Info Kehamilan Akan Bahaya Kanker Serviks

info kehamilan
Source: Women Fitness

Info kehamilan tentang kanker serviks layak untuk diketahui oleh setiap ibu hamil. Satu alasan paling utama kenapa ini sangatlah penting. Ternyata, kanker serviks ini bisa menyebabkan keguguran.

Mungkin selama ini ibu hanya mengetahui bawasannya keguguran disebabkan oleh guncangan karena bepergian dengan mobil atau terjatuh. Harus dipahami juga faktor lain yang menjadi penyebab keguguran.

Keguguran Akibat Kanker Serviks

Sebenarnya, kanker serviks ini tidak hanya menyebabkan keguguran. Bagi wanita yang belum menikah, kanker serviks ini sangat berbahaya. Pasalnya, kanker ini bisa menyebabkan seorang wanita susah hamil. Jadi, salah besar jika menganggap kanker serviks hanya dialami oleh wanita yang sudah menikah saja. Tidak demikian.

Kanker serviks sebenarnya disebabkan sel yang berkembang abnormal sehingga menjadi parasit pada dinding rahim. Jika perkembangan tersebut sangat drastis, maka bukan tidak mungkin sel yang abnormal tersebut bisa menutupi rahim sehingga rahim tidak bisa digunakan sebagai tempat perkembangan janin. Inilah yang menjadikan wanita yang memiliki kanker serviks bisa mengalami kesulitan hamil.

Bagaimana dengan wanita hamil? Menurut informasi kehamilan dari berbagai forum dan juga jurnal kesehatan ibu hamil, ada kemungkinan wanita hamil mengalami kanker serviks. Hal ini bisa dipicu oleh meningkatnya produksi hormon estrogen. Dan yang sangat dikhawatirkan adalah ketika kanker serviks menghambat penyaluran nutrisi ke dalam rahim. Akibatnya janin gagal berkembang dan lambat laun mengalami keguguran.

Dari penjelasan singkat tersebut, jelas sekali bagaimana kanker serviks sangat berbahaya jika dialami oleh seorang ibu hamil, bukan?

Tidak Semua Kanker Serviks Berbahaya

Ada kabar baik. Dari berbagai sumber yang menjelaskan mengenai info ibu hamil, ternyata tidak semua kanker serviks itu menyebabkan keguguran. Ada sel kanker yang lambat laun mengalami penyusutan. Dan hal ini terjadi tanpa atau dengan penanganan medis. Akan tetapi, akan lebih baik jika seorang ibu hamil segera mendapatkan treatment agar hal terburuk berupa berkembangnya sel kanker serviks bisa segera ditangani.

Penyebab kanker serviks dalam dunia medis disebut dengan HPV atau human papilloma virus. Sementara itu, banyak sekal jenis dari HPV ini. Hanya saja, menurut penelitian, ada dua jenis HPV yang sangat berbahaya, yaitu HPV 16 dan HPV 18. Hampir 70% wanita mengalami kanker serviks disebabkan oleh dua jenis HPV tersebut.

Lalu bagaimana dengan jenis lainnya? Memang yang lainnya tidak beresiko tinggi menyebabkan kanker serviks sehingga mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan. Hanya saja, langkah antisipasi harus tetap dilakukan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Mencegah Kanker Serviks

Operasi pengangkatan kanker serviks sangat dibutuhkan jika positif ada sel kanker yang berkembang dan mengganas. Selain operasi, ada juga cara lain, yaitu menggunakan obat-obatan yang bisa mengecilkan sel kanker tersebut. Cara yang kedua ini sering digunakan untuk ibu hamil setidaknya untuk memastikan agar janin di dalam kandungan bisa berkembang terlebih dahulu. Setelah proses persalinan, baru kemudian dilakukan operasi agar tidak ada sama sekali sel yang tertinggal yang menyebabkan munculnya kanker serviks lagi.

Terlepas dari hal tersebut, informasi ibu hamil mengenai cara mencegah kanker serviks sangat perlu untuk diketahui. Vaksinasi untuk setiap wanita khususnya sebelum hamil sangat diperlukan. Namun, yang tak kalah penting lagi adalah bagaimana seorang wanita menjaga kebersihan organ intim setiap hari.

Banyak hal yang harus ibu ketahui mengenai menjaga kesehatan kehamilan. Untuk masalah kanker serviks ini, sebaiknya ibu konsultasikan dengan dokter secara langsung agar dilakukan screening untuk memastikan apakah ada potensi sel penyebab kanker serviks yang bisa berkembang atau tidak. 

Gejala-gejala kanker serviks ini bisa ibu simak di situs Solusi Sehatku.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *