Hati-hati, Inilah Bahaya Bedak Bayi untuk Bayi Baru Lahir    

 

bedak bayi
Johnson’s Baby Indonesia

 

Bedak bayi menjadi salah satu kosmetik bayi yang sering digunakan oleh ibu untuk sang buah hati. Menaburkannya ke atas tubuh bayi, lipatan-lipatan tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki menjadi kebiasaan para ibu untuk menjaga kehalusan kulit bayi, terutama saat setelah mandi. Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan bedak untuk bayi yang baru lahir sangat tidak dianjurkan karena dapat berdampak buruk untuk bayi itu sendiri. Mengapa? Mari simak penjelasan berikut ini.  

  1. Dapat Menyebabkan Kematian pada Bayi

Siapa sangka bedak bayi yang tergolong relatif aman untuk bayi, ternyata memiliki kandungan yang dapat membahayakan bayi dan dapat menjadi penyebab kematian bayi. Hal ini terjadi jika kandungan utama bedak bayi adalah talc yang berupa mineral mengandung silica magnesium yang sudah terhidrasi. Kandungan ini menjadi berbahaya ketika kandungan talc ini ditaburkan ke atas permukaan tubuh, sebagian ada yang menguap dan adapula yang mengendap. Partikel yang mengendap itulah yang berbahaya karena jika terhirup terlalu banyak oleh bayi akan membuat saluran pernapasan terhalang dan terganggu. Apabila hal ini dibiarkan dan tidak segera ditangani maka bayi akan sulit bernafas dan mengakibatkan kematian mendadak.

  1. Indikasi Pneumonia dan Kanker Paru-Paru

Sama halnya karena akibat kandungan talc pada bedak bayi, sebaiknya bayi yang baru lahir tidak ditaburkan ke badan bayi. Karena jika menghirup terlalu banyak akan terjadi penumpukan di paru-paru yang jika dibiarkan akan membuat bayi terkena pneumonia. Selain terkena pneumonia, bayi pun dapat terserang kanker paru-paru. Penyakit ini selain karena bedak bayi juga dapat disebabkan oleh ibu yang merokok. Ibu yang merokok ketika hamil mengakibatkan bayi tidak bisa berkembang dengan sempurna karena diracuni oleh racun dan zat berbahaya dari rokok.

  1. Meningkatnya Resiko Terkena Kista

Bedak bayi jika dioleskan pada sekitar kemaluan atau vagina bayi perempuan akan menyebabkan resiko terkena kista. Hal ini terjadi karena serpihan dari taburan bedak dapat berjalan ke areal vagina dan menuju ke organ genital lebih dalam sehingga menjadi pathogen bagi tubuh dan jika dibiarkan lebih lama akan menumpuk dan menyebabkan kista.

Setelah mengetahui bahayanya bedak bayi jika ditaburkan pada bayi yang baru lahir, maka sebaiknya ibu harus lebih memperhatikan kandungan dan mencari bedak bayi yang aman jika digunakan. Berikut akan diberitahukan tips dalam memilih dan penggunaan bedak bayi yang aman.

  1. Pilihlah bedak yang berbahan dasar Cornstarch karena bahan ini tentu lebih aman dari talc
  1. Ketika menaburkan bedak pada bayi, jangan taburkan secara langsung melainkan dengan menuangkannya ke telapak tangan ibu terlebih dahulu dengan jarak yang cukup jauh dengan sang bayi lalu oleskan secara merata ke tubuhnya.
  1. Hindari megoleskan bedak di area kemaluan. Hal ini harus dihindari karena selain terindikasi terkena kista, menaburkan bedak bayi di sekitar selangkangan dapat menimbulkan iritasi.
  1. Jauhkan bedak bayi dari sekitar. Bayi yang baru lahir masih lemah dan belum tahu apa-apa sehingga resiko untuk tertelan bedak atau menghirupnya lebih besar. Maka usahakan bedak bayi berada jauh dari jangkauan bayi.

Setelah mengetahui berbagai bahaya dari bedak bayi begitu pula dengan tips memilih dan penggunaannya, kembali lagi pada kebijakan ibu dalam melakukannya sehingga produk yang seharusnya dapat membuat bayi nyaman dapat digunakan dengan baik seperti bedak bayi.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *