Ini Alasan Kenapa Sebaiknya Hindari Tidur Pagi Saat Hamil

Ibu dan balita
Ibu dan Balita

Paling enak itu tidur pagi. Apalagi ketika jam 9 atau 10 pagi. Waktu ngantuk berat khususnya bagi ibu hamil. Mungkin bagi ibu yang bekerja tidak begitu merasakan ngantuk. Karena ibu fokus pada pekerjaan. Meskipun bukan tidak mungkin ibu akan merasakan rasa kantuk yang luar biasa.

Namun, ibu rumah tangga jelas lebih merasakan hal ini.

Sebaiknya ibu segera melakukan kegiatan tertentu agar tidak tertidur di pagi hari. Kenapa? Karena madhorot atau efek sampingnya jelas lebih banyak.

Memang tidur akan membuat energi ibu tidak terforsir. Tapi lihat apa yang bisa terjadi jika ibu tetap tidur di pagi hari saat hamil.

Badan Lemas

Siapa bilang istirahat tidur-tiduran atau bahkan tidur di pagi hari bisa membuat tubuh fit. Memang istirahat merupakan cara yang tepat untuk mengembalikan tubuh agar bugar kembali. Tapi tidak di dua waktu ini, yaitu pagi dan sore menjelang tenggelamnya matahari. Dua waktu tersebut justru akan membuat efek yang sebaliknya. Tubuh ibu akan lemas.

Jadi, ibu perlu berupaya untuk tidak tertidur di pagi hari. Ibu bisa melakukan aktivitas yang bisa mengalihkan keinginan untuk tidur di pagi. Seperti contoh, ibu bisa membuat kue di dapur, membuat kreasi, dan lain sebagainya.

Minum kopi? Sebaiknya tidak. Karena kafein yang ada pada kopi tidak baik untuk perkembangan janin di dalam kandungan. Tidak masalah jika ibu minum teh hijau. Ibu harus tahu pada teh hijau juga terdapat kafein yang bisa membuat kantuk hilang. Tapi tenang saja. Kandungan kafein pada teh hijau sangat sedikit.

Kondisi Kesehatan Menurun

Karena badan ibu menjadi lemas, tentu saja hal ini berpengaruh terhadap kondisi kesehatan.

Tapi, tidak itu saja yang mempengaruhi kesehatan ibu. Ibu harus tahu udara serta sinar di pagi hari itu bagus sekali untuk kesehatan, bukan? Oleh sebab itu, sayang sekali jika ibu melewatkan pagi begitu saja.

Setidaknya ibu menahan rasa kantuk hingga pukul 11 atau12 siang. Baru ketika waktu menujukkan di atas 12 siang, ibu bisa tidur siang sejenak.

Beresiko Sakit Kepala

Sepertinya tidak ada kaitannya antara tidur pagi dengan sakit kepala, bukan? Namun para ahli kesehatan bisa menjelaskan hal tersebut.

Mereka menjelaskan bawasannya tidur di pagi hari akan membuat cairan serebropinal menumpuk di daerah otak. Akibatnya, ibu akan merasakan sakit pada bagian kepala.

Sebenarnya cairan ini digunakan sebagai bantal di dalam tulang tengkorak. Sayangnya, jika jumlahnya berlebihan, maka yang terjadi adalah sakit kepala yang tak tertahankan.

Tidur di Pagi Hari Berpengaruh Pada Air Ketuban

Bisa dikatakan perkembangan janin ditentukan oleh air ketuban. Banyak ibu yang akhirnya kehilangan janin yang mungkin sudah 3-4 bulan dikandung hanya karena air ketuban yang tiba-tiba habis.

Namun, di sisi lain, air ketuban yang berlebihan juga tidak baik. Dan air ketuban yang berlebihan bisa disebabkan karena ibu terlalu sering tidur di pagi.

Pada dasarnya, kurang beraktivitas menjadi penyebab air ketuban berlebihan. Oleh sebab itu, di pagi hari, sebaiknya ibu melakukan kegiatan fisik.

Air ketuban yang berlebihan akan membuat bayi mengalami perubahan posisi yang signifikan. Ketika masa persalinan hampir tiba, bayi sulit untuk masuk ke daerah pinggul. Akibatnya, persalinan normal menjadi sangat sulit.

Jadi, sekarang ibu sudah tahu bukan kenapa sebaiknya ibu tidak tidur di pagi hari? Yang pasti, ibu harus banyak tahu seputar menjaga kesehatan kehamilan. Ibu bisa bertukar informasi dengan sesama ibu hamil di komunitas ibu hamil di www.ibudanbalita.com.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *