Ini dia ! Rekomendasi Makanan Sehat untuk Bayi 6 Bulan yang Patut Diperkenalkan

makanan sehat untuk bayi 6 bulan
Awal Sehat Nestle

Sekarang malaikat kecil ayah dan bunda telah menginjak usia 6 bulan. Usia dimana bayi sudah mulai mau mencoba beragam jenis makanan. Pertanyaannya adalah apa ya rekomendasi makanan sehat untuk bayi 6 bulan ? Karena tentu saja sebagai orang tua tidak semua bahan merupakan makanan sehat untuk bayi 6 bulan. Beruntung sekali, di artikel ini anda bisa mendapat daftar makanan sehat untuk bayi 6 bulan beserta penjelas manfaat masing masing bahan.

  1. Alpukat

Salah satu menu wajib rumah makan manapun ini ternyata juga masuk dalam rekomendasi makanan sehat untuk bayi 6 bulan. Bagaimana tidak ?  Buah dengan rasa pahit manis ini bisa dihidangkan tanpa perlu diolah, konsistensi alpukat cukup empuk, tidak lengket, mudah ditelan, sehingga akan nyaman untuk bayi memakan daging alpukat secara langsung. Saat berpergian dengan bayi, alpukat menjadi solusi yang tepat, tidak cepat basi, dan tektur tidak gampang berubah. Kalau toh bunda memang ingin ber kreasi sendiri, alpukat bisa diolah menjadi tekstur halus layaknya bubur, mencampur alpukat dengan buah lain dan susu pun cukup oke untuk malaikat kecil anda.

Secara umum alpukat memang dikenal dengan kandungan lemak lebih tinggi dibanding buah buahan lain, bahkan fakta menyatakan lemak di dalam alpukat 20 kali lipat dari rata rata. Tapi jangan salah sangka dulu, lemak dalam alpukat bukan sembarang lemak. Alpukat mengandung lemak sehat yang malah diperlukan bagi tubuh bayi untuk perkembangan otak dan saraf. Salah satu lemak alpukat, yang dikenal dengan asam oleic dipercaya membantu menurunkan kolesterol.

Selain lemak, alpukat ternyata sumber potassium yang bahkan mengalahkan pisang. Potassium alpukat lebih besar 60% dari pisang. Apa fungsi potassium ? potassium adalah zat pemegang peranan penting di regulasi tekanan darah, yang mana di kemudian hari membantu mencegah sakit hati, strok, dan hipertensi atau disebut pula tekanan darah tinggi.

Bagi anda yang juga peduli dengan penampilan anak secara fisik, kabar baik, warna hijau alpukat diperoleh dari zat lutein, suatu anti oksidan alami yang bisa mempercantik kulit dan menyehatkan mata.

 

  1. Pisang

Saingan terberat alpukat untuk bayi 6 bulan adalah pisang. Dari segi tektur pisang dan alpukat memang imbang, sama sama empuk tidak lengket, dan mudah dicerna. Bunda pun tidak kesulitan untuk mengkreasikan pisang menjadi hidangan lain.

Kebanyakan bayi suka pisang karena pemanis alami yang menggundang selera ketika kulitnya dibuka, efek tambahan energi untuk tumbuh dan berkembang membuat bayi merasa lebih segar ketika makan pisang.

Dari segi gizi, pisang juga tidak kalah unggul dari alpukat, memang dikatakan 60% potassium alpukat unggul dibanding pisang, tapi pisang mengandung jenis potassium lain yang tidak hanya berguna untuk tekanan darah namun juga otot. Selain itu pisang juga kaya vitamin A, B6, C, terdapat kalsium, magnesium, dan zat besi. Karenanya pisang sangat baik untuk tulang dan gigi.

Sedikit tips juga, jika bayi anda baru saja sembuh dari diare yang parah, pisang bisa menggantikan zat tubuh yang hilang. Bayi yang memiliki kondisi pencernaan khusus juga bisa memakan pisang, hal ini dikarenakan pisang mampu ‘membikin tenang’ sistem pencernaan. Meski tentu saja orang tua harus uji coba pada bayi dengan perut sensitive terlebih dahulu dengan cara menyuapi bayi dengan pisang dan lihat apakah ada yang janggal setelah beberapa hari.

  1. Pepaya

Buah eksotis satu ini tidak hanya cantik di luar dengan daging berwarna oranye indah, menarik para bayi untuk mencoba seperti apa rasa pepaya, namun pepaya memiliki kelebihan lain. Ayah dan bunda bisa sedikit bernafas lega ketika memutuskan memberi bayi pepaya untuk pertama kali, pepaya adalah salah satu buah yang bisa mengobati pencernaan, terima kasih kepada zat papain yang bisa menguraikan protein dengan sangat efektif, serta mengontrol kadar asam di dalam perut.

Kandungan zat beta carotene dan lycopene  membuat pepaya memiliki anti oksidan tinggi. Lebih lanjut lagi pepaya memiliki vitamin C, B, dan mineral, semuanya adalah nutrisi luar biasa yang membantu pertahanan tubuh bayi dari penyakit penyakit serius seperti  asma, penyakit hati dan kanker.

Jika pepaya menjadi makanan favorit si kecil, anda tidak perlu kaget dan khawatir jika kulit bayi ‘menguning’. Hal ini tidak berbahaya, dan bisa dihilangkan jika bayi diberikan berbagai macam bahan makanan.

 

  1. Ubi jalar

Salah satu keluarga sayur yang tumbuh di dalam tanah ini tentu sudah banyak dikenal oleh orang tua, mengingat Ubi jalar banyak digunakan di berbagai jenis masakan tradisional baik sebagai fondasi maupun bintang utama. Tidak heran, ubi jalar memiliki beragam tekstur, bisa menjadi kering dan renyah ataupun empuk manis disukai oleh anak kecil. Harga murah, bisa ditanam dan ditemukan nyaris di semua tempat membuat ubi jalar makanan yang cukup merakyat.

Lantas adakah manfaat baik ubi jalar bagi bayi ? Tentu saja ada, ubi jalar adalah sumber vitamin A, B6, Potassium, Anti oksidan (Suatu senyawa yang dibutuhkan tubuh untuk melawan radikal bebas yang bisa membahayakan sel tubuh di kemudian hari) dan vitamin C yang tinggi. Sama halnya dengan pepaya, efek samping ubi jalar tidak berbahaya dan bisa dihilangkan begitu bayi berminat untuk mengkonsumsi beragam jenis makanan.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *