Hentikan Kebiasaan Buruk Balita Gemar Melempar Barang

Friso
Friso Indonesia

 

Balita ibu suka melempar barang? Jangan biarkan kebiasaan buruk ini terus dilakukan oleh si kecil. Yang dikhawatirkan adalah ketika barang yang ia lempar merupakan barang yang berbahaya jika mengenai orang lain.

Lalu, apa tindakan yang harus ibu lakukan?

Memarahinya bukan cara yang tepat. Semakin sering ibu memarahi si kecil, maka ia akan semakin terbiasa sehingga marah tidak lagi menjadi cara yang bisa menghentikannya untuk tidak melempar barang

Mungkin tips berikut ini bisa ibu terapkan.

  • Beritahu Apa Yang Boleh Dilempar

Akan lebih baik jika ibu mengajarkan agar si kecil melempar barang yang boleh dilempar. Contohnya saja bola yang tidak terlalu keras.

 

Atau ibu belikan mainan yang terbuat dari plastik. Ibu juga bisa biasakan si kecil untuk melempar sampah ke tempat sampah. Ini sama halnya ibu mengajarinya agar membuang sampah pada tempanya, bukan?

 

  • Jauhkan Benda Yang Berbahaya

Karena balita susah sekali diberitahu, maka tindakan preventif perlu ibu lakukan. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, ibu bisa menyingkirkan benda-benda yang berbahaya.

 

Yang pasti, jangan sampai si kecil mengambil perabotan dapur. Pastikan ibu menyimpan perabotan yang tajam seperti pisau dan gunting di tempat yang tidak mungkin dijangkau oleh si kecil.

 

  • Membelikan Bola Basket

Jika memang anak ibu hobi sekali melempar barang, alangkah baiknya jika ibu membelikan seperangkat mainan bola basket. Tidak sulit untuk menemukan toko yang menjual peralatan bakset indoor. Yang dibutuhkan hanya keranjang dan bola basket saja.

 

Namun, bukan berarti ini cara yang paling tepat ya bu. Ibu tetap waspada jangan sampai bola yang dilemparkan si kecil mengenai barang pecah belah.

 

  • Menjadi Contoh Yang Baik

Pada dasarnya, balita itu meniru apa yang ibu katakan dan apa yang ibu lakukan. Oleh sebab itu, ibu perlu menjadi contoh yan baik. Jangan sekali-kali ibu melempar barang. Jangan ajarkan anak melempar barang apapun.

 

  • Mengajak Balita Membereskan Mainan

Terkadang, mainannya sendiri dilempar. Akibatnya area bermain balita menjadi sangat berantakan.

 

Ibu bisa memberikan nasehat agar kebiasaan buruk tersebut tidak dilakukan lagi oleh si kecil sambil ibu meminta si kecil untuk merapikan mainan yang ia berantakan. Dengan demikian, ia merasa repot dan lelah jika harus membersihkan mainan yang ia berantakkan sendiri. Jadi, nasehat yang ibu berikan akan langsung dirasakan oleh si kecil.

 

  • Mengingatkan Terus Menerus

Yang mengkhawatirkan adalah bagaimana jika balita ibu sudah terbiasa melempar barang ke orang lain.

 

Jika hal ini sudah terjadi, maka ibu harus terus menerus mengingatkan. Sekali ibu membiarkan si kecil melempar barang ke orang lain atau teman bermainnya dan ibu tidak mengingatkan bahwa hal tersebut tidak baik, maka ia akan menggap hal tersebut boleh dilakukan.

 

Jadi, setiap kali ibu melihat anak ibu ingin melempar sesuatu, sekalipun tidak akan mungkin mengenai orang lain, sebaiknya ibu stop si kecil melakukan hal tersebut.

Momen paling melelahkan tidak ketika ibu memiliki bayi, tapi ketika si kecil sudah beranjak balita. Pada saat itulah balita ingin mengetahui banyak hal. Itu hal yang alami. Hanya saja, ibu memiliki peran untuk memberitahu mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh si kecil.

Ibu bisa alihkan dengan jenis permainan tertentu daripada balita ibu terus menerus melempar barang. Ibu bisa dapatkan ide permainan yang tepat untuk sang buah hati di www.friso.co.id.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *