Hati-Hati Dengan Susu Untuk Balita Yang Bisa Membuat Gemuk

susu untuk balita
kompas.com

Apakah ada susu untuk balita yang bisa membuat si kecil gemuk? Pertanyaan yang satu ini tidak bisa langsung dijawab begitu saja. Harus ada penjelasan yang lebih detail. Jika langsung dijawab, dikhawatirkan ada kesalahpahaman.

Yang pasti, Anda sebagai orang tua harus memilihkan susu balita yang terbaik. Susu tersebut harus mengandung nutrisi yang membuat si kecil bisa berkembang dengan lebih optimal.

Susu Balita Tidak Bikin Gemuk

Sebelumnya, harus dipahami dulu susu balita itu tidak boleh membuat anak menjadi gemuk. Apalagi kegemukan atau yang disebut dengan obesitas. Jelas, jika Anda memilih susu yang seperti itu, susu tersebut bukan susu balita terbaik.

Susu Frisian Flag Jelajah merupakan susu balita terbaik. Kenapa terbaik? Karena susu ini mengandung nutrisi yang lengkap dan seimbang. Jadi susu ini tidak membuat anak Anda menjadi gemuk.

Sebenarnya, susu yang bagus untuk balita itu susu yang tidak hanya mengandung nutrisi yang lengkap. Hampir semua merk susu menawarkan kandungan yang lengkap. Semua nutrisi yang untuk perkembangan fisik dan otak ada di dalam susu tersebut. Namun, yang tak kalah penting lagi adalah kandungan di dalam susu tersebut harus seimbang. Inilah yang membuat tubuh si kecil sehat dan berat badannya tidak berlebihan atau obesitas.

Akan tetapi, memang ada susu balita yang menyebabkan kegemukan. Biasanya, susu ini mengandung protein yang terlalu berlebihan. Selain itu, pemberian susu balita yang salah juga menjadi faktor penyebab anak menjadi gemuk.

Tips Memberikan Susu Agar Tidak Gemuk

Ada yang bilang anak yang gemuk itu sehat. Sebenarnya persepsi ini salah. Anak yang sehat adalah anak yang memiliki berat badan yang ideal. Ia tidak kelihatan terlalu gemuk. Namun, ia juga tidak terlalu kurus.

Inilah mengapa ada program posyandu. Ini merupakan layanan dari pemerintah untuk memastikan kesehatan balita baik. Kesehatan balita ini dilihat dari berat badan dan tinggi badan ideal.

Jadi, hal ini harus Anda ketahui. Anak gemuk bukan anak yang sehat. Oleh sebab itu, syarat utama agar anak terhindar dari kegemukan adalah pemilihan susu. Pastikan Anda memilih susu terbaik untuk balita.

Akan tetapi, tidak cukup sampai di situ saja. Ada hal lain yang tak kalah penting untuk dilakukan.

  • Batasi Pemberian Susu

Berapa kali sebaiknya balita mengkonsumsi susu? Menurut aturan dokter anak, balita sebaiknya semakin sedikit mengkonsumsi susu. Cukup 3 gelas setiap hari.

Lho kok harus dikurangi? Bukannya lebih banyak susu itu lebih baik?

Semua yang berlebihan itu tidak baik, tak terkecuali susu balita. Kelebihan susu balita bisa mengakibatkan kegemukan. Selain itu, terlalu sering mengkonsumsi susu membuat si kecil tidak mau mencoba minuman yang lain. Bahkan, banyak kasus balita terlalu banyak minum susu membuat balita tersebut susah makan. Jadi, cukup berikan 3 gelas susu balita saja setiap hari.

  • Perhatikan Takaran Susu

Selain kuantatitas pemberian susu yang harus dibatasi, Anda juga harus perhatikan takaran susu setiap kali penyajian. Pastikan takaran tersebut sesuai dengan ketentuan. Kelebihan takaran bisa membuat si kecil mendapatkan terlalu banyak nutrisi. Dan dikhawatirkan nutrisi yang berlebihan tersebut berupa protein. Ini juga yang menyebabkan anak mengalami kegemukan.

  • Jeda Antara Susu Dengan Makan

Apakah Anda memberikan susu ketika menyuapi makanan? Jika itu yang Anda lakukan, sebaiknya hentikan mulai sekarang. Memberikan makanan dan susu secara bersamaan bisa membuat si kecil tidak banyak makan. Tubuhnya lebih banyak minum susu daripada makan. Akibatnya, nutrisi yang seharusnya didapatkan dari makanan berkurang sementara nutrisi tambahan dari susu berlebihan.

Akan lebih baik jika ibu memberikan jeda antara makan dengan pemberian susu balita.

Itulah tips pemberian susu agar anak tidak mengalami kegemukan atau obesitas.

Penyebab Obesitas Tidak Hanya Susu

Jika anak ibu mengalami kegemukan atau berat badannya di atas angka rata-rata, hal tersebut tidak lantas membuat Anda membuat kesimpulan bawasannya ini disebabkan susu. Memang pemilihan susu yang salah dan pemberian susu yang tidak sesuai aturan bisa menyebabkan anak menjadi gemuk. Namun, tidak itu saja faktor penyebabnya.

Aktivitas yang kurang juga menjadi faktor penyebab anak mengalami kegemukan. Anak yang lebih sering bermain gadget cenderung memiliki tubuh yang gemuk daripada anak yang aktif bermain secara fisik. Oleh karena itu, Anda sebagai orang tua harus bijak dalam memilihkan mainan. Pemberian gadget memang tidak salah. Akan tetapi, jangan sampai anak Anda kecanduan sehingga seharian lebih banyak main gadget daripada melakukan aktivitas fisik. Anda harus batasi anak bermain gadget. Akan lebih baik jika Anda tidak perlu memberikan gadget.

Faktor lain yang menyebabkan anak mengalami kegemukan adalah cemilan. Anda harus tahu balita lebih suka cemilan daripada mengkonsumsi makanan seperti nasi. Apalagi jika Anda salah dalam memilihkan cemilan. Cemilan yang mengandung bumbu membuat anak susah berhenti mengkonsumsi cemilan tersebut. Akan lebih baik jika Anda membuatkan cemilan sendiri. Cemilan bisa Anda buat dari buah-buahan atau bahan makanan alami. Jelas ini lebih baik daripada cemilan yang dijual di minimarket yang sudah bisa dipastikan mengandung bahan pengawet.

Untuk informasi lebih lengkap lagi mengenai penyebab anak mengalami kegemukan, Anda bisa kunjungi situs www.ibudanbalita.com. Ada banyak sekali fakta ilmiah tentang anak yang mengalami kegemukan. Yang pasti, jangan langsung menyalahkan susu. Jika Anda sudah memilihkan susu untuk balita yang terbaik, seharusnya anak Anda terhindar dari masalah kegemukan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *