Hindari Rokok Jika Ingin Memastikan Perkembangan Janin Baik

Perkembangan Janin
Ibu & Balita

Perkembangan janin bisa dipengaruhi oleh apa saja. Dan yang jelas asap rokok memberikan pengaruh yang sangat buruk bagi perkembangannya. Sayangnya, tidak mudah untuk menghindar dari asap rokok. Kesadaran yang kurang bagi para perokok aktif untuk memberikan udara bersih kepada orang yang tidak merokok menjadi penyebab utamanya.

Namun, bagaimana pun juga, ibu harus sebisa mungkin terhindar dari menghirup asap rokok jika ingin melihat perkembangan janin baik-baik saja mulai masa awal kehamilan hingga proses persalinan nanti.

Berikut beberapa hal buruk yang mungkin terjadi saat ibu sering menghirup udara yang penuh dengan asap rokok.

Perkembangan Otak Terganggu

Tidak ada salahnya jika semua masyarakat di muka bumi ini mencontoh apa yang dilakukan oleh golongan Yahudi. Golongan yang terkenal sebagai golongan dengan kemampuan intelejensinya yang tinggi ini memiliki kesadaran terhadap pentingnya udara sehat. Meskipun tidak sedikit orang keturunan Yahudi yang merokok, tapi mereka sadar bahwa ada banyak orang yang tidak suka asap rokok dan mereka menuntut udara yang segar.

Diceritakan bahwa ketika bertemu orang hamil, maka orang Yahudi yang merokok langsung mematikan rokok tersebut. Mereka sadar bahwa perkembangan janin bisa terganggu terutama perkembangan saraf otaknya. Mereka tidak mau anak turunnya nanti menjadi orang yang bodoh. Mereka ingin mempertahankan bahwa orang Yahudi itu orang yang cerdas.

Hebat, bukan?

Berat Badan Janin Di Bawah Normal

Salah satu bukti bahwa perkembangan bayi di dalam kandungan baik-baik saja adalah berat badannya normal. Saat ibu kosultasi dengan dokter kandungan, dokter akan menginformasikan beberapa hal, terutama berat badan janin. Jika normal, maka bisa dinyatakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan janin.

Bukan kekurangan nutrisi saja yang menyebabkan berat badan janin di bawah normal. Asap rokok juga bisa menjadi penyebab turunnya berat badan janin. Hal ini disebabkan kurangnya suplai darah ke plasenta yang di dunia medis disebut dengan hipoksia dan vasokonstriksi.

Yang perlu ibu lakukan adalah berusaha menghindari ruangan atau udara yang penuh dengan asap. Makan makanan yang bergizi tinggi terutama protein juga diperlukan. Jika berat badan janin terus menurun, itu artinya ada hal yang perlu ibu khawatirkan berkaitan dengan perkembangan janin. Jangan sampai hal ini berlarut-larut sehingga janin mengalami kegagalan dalam berkembang dan akhirnya meninggal di dalam kandungan.

Bayi Lahir dalam Keadaan Cacat

Setiap orang tua pasti menginginkan sang buah hati lahir dalam keadaan sehat dan tanpa ada cacat, entah fisik maupun mental. Jika ibu juga menginginkan hal tersebut, maka sebaiknya ibu harus menghindari asap rokok. Pasalnya, asap rokok mempengaruhi mutasi genetik sehingga mengakibatkan catat. Mutasi genetik ini sering menjadi penyebab cacat fisik seperti cacat pada bagian kaki, tangan, dan organ lainnya. Namun, tidak menutup kemungkinan juga mutasi genetik tersebut menyebabkan hal yang buruk bagi otak bayi.

Dari penjelasan tersebut di atas, jelas sudah bahwa asap rokok itu tidak baik bagi perkembangan janin. Mulai sekarang, ibu harus menghidari asap rokok. Ciptakan ruangan rumah tanpa rokok. Jika suami ibu perokok, ibu bisa membujuk agar berhenti merokok setidaknya selama ibu mengandung dan akan lebih baik jika berhenti merokok selamanya.

Namun yang pasti, rendahnya kesadaran perokok aktif untuk menciptakan udara yang sehat menjadi kendalanya. Jika kesadaran ini sudah ada, maka ibu bisa dengan mudah menghirup udara segar tanpa asap rokok demi kebaikan perkembangan janin.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *