Ini Lho Bukti Kalau Orang Tua Harus Memastikan Gizi Seimbang Pada Balita

Gizi Seimbang Pada Balita
Ibu & Balita

Gizi seimbang pada balita hanya bisa didapatkan jika ibu memperhatikan menu makanan dan minuman yang dikonsumsi si kecil setiap hari. Apabila ibu seorang ahli gizi, ibu pasti tahu berapa kadar setiap gizi yang dibutuhkan oleh si kecil.

Kadar tersebut pun disesuaikan dengan usia balita ibu. Itulah mengapa ada yang beda antara susu untuk anak di bawah satu tahun dengan susu anak di atas satu tahun. Begitu juga untuk anak yang usia di atas 3 tahun, kandungan serta kadar gizi di dalam susu berbeda.

Hal tersebut didasarkan atas kebutuhan gizi seimbang pada balita berbeda-beda sesuai dengan usia. Oleh sebab itu, pertanyaan yang harus ibu jawab saat ini adalah bagaimana cara memastikan si kecil mendapatkan gizi yang seimbang?

Silakan ibu jawab pertanyaan tersebut. Yang pasti, gizi seimbang balita itu sangat penting. Dengan gizi seimbanglah si kecil akan sehat selalu. Berikut beberapa contoh ketiga gizi balita tidak seimbang.

Kelebihan Protein pada Balita

Siapa yang sangka jika ternyata protein juga bisa mengakibatkan hal buruk bagi balita. Protein dikenal sebagai salah satu gizi balita yang sangat penting untuk perkembangannya. Bahkan, bayi dinyatakan tidak sehat jika kekurangan protein. Badan anak akan cenderung kurus karena berat badan di bawah normal.

Sementara itu, kelebihan protein pun tidak baik bagi balita. Yang harus ia dapatkan adalah gizi seimbang pada balita. Kelebihan protein bisa mengakibatkan obesitas pada anak. Padahal, obesitas itu dianggap sebagai penyebab beberapa penyakit berbahaya lainnya seperti diabetes.

Tidak itu saja. Ternyata, jika balita memiliki kelebihan protein, maka ada resiko otak dan hati rusak. Hal ini disebabkan protein yang terlalu banyak mengakibatkan racun menumpuk pada hati dan otak sehingga dua organ penting tersebut bisa dirusak oleh racun.

Jadi, penting sekali bagi ibu untuk memastikan gizi seimbang pada balita. Jika ibu tidak begitu paham seputar kesehatan balita, ibu bisa konsultasi dengan dokter anak untuk memastikan apakah asupan protein anak ibu sudah cukup, kurang, atau justru kelebihan.

Kelebihan Kalsium pada Balita

Apa manfaat dari kalsium? Ibu pasti tahu jawabannya. Kalsium dibutuhkan untuk memperkuat tulang. Pertumbuhan tulang si kecil sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang satu ini. Kekurangan kalsium akan sangat menghambat pertumbuhan tulang si kecil.

Namun, bagaimana jika si kecil mendapatkan kalsium lebih dari yang dibutuhkan? Mual, muntah, si kecil mudah lelah, dan sembelit merupakan beberapa dari efek buruk kelebihan kalsium.

Oleh karena itu, ibu harus pastikan si kecil mendapatkan kalsium dengan jumlah yang telah direkomendasikan oleh pakar kesehatan. Ibu harus mempelajari seputar gizi seimbang pada balita.

Kekurangan Lemak

Banyak yang mengira lemak itu memperburuk kesehatan. Lemak membuat balita mengalami obesitas. Padahal, jika kekurangan lemak, balita ibu akan mengalami masalah pada kulit. Kulitnya akan terlihat kering dan kusam.

Tidak itu saja. Kekurangan lemak bisa membuat si kecil kurang berkonsentrasi dan mudah emosi. Dan yang lebih parah lagi, kekurangan lemak membuat si kecil mudah merasa cemas dan sedih.

Jadi, apakah lemak itu diperlukan? Tentu saja diperlukan asal kadarnya sesuai dengan ketentuan ilmu kesehatan anak.

Itulah beberapa contoh yang menunjukkan menjaga gizi seimbang untuk si kecil itu sangat penting. Kekurangan atau kelebihan salah satu jenis nutrisi bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Lalu, apakah ibu siap untuk memastikan gizi seimbang pada balita?

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *