan tempat lainnya agar lebih banyak hal-hal yang baru. Ia tidak hanya akan belajar hal yang baru tapi juga bebas berekspresi di outdoor.

Belajar Musik

Musik itu salah satu bentuk ekspresi. Dan ternyata sangat bagus ketika diusianya yang ke 2 tahun, ibu sudah mulai mengenalkan musik. Tentu saja ibu tidak harus mengajarkan si kecil bermain alat musik. Ibu bisa mengenalkan pada musik saja seperti mengajarkan bernyanyi sambil menari.

Ibu bisa membelikan video lagu anak-anak. Atau ibu bisa mengajak si kecil menonton video online yang kini sudah banyak sekali jumlahnya. Menurut penelitian di Toronto University, anak yang belajar musik itu memiliki perkembangan otak kanan yang lebih optimal. Jadi semakin ingin mengajarkan musik kepada si kecil, bukan?

Sayangnya, sekarang ini proses belajar balita 2 tahun melalui musik sudah banyak ditinggalkan. Hal ini disebabkan tidak banyak musik yang diciptakan untuk anak kecil. Selain itu, lebih sering orang tua memberika gadget daripada memperkenalkan musik.

Bermain Sesuai Dengan Aktivitas Setiap Hari

Anak usia 2 tahun sudah bisa diajak untuk melakukan kegiatan setiap hari lho. Contohnya saja menyapu, merapikan tempat tidur, memasak, dan lain sebagainya meskipun pekerjaan atau kegiatan tersebut tidak bisa dilakukan dengan sempurna. Namun, ibu harus tahu anak usia 2 tahun sudah bisa melakukan hal yang dilakukan oleh orang dewasa.

Itulah mengapa ibu sebaiknya memilihkan permainan yang berkaitan dengan aktivatas setiap hari. Contoh sederhananya adalah membelikan peralatan masak-memasak yang terbuat dari plastik. Ini permainan untuk anak perempuan. Biarkan ia berakting seolah-olah sedang memasak. Ini akan membuat anak tahu bagaimana proses memasak.

Contoh lain adalah permainan mencocokkan sesuatu. Permainan seperti ini akan membuat anak tahu di mana meletakkan benda tertentu. Ibu bisa temukan ide permainan lainnya di www.friso.co.id.

Semua itu merupakan upaya untuk mengembangkan kemampuan anak saat usianya mencapai 2 tahun. Namun, ibu juga tidak boleh melupakan pentingnya memenuhi kebutuhan nutrisi. Karena bagaimana pun juga kemampuan anak tidak bisa optimal jika tidak didukung dengan nutrisi yang tercukupi.

Dan cara yang paling mudah untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi adalah dengan memberikan susu Friso Gold 3. Ini merupakan susu yang formulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak usia 2 tahun. Kandungan nutrisinya lengkap dan juga seimbang. Ini yang menjadi sangat penting agar nutrisi bisa diserap dengan baik oleh tubuh.

Meskipun demikian, bukan berarti ibu hanya bisa mengandalkan susu balita saja. Ibu harus ingat susu hanya suplemen. Tetap saja kebutuhan nutrisi pokok itu berasal dari makanan. Jadi, selain memberikan susu terbaik untuk balita 2 tahun, ibu juga perlu menyiapkan makanan yang bergizi setiap hari. Ini berarti ibu tidak boleh membiasakan anak makan makanan fast food. Ini bukan kategori makanan yang bergizi. Sebaiknya ibu buat sendiri makanan dari bahan alami seperti sayuran hijau, daging, dan lain sebagainya.

Dengan memenuhi kebutuhan nutrisi seperti itu, maka ibu tidak perlu ragu lagi dengan perkembangan anak 2 tahun. Nutrisi sudah tercukupi. Ibu tinggal memberikan stimulus berupa menerapkan metode yang tepat belajar anak 2 tahun.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *