Inidia Cara Asyik Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak

latih motorik anak
www.friso.co.id

Ada banyak orang tua yang mengeluh karena kemampuan kognitif anak mereka rendah. Setiap kali dikenalkan dengan nama suatu benda, ia mudah lupa. Dan ketika ia sudah masuk sekolah, ia tidak bisa menangkap pelajaran dengan cepat layaknya teman-teman yang lain.

Indikasi itulah yang kemudian membuat orang tua menyimpulkan bahwasannya kemampuan kognitif sang buah hati mereka rendah. Kemudian, mereka akan melakukan sesuatu untuk meningkatkan kognitif anak.

Hal pertama yang akan mereka lakukan adalah dengan memberikan suplemen. Sekarang ini, tidak sulit ditemukan produk suplemen yang katanya bisa meningkatkan kemampuan kognitif balita. Dan bentuknya pun berbeda-beda. Ada yang berbentuk tablet. Ada juga yang berbentuk sirup.

Tentu upaya yang mereka lakukan tidak salah. Namun, harus dipahami juga bahwasannya banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif.

Faktor Berpengaruh Terhadap Kognitif Anak

Jika ibu memiliki anak yang kemampuan kognitifnya kurang bagus, jangan salahkan sang buah hati. Bisa saja hal tersebut dikarenakan oleh faktor keturunan.

Namun, bisa juga hal tersebut disebabkan faktor lingkungan. Dan ini faktor yang memberikan pengaruh yang paling signifikan. Itulah mengapa ketika ibu memilih tempat tinggal, pilihlah lokasi yang bagus untuk tumbuh kembang anak. Begitu juga ketika ibu memilihkan sekolah untuk sang buah hati.

Ada juga faktor lainnya seperti faktor kematangan, faktor minat dan bakat, serta faktor kebabasan. Asalkan jangan sampai rendahnya kemampuan kognitif anak balita disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi harian. Jika ini yang ternyata menjadi salah satu faktor penyebabnya, segera lakukan sesuatu. Selalu buatkan menu makanan yang bergizi tinggi. Ganti susunya dengan susu balita terbaik Friso Gold 4.

Terlepas dari itu semua, satu hal yang harus ibu pahami bahwasannya kemampuan kognitif itu tidak hanya ditentukan oleh faktor pendidikan atau sekolah di mana ia belajar. Sayangnya, banyak orang tua yang gegabah. Mereka memindahkan anak ke sekolah lain lantaran merasa sekolah yang menjadi penghambat kemampuan kognitif anak.

Tentu saja sekolah di mana ia belajar juga berpengaruh. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, faktor lingkungan juga mempengaruhi kognitif anak. Akan tetapi, itu bukan satu-satunya faktor penyebabnya.

Akan lebih bijak jika ibu ikut serta dalam meningkatkan kognitif anak dengan memberikan beberapa stimulus yang tepat.

Stimulus Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Diperlukan

Jika berbicara mengenai stimulus untuk anak, maka ini berkaitan dengan game atau permainan. Lalu, permainan apa yang bisa mengembangkan kognitif anak?

  • Pilih Permainan Yang Tepat

Tidak semua permainan itu bagus untuk kognitif anak. Karena ini berhubungan dengan ingatan, maka ibu bisa pilihkan permainan yang terstruktur. Yang paling sering digunakan adalah permainan puzzle. Permainan ini menuntut anak untuk mengingat-ingat setiap letak dari kepingan puzzle.

Tentu saja tidak hanya puzzle saja. Ibu bisa kunjungi www.friso.co.id untuk mencari tahu jenis permainan lain lagi yang bisa meningkatkan kognitif anak.

  • Memberikan Tugas

Apakah ibu pernah memberikan tugas? Contohnya saja ibu meminta anak untuk mengambil handphone atau remote TV. Ini cara sederhana yang melatih kemampuan kognitif anak.

Akan lebih baik jika ibu memberikan tugas yang lebih kompleks seperti merapikan mainan, menata buku, merapikan tempat tidur, dan lainnya. Dengan memberikan perintah atau tugas seperti ini, ibu secara tidak langsung membuat anak mengingat-ingat banyak hal. Ini latihan ringan yang efektif untuk meningkatkan kognitif anak.

  • Melakukan Demonstrasi

Cara ini lebih tepat dilakukan oleh anak yang sudah cukup dewasa. Setidaknya usianya sudah sekitar 5 tahun. Pada intinya, anak diminta untuk menjelaskan atau mendemonstrasikan sesuatu. Contoh sederhananya, ibu minta anak untuk mendemostrasikan bagaimana cara memasak telur, mengendarai sepeda, atau membuat suatu prakarya seperti membuat pesawat terbang terbuat dari kertas.

Ibu sudah ada ide bagaimana cara meningkatkan kemampuan kognitif anak?

Terapi Kognitif. Perlukah?

Sekarang ini, sudah ada psikolog yang melayani terapi kognitif. Perlukah ibu membawa si kecil ke tempat psikolog tersebut?

Sebenarnya, bagus juga jika ibu memutuskan untuk meminta bantuan dari pakar psikologi. Dan yang pasti, dengan melibatkan seorang pakar, bisa dideteksi apa yang menjadi minat dan bakat anak. Ini menjadi sangat penting karena seperti penjelasan di atas, faktor minat bakat menentukan kognitif anak. Anak cenderung tidak bisa mengingat sesuatu yang bukan ia sukai atau ia tidak memiliki bakat di dalam bidang tersebut.

Akan tetapi, meskipun ibu sudah meminta bantuan psikolog, tetap saja peran ibu dalan membantu peningkatan kognitif si kecil sangat diperlukan. Psikolog hanya berperan untuk mempercepat peningkatan saja. Psikolog akan memetakan apa masalah yang membuat anak susah sekali menghafal. Setelah itu, tugas ibu lah untuk membantu sang buah hati untuk terus meningkatkan kognitifnya.

Jadi, jika ditanya apakah perlu mengajak anak ke psikolog untuk dilakukan terapi, jawabannya bisa berbeda-beda. Namun, sangat baik jika ibu membawa anak terapi. Setidaknya ini upaya lain selain memberikan makanan dan minuman bergizi, serta melakukan stimulus seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Yang pasti, orang tua manapun bangga ketika memiliki anak dengan kemampuan kognitif luar biasa. Dan itu bisa terjadi jika ibu peduli. Artinya, ibu memperhatikan tumbuh kembang anak dari waktu ke waktu. Maka dari itu, sebenarnya tugas ibu semakin berat ketika usia anak semakin besar. Ibu harus tahu bagaimana cara mengembangkan kemampuan kognitif anak sesuai dengan usianya.

 

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Google Plus

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *