Info Ibu Hamil Seputar Kontraksi Asli Tanda Sudah Waktunya Persalinan

info ibu hamil
Ibu dan Balita

Ada kontraksi asli dan palsu. Sering kali ibu yang masa kehamilannya sudah mencapai 9 bulan merasakan kontraksi tapi ternyata belum keluar juga bayi di dalam kandungan. Itu berarti kontraksi palsu.

Lalu, bagaimana cara membedakan antara kontraksi persalinan asli dengan palsu? Berikut info ibu hamil yang perlu ibu ketahui.

Mengenal Kontraksi Asli dan Palsu

Sebenarnya tidak sulit untuk mengetahui apakah kontraksi yang ibu rasakan itu asli atau palsu. Namun, satu hal yang harus ketahui, kontraksi itu tidak hanya terjadi saat masa kehamilan tua saja. Pada saat kehamilan baru berusia trimester pertama pun ibu bisa mengalami kontraksi. Ini yang perlu diwaspadai.

Yang pertama, ibu harus tahu info kehamilan seputar tanda-tanda kontraksi persalinan yang asli. Ini merupakan kontraksi yang berlangsung cukup lama. Umunnya kontrkasi ini terjadi hingga 30 minet. Namun, tidak jarang juga ibu yang akan melakukan persalinan mengalami kontraksi hingga 1 menit.

Selain lamanya masa kontraksi, frekuensinya juga sangat tinggi. Kontraksi ini bisa terjadi setiap tiga menit. Jadi. Saat kontraksi sering ibu alami, sebaiknya ibu segera hubungi suami ibu untuk segera membawa ibu ke puskesmas, klinik, atau rumah sakit terdekat. Karena persalinan akan segera tiba.

Sementara itu, kontraksi persalinan palsu biasanya terjadi sangat pendek. Hanya beberapa detik saja. Itupun frekuensinya sangat rendah. Hanya beberapa kali saja.

Meskipun demikian, ibu tidak boleh anggap sepele kontraksi palsu ini. Karena jika ibu sering mengalami kontraksi pada saat hamil muda, hal tersebut bisa menyebabkan bayi lahir prematur.

Untuk itu, ibu harus tahu apa yang harus ibu lakukan saat ibu mengalami kontraksi palsu.

Agar Bayi Tidak Lahir Prematur

Seperti penjelasan di atas, bawasannya kontraksi palsu yang terjadi saat hamil muda bisa menyebabkan bayi lahir dalam keadaan prematur. Hal ini bisa saja terjadi jika ibu membiarkan kontraksi tersebut terjadi terus menerus.

Untuk menghindari hal tersebut, ibu perlu melakukan beberapa langkah berikut ini.

  • Tidur Miring

Posisi tidur miring bisa ibu lakukan agar kontraksi tidak terjadi lagi. Pasalnya, tidur dengan posisi miring ini akan membantu melancarkan proses peredaran darah. Karena kontraksi tersebut bisa juga disebabkan terhambatnya aliran darah.

  • Lakukan Pemeriksaan

Sayangnya, kontraksi palsu tidak selalu bisa dihentikan dengan cara tidur miring. Jika ibu masih sering merasakan kontraksi dalam beberapa hari, sebaiknya ibu segera datang berkonsultasi dengan dokter kandungan. Karena dikhawatirkan terjagi hal yang kurag baik untuk perkembangan janin yang mengakibatkan bayi harus dipaksa lahir prematur.

Info kehamilan seperti ini harus ibu ketahui. Mungkin ibu sudah merasa memberikan yang terbaik untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan perkembangan janin di dalam kandungan. Ibu sudah minum susu ibu hamil. Ibu juga sudah meninggalkan makanan tidak sehat seperti fastfood dan beralih ke makaan sehat.

Akan tetapi, hal tersebut tidaklah cukup. Ibu juga harus tahu hal-hal lain yang mungkin tidak terkaitan langsung dengan gizi ibu hamil seperti kejadian kontraksi palsu dan kontraksi asli ini. Info untuk ibu hamil seperti ini bisa ibu dapatkan dari forum ibu hamil atau komunitas ibu hamil. Di sana, ibu akan mendapatkan info kehamilan yang lengkap.

Jadikan masa kehamilan ini sebagai momen yang tepat untuk belajar tentang kesehatan. Jadi, ibu bisa belajar sekaligus mempraktekkan ilmu kesehatan yang ibu dapatkan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *